
Makasih sudah ngikutin cerita ini sampai sini, makasih buangeeeeet penuh lope lope untuk semua pembaca yang selalu kasih like tiap habis baca bab.
Ternyata papie Steve udah ganteng jago bikin bumbu rujak juga ya. Gimana keseruan berikutnya? Ikutin terus ceritanya ya
Tapi jangan hanya baca … kasih yanktie semangat dengan cara kasih kasih like dan vote serta komen dan bintang 5 nya.
----------------
“Wooooow, Steve yanag bikin bumbunya? Jozz de, enak koq, iya kamu kurangi pedesnya. Memang pedes ga ngaruh langsung ke baby, tapi kalau kita si ibu buang-buang air, akan berakibat lemas, nah itu bahaya buat bayi,” sahut Dini sambil menasehati adik iparnya.
“Iya mbak, kemaren ke dokter juga abang sampe tanya, dan dokter yo nerangke seperti itu, tidak ada akibat langsung pada bayi, namun akan berimbas bila si ibu mengalami gangguan pencernaan,” jawab Sari membenarkan keterangan yang di berikan kakak iparnya itu.
***
Memasuki bulan ke empat kehamilan. Ke rewelan Sari terhadap sampah dan lubang di toilet mulai berkurang walau belum hilang sama sekali. Steve sering mendengar dari teman-temannya yang istrinya hamil. Mereka sering di repotkan oleh permintaan istrinya yang kadang sulit di dapat dan juga di minta pada waktu yang tidak tepat. Dia sangat bersyukur Sari tidak pernah meminta sesuatu yang tidak ada atau saat yang tidak tepat, pada tengah malam misalnya.
Bila Sari ingin sesuatu biasanya karena dia melihat barang tersebut, itupun bukan lihat di majalah atau TV, namun yang memang real terlihat di depan matanya saja. Sari pun tidak mengalami morning sickness di awal kehamilannya, dia hanya menjadi super malas. Makan pun tidak rewel, apa saja dia mau. Dini bilang kehamilan Sari sama ketika dia hamil Amora. Tanpa mual atau ngidam yang aneh-aneh.
Sekarang ada hal baru yang Sari alami yaitu Sari tidak ingin terlalu lama jauh dengan Steve dan tidak membolehkan Steve menggunakan parfum apapun selain bau aroma minyak kayu putih.
Untuk hal pertama ini agak merepotkan karena status Steve tetap saja karyawan suatu perusahaan, bukan *owne*r yang bisa atur waktu semaunya. Untuk mengatasinya Steve akan menghubungi Sari sesering mungkin agar Sari tidak merasa sedang jauh dari dirinya. Andai saat itu sudah ada hape yang ada vitur video call tentu lebih enak ya?
Steve memang sudah mengajukan pengunduran diri, namun bu Gita meminta dia tidak langsung keluar. Baru bulan depan Steve bisa resign dari perusahaan bu Gita.
Masalah kedua diakali Steve dengan membawa baju ganti. Dari rumah dia menggunakan bau aroma minyak kayu putih lalu sampai kantor dia akan membasuh dirinya dengan tissue basah lalu mengganti baju di mobilnya dengan parfum normal. Ini di lakukan sebab ketika hari pertama dia tidak bawa baju ganti, staff kantornya selalu menanyakan apakah dia sedang tidak sehat sehingga membalur tubuhnya dengan minyak kayu putih.
“Pie, nanti pas jemput mami bawakan crepes isi tuna pedas ya,” pinta Sari saat Steve sedang menghubunginya saat jam makan siang.
“Yaaa,” jawab Steve lembut “Siang ini anak papie sudah makan apa?” lanjutnya.
“Maem pangsit rebus tanpa mie 2 porsi dan rujak serut,” jawab Sari.
“Papienya baby udah maem apa?” tanya Sari tidak mau kalah kasih attensi.
“Sssttttt … jangan bilang mamie ya, papie malu kalau mamie tau papie tadi makan apa aja,” jawab Steve seakan sedang bicara dengan babynya. “Tadi jam 9.30 papie makan bubur ayam padahal baru makan roti 2 tangkep yang mamie bawain. Lalu pas habis sholat dzuhur papie maem nasi dengan lauk ayam panggang bumbu kemiri,” cerita Steve.
“Ya ampuuuuun Pie, kan di rumah sudah sarapan nasi uduk dengan lauk ikan?” Sari terpekik tidak percaya, karena Steve itu bukan yang orang yang maniak makan.
“Hehe, ga tau Mie, papie bawaannya lapar terus. Anehnya biasanya kalau kekenyangan papie kan jadi ngantuk, kalau sekarang sih engga, karena habis makan, ga lama udah lapar lagi,” keluh Steve.
__ADS_1
“Ya udah kita nikmati aja ya?” hibur Sari “Yang penting baby dan papie sehat terus”
“Aaaaamiiiiiiiiiiin,” jawab Steve.
***
Steve membeli 3 pc crepes tuna pedas yang di minta istrinya saat akan menuju butik yang sudah 100% dia berikan pada Sari, baik pengelolaan maupun nama kepemilikan. Dia sendiri akan buka usaha sendiri berupa show room mobil, bila modalnya sudah cukup.
Di masukinya butik yang belum pernah dia geluti secara penuh, sebelumnya saat tante Woro serah terima padanya, dia over handle namun tetap masih bekerja di kantornya, sehingga ke butik hanya seminggu sekali. Dia bisa melihat banyak perubahan yang istrinya lakukan, baik layout maupun management nya.
“Sugeng sonten,” sapa pramuniaga yang di lewatinya. Ini memang kebijakan baru yang di terapkan Sari. Sari meminta semua karyawannya menggunakan bahasa Jawa dan bahasa Inggris kepada semua tamu yang hadir. Kecuali tamunya tidak bisa kedua bahasa tersebut maka di perbolehkan menggunakan bahasa Indonesia.
Steve menuju ruangan Sari, di ketuknya pelan lalu dia langsung masuk tanpa menunggu jawaban dari pemilik ruangan. Di ruangan di lihatnya istrinya sedang melipat mukena. Saat ini memang masih jam 4 sore jadi Sari belum bersiap untuk pulang.
“Hai Pie, udah lama?” tanya Sari saat dia berpaling dan melihat suaminya sudah duduk di sofa dalam ruangan itu. Di hampirinya lalu dia mencium tangan Steve dengan hormat.
“Baru koq, papie masuk pas mamie lagi lipat mukena,” jawab Steve sambil menarik lembut tangan Sari yang barusan salim padanya, di kecupnya puncak kepala istrinya ketika Sari sudah duduk di sebelahnya.
“Nih buat cemilan baby,” kata Steve smbil menyerahkan pesanan Sari.
“Wah, baunya aja udah bikin ngiler,” Sari langsung membuka 1 bungkusan dan dia mulai menggigit crepes isi tuna pedas tersebut. Sesudah itu dia menyodorkan crepesnya pada mulut Steve agar ikut makan juga. Begitu seterusnya sampai 3 bungkus crepes habis mereka makan berdua namun tidak makan sendiri-sendiri.
“Mie, minggu depan papie harus ke Kalimantan,” Steve memberi tahu jadwal pekerjaannya.
“Senin sampai Jum’at mi. Enaknya mamie nginep Bumijo atau mama ke Jakal?” tanya Steve mencari solusi yang di sukai istrinya.
“Nyamannya sih di rumah sendiri pie, mama ke Jakal. Tapi buat enaknya ya mending Mamie ke Bumijo aja,” Sari mengemukakan pendapatnya.
“Ya sudah, kita nginep di Bumijo sejak Jum’at malam aja gimana? Sabtu dan Minggu papie masih bisa main dengan anak-anak dan kamu, Senin subuh papi berangkat,” usul Steve.
“Jum’at itu sudah besok lho Pie, dan kita jadwal periksa baby,” jelas Sari.
“Iya honey papie tau, besok sehabis periksa kita langsung ke Bumijo, jadi nanti sampai rumah kita packing. Besok pagi pakaian sudah di mobil,” Steve menegaskan kalau dia juga paham hari ini sudah Kamis.
“Dari Jogja Papie berangkat dengan siapa?” tanya Sari.
“Biasa lah, dengan mas Kusno” jawab Steve menerangkan dia berangkat dengan sekretarisnya yang sekarang. Sejak di Jakarta selain Andini memang sekretaris Steve selalu laki-laki.
***
__ADS_1
“Bayinya sehat, sesuai dengan usianya yang 5 bulan, geraknya aktive, jantungnya juga bapak dan ibu bisa dengar kan dia sehat. Nah saat ini sudah kelihatan jenis kelaminnya, ga seperti kunjungan sebelumnya yang dia masih malu-malu ga ingin Ibu dan Bapak tau dia girl or boy. Bapak dan Ibu ingin tahu atau mau nunggu pas lahir saja?” tanya dokter sore ini.
----------------------
Hallo para pembaca setia cerita tulisan yanktie ino, apa khabar? Semoga selalu sehat dan bahagia ya.
Yanktie bahagia banget selalu dapat respon positive dari semuanya, baik berupa like, vote atau hadiah.
Nah di kesempatan kali ini yanktie mau kasih apresiasi buat pembaca yang paling aktiv kasih hadiah buat tulisan yanktie. Hadiah kan yanktie berikan bagi TOP FANS rangking umum (bukan rangking mingguan ya say)
Tersedia pulsa bagi 3 orang yang paling aktiv , penilaian mulai saat ini sampai cerita ini ditulis TAMAT / THE END
Rincian hadiah sebagai berikut
Hadiah pertama pulsa 100.000
Hadiah kedua pulsa 75.000
Hadiah ketiga pulsa 50.000
Dan 10 hadiah hiburan pulsa 10.000 ( bagi 10 orang di urutan ke 4 sampai ke 13 dari top fans )
Semakin banyak mengirim vote, like, komentar dan hadiah maka semakin besar kesempatan mendapat hadiah ini
Yanktie tunggu partisipasinya
Terimakasih dan salam manis dari Jogja
-----------------------
Cerita baru karya yanktie yang berjudul IMPOSSIBLE LOVE sudah mulai rilis lho
Cerita masih cerita sederhana yang membumi, berkisah tentang seorang pemuda lulusan London yang di paksa pulan orang tuanya. Saat reuni SMA, dia tertarik dengan mantan gurunya
Mantan guru pasti lebih tua dong!
Belum lagi si mantan guru sudah beranak 3
Penasaran??? Langsung cari hanya di Noveltoon ya
__ADS_1
Ini cover novelnya