
Makasih sudah ngikutin cerita ini sampai sini, makasih buangeeeeet penuh lope lope untuk semua pembaca yang selalu kasih like tiap habis baca bab.
Kemarin Sari mulai sadar, dia juga sudah tahu kemungkinan terburuk tentang bayi mereka. Gimana kelanjutannya? Lanjut baca keseruannya di bawah ini ya.
Tapi jangan hanya baca … kasih yanktie semangat dengan cara kasih kasih like dan vote serta komen dan bintang 5 nya.
-------------------
“Aku mulai merasa ada sesuautu yang aneh beberapa hari lalu opa. Aku bilang ke abang, ada yang memata-matai gerakanku. Dia tiap pagi selalu stand by depan butik. Dan abang udah minta orang buat jagain, tapi belum sempat dapat orang malah kemarin sudah kejadian. Jadi kemarin itu aku dan tante Woro mau lihat produksi kain yang akan kita ambil buat di butik. Ini pengrajin rumahan yang nampung hasil produksi ibu rumah tangga sekitar situ. Mereka semua pengrajin batik tulis jadi Sari tertarik baget,” Sari mulai bercerita pada opa dan oma juga suaminya, karena Steve kan juga belum dengar versi Sari sejak dia sadar semalam.
“Begitu sampai, mobil parkir, aku berdiri di belakang mobil, bukan di tengah jalan. Tante Woro sedang bicara dengan pak Is, drivernya, minta di belikan air mineral. Tahu-tahu ada yang narik tanganku, aku secara reflek pegangan ke tante Woro, jadi orang itu ga kuat narik kami jauh, nah pas dia tarik lalu di lepaskan itulah aku jatuh hingga terjerembab, untung tante Woro berhasil nahan kepalaku tidak terhempas ke aspal,” Sari menerangkan semua secara detil. Steve tak bisa membayangkan bila kepala istrinya terhempas ke aspal.
“Aku masih sadar ketika di angkat ke mobil, tapi pas kerasa ada darah keluar aku langsung takut dan tak ingat apapun,” Sari mengakhiri ceritanya.
“Cukup babe, kamu sekarang harus yakin baby kuat. Karena seperti dokter dan Dini bilang, kuncinya ada di kita terutama kamu. Kalau kamu yakin maka baby akan bertahan,” potong Steve yang tak ingin istrinya depresi.
“Oma nanti tidur di rumah aja ya,” pinta Steve mengalihakn topik pembicaraan.
“Jangan Pie, di rumah kosong, lebih baik di rumah mbak Dini aja, ada mama dan anak-anak, oma ga kesepian. Lagi kalau di rumah terlalu jauh untuk ke sini juga ga ada driver,” cegah Sari.
“Opa akan ambil hotel yang dulu kalian nikah aja Steve, ga usah kalian susah memikirkan kami” sanggah opa, maksudnya ambil tentu saja menginap ya.
“Ga opa, bener Sari, kalian istirahat di rumah mas Anto aja, karena mama juga di sana, jadi oma bisa ngobrol dengan mama,” Steve memutuskan opa dan omanya istirahat di Bumijo, dan dia juga akan menyediakan driver biar opa dan omanya nyaman.
Jam 10.45 bu Rahma datang membawakan makan siang untuk Steve serta kedua besannya karena tadi Dini memberitahu kalau kedua besan mama ada di rumah sakit.
“Ma, aku mau makanan yang mama bawa aja,” rengek Sari.
Tentu saja mama tidak langsung berani mengabulkannya, di pandanginya menantunya untuk meminta persetujuan. “Gapapa Ma. Pada prinsipnya Sari sehat, jadi ga pantangan makan apa aja, asal jangan yang merangsang lambungnya sehingga membuat nyeri,” Steve menjawab pandangan mertuanya, seakan mengerti pertanyaan yang mertuanya berikan lewat pandangan mata itu.
“Sini aku siapin makannya Sari dan aku yang suapin,” lanjut Steve lagi.
“Oma dan opa mau makan sekarang?” tawar bu Rahma.
“Engga, kami baru aja makan bubur sumsum setiba kami di sini,” jawab opa sambil memperhatikan berita siang di televisi kamar tersebut.
“Ma itu masih ada jenang pati ganyong lho,” Sari jadi keingetan makanan kesukaan mamanya yang tadi tak sengaja Dini lihat dan beli.
__ADS_1
“Wah beli di mana?” tanya bu Rahma antusias.
“Mbak Dini beli, katanya penjualnya parkir di halaman rumah sakit pagi tadi,” jawab Sari sambil makan dari suapan tangan suaminya. Sungguh tidak enak makan sambil tiduran, mau makan sendiri dia sulit melihat piring dan lauknya.
4 hari Sari bed rest dan progress kesehatan baby sangat baik, dokter mengatakan besok dia boleh pulang namun tetap harus lebih banyak tanpa gerak.
Untuk itu Anto memutuskan Sari tidak pulang ke Jakal, namun ke Bumijo agar ada yang selalu membantunya. Karena dia tidak tega bila hanya mama yang mengurusi Sari. Kalau hanya menyiapkan makan tentu tak masalah, tapi Anto hafal mamanya, dia pasti akan bersih-bersih rumah dan juga mencuci serta menyetrika semua baju kotor.
Steve yang sudah lebih dulu di beritahu keputusan itu tentu tidak keberatan, karena opa dan oma juga masih di Jogja, engga kebayang 2 perempuan tua itu akan beberes di rumahnya sepanjang waktu. Beda dengan di Bumijo yang ada 3 ART serta 1 tenaga laki-laki serabutan yang bisa datang kapan aja, biasanya dia di panggil mama atau Dini saat mereka berkebun.
“Jangan banyak gerak ya babe, kalau bosen di kamar telepon nomor rumah untuk manggil seseorang dampingi kamu keluar, misal ke toilet atau ke ruang keluarga buat nonton,” pesan Steve saat pagi ini dia akan berangkat kerja. Saat itu Sari sedang di ruang keluarga, berbaring di sofa menikmati sarapannya. Steve sedang menyiapkan serah terima tugas dengan penggantinya. Beberapa barang pribadinya sudah dia bawa pulang ke rumah.
“Mbok, bola bali di cek mbak Sari ya, kasih tau yang lain. Takutnya dia sungkan bolak balik manggil,” bisik Dini pada simbok di dapur saat sedang membuat kopi untuk Anto dan Steve subuh tadi.
***
Seminggu sudah Sari keluar rumah sakit, oma dan mama akan membuat syukuran akan kesembuhannya sekalian acara mitoni atau tujuh bulan kehamilan. Mereka berdua sibuk mempersiapkan acara itu karena oma mau tujuh bulanan ini berkesan mengingat itu yang pertama akan dia lakukan.
Bu Rahma sudah menghubungi besannya, maminya Dini untuk datang hadir di acara tujuh bulanan Sari. Pak Iman papinya Dini sangat antusias karena dia menganggap Steve adalah juga anaknya.
***
Acara selametan nujuh bulanan Sari juga merupakan acara perpisahan Steve dengan teman-teman kantornya. Saat Sari kecelakan memang minggu terakhir dia bekerja, sehingga sehabis Sari keluar rumah sakit dia mempercepat resignnya. Alhamdulillaaaah acara selametan berjalan lancar, batin Steve, jujur dia sangat mengkhawatirkan kesehatan Sari. Namun dia melihat sinar bahagia di mata istrinya mengikuti semua step acara.
“Istirahat babe, cukup gerakmu hari ini ya,” bisik Steve lembut sambil mengajak istrinya berbaring di sofa ruang keluarga, tentu dia tak akan mengajak istrinya langsung ke kamar agar Sari tidak merasa terkucil.
Sekarang tentu saja Sari tidak akan egois, dia tau resikonya bila membantah perintah suaminya, karena perintah Steve untuk kebaikan dirinya dan keberadaan calon anak mereka. Di peluknya suaminya dan di kecupnya rahang suaminya yang terlihat berkurang bobot tubuhnya sejak dia sakit.
***
“Steve, barusan ada telepon dari pak Kunto yang aku minta bantuan melacak pemilik motor yang di gunakan untuk tindak kriminal yang menyakiti Sari,” bahas Anto saat para lelaki ngeriung di kebun belakang rumah Anto. Saat itu selain Steve dan Anto, ada Opa, pak Iman juga mas Teguh, kakak ipar Anto, lebih tepatnya suami kakak sulung Dini.
“Maksudmu?” tanya Steve.
“Kamu kan kasih nomor motor yang di catat driver nya tante Woro, aku minta pak Kunto cek di kepolisian. Pemiliknya orang Kulon Progo dan sudah aku datangi, ternyata motornya sudah pindah tangan namun belum balik nama, namun dia kenal dengan pembelinya juga tau alamat serta nomor teleponnya. Ini nomor telepon pemilik baru itu serta alamatnya, dan bagusnya pemilik lama bersedia mengantar kita ke alamat pemilik baru tersebut,” papar Anto secara rinci.
----------------------
__ADS_1
Hallo para pembaca setia cerita tulisan yanktie ino, apa khabar? Semoga selalu sehat dan bahagia ya.
Yanktie bahagia banget selalu dapat respon positive dari semuanya, baik berupa like, vote atau hadiah.
Nah di kesempatan kali ini yanktie mau kasih apresiasi buat pembaca yang paling aktiv kasih hadiah buat tulisan yanktie. Hadiah kan yanktie berikan bagi TOP FANS rangking umum (bukan rangking mingguan ya say)
Tersedia pulsa bagi 3 orang yang paling aktiv , penilaian mulai saat ini sampai cerita ini ditulis TAMAT / THE END
Rincian hadiah sebagai berikut
Hadiah pertama pulsa 100.000
Hadiah kedua pulsa 75.000
Hadiah ketiga pulsa 50.000
Dan 10 hadiah hiburan pulsa 10.000 ( bagi 10 orang di urutan ke 4 sampai ke 13 dari top fans )
Semakin banyak mengirim vote, like, komentar dan hadiah maka semakin besar kesempatan mendapat hadiah ini
Yanktie tunggu partisipasinya
Terimakasih dan salam manis dari Jogja
-----------------------
Cerita baru karya yanktie yang berjudul IMPOSSIBLE LOVE sudah mulai rilis lho
Cerita masih cerita sederhana yang membumi, berkisah tentang seorang pemuda lulusan London yang di paksa pulan orang tuanya. Saat reuni SMA, dia tertarik dengan mantan gurunya
Mantan guru pasti lebih tua dong!
Belum lagi si mantan guru sudah beranak 3
Penasaran??? Langsung cari hanya di Noveltoon ya
__ADS_1