Ketika Cinta Harus Menentukan

Ketika Cinta Harus Menentukan
Bab 72


__ADS_3

Keesokan malam Hamzah kembali mengajak Larissa pergi ke rumah uwak Sodiq. Sebetulnya Larissa merasa enggan, namun akhirnya ia pergi juga karena tak mau mengecewakan suaminya. Apalagi Hamzah terlihat begitu antusias dalam mendapingi dirinya saat menjalani pengobatan alternatif ini.


Seperti malam kemarin, kali ini pun Larissa diruqyah terlebih dahulu. Dan setelah setelah semua proses itu selesai ia kembali diberikan ramuan yang sama.


Ramuan inilah yang Larissa tak suka. Bukan karena bau atau rasa lengket ditubuh. Melainkan rasa terbakar yang begitu menyiksa hingga membuatnya tak dapat memejankan mata lah yang membuatnya tak suka. Tapi lagi-lagi ia harus terpaksa melakukannya agar tak membuat hati suaminya kecewa.


...****************...


Suatu malam Larissa tengah menonton sebuah tayangan di salah satu saluran televisi. Dalam tayangan tersebut ada seorang wanita paruh baya yang tengah bercerita tentang kisah hidupnya.


Menurut penuturan wanita tersebut, dulunya keluarga mereka tergolong dalam kategori keluarga miskin. Namun suatu hari suaminya mendapat sebuah ilmu yang membuat keluarganya mendadak berubah menjadi kaya raya.


Awalnya si wanita tersebut tak menaruh curiga atas apa yang suaminya dapatkan. Ia justru merasa senang karena kini mereka bisa mendapatkan apa yang selama ini tak bisa mereka dapatkan. Hingga pada suatu malam ia mengalami hal-hal yang cukup aneh.


Malam itu suami dari si wanita tersebut meminta istrinya untuk melalukan hubungan suami istri. Dan wanita tersebut pun menuruti permintaan dari suaminya.


Tak ada yang aneh dari si suami tersebut. Namun saat ia mulai mencumbunya, si wanita tersebut mencium bau anyir yang sangat menyengat dari tubuh suaminya. namun ia mengabaikan hal tersebut karena telah terbakar dalam api birahi.


Persetubuhan mereka pun usai. Kini mereka sama-sama tergeletak karena kelelahan. Disaat inilah secara tak sengaja si wanita mengamati tubuh suaminya. Saat itu ia baru menyadari bahwa ada yang aneh dari tubuh suaminya. Ia melihat hampir diseluruh tubuh suaminya itu dipenuhi dengan bulu-bulu.


Alangkah terkejutnya si wanita tersebut. Ia mengenal suaminya dengan begitu baik. Selama ini tak ada satupun bulu-bulu yang tumbuh di tubuh suaminya. Namun kini.....

__ADS_1


Wanita tersebut pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Namun saat ia lewat di ruang tengah, ia mendapati suaminya tengah duduk disitu sambil menonton televisi.


Wanita itu pun semakin terkejut dengan kenyataan ini. Cepat-cepat ia kembali lagi ke kamar untuk memastikan bahwa apa yang ia lihat inibbukan hanya ilusi semata. Karena saat ia keluar kamar tadi sang suami tengah tertidur pulas. Namun sekarang ia mendapati suaminya tengah berada di ruang tengah sambil menonton televisi.


Saat ia sampai di kamar kembali, ia semakin terkejut setengah mati. Ia mendapati ranjangnya dalam keadaan bersih dan rapi seakan tidak terjadi apa-apa di atasnya. Bahkan ia tak mendapati sisa-sisa percintaannya tadi.


Wanita itu pun menemui suaminya di ruang tengah kembali untuk memastikan. "Apa sedari tadi kamu berada di sini, Mas?" tanyanya.


"Iya, tentu saja. Memangnya ada apa?."


Mendengar jawaban suaminya, ia pun semakin bingung. 'Kalau suamiku berada disini dari tadi, lalu siapa yang mengajakku bercinta di kamar tadi? Kenapa ia memiliki wajah yang begitu mirip dengan suamiku?."


Seketika itu bulu roma wanita tersebut meremang, dan tubuhnya pun mendadak kaku. Ia ketakutan setengah mati.


"Ti....tidak. Tidak ada apa-apa, Mas. Aku tidak apa-apa!" jawabnya gugup.


Kejadian itu terjadi bukan hanya sekali atau dua kali, namun berkali-kali. Dan bukan hanya di alam nyata, tapi juga di alam mimpi.


Kejadian itu pun membuat psikis wanita itu terganggu. Namun yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah kondisi tubuhnya. Semakin hari tubuh wanita itu semakin kurus kering seperti terserang penyakit berat. Namun saat diperiksa secara medis, tak ada satupun penyakit yang bersarang ditubuhnya.


Satu hal yang membuatnya heran. Ditengah kondisi tubuhnya yang semakin melemah, harta suaminya justru bertambah banyak. Hingga pada suatu hari ia bertemu dengan seorang Kyai.

__ADS_1


Dari beliau lah ia tahu bahwa selama ini ia telah ditumbalkan oleh suaminya sendiri. Ternyata suaminya itu terlibat sebuah perjanjian dengan makhluk halus yang mana ia harus merelakan istrinya di setubuhi oleh makhluk halus tersebut. dan sebagai gantinya ia akan diberi kekayaan yang berlimpah.


Wanita itu syok, tak menyangka suami yang begitu ia cintai telah tega menumbalkan dirinya hanya demi sebuah kekayaan. Namun ia tak lantas menyerah. Ia meminta Kyai tersebut untuk membantunya terlepas dari makhluk halus itu.


Dengan segala cara Pak kyai membantu wanita itu, tentu dengan cara-cara yang disyariatkan oleh agama. Dan pada akhirnya wanita itu pun berhasil terlepas dari makhluk halus tersebut. Kini wanita itu pun hidup damai di sebuah rumah sederhana berdua dengan anaknya.


Yang mengenaskan adalah kondisi sang suami. Ia telah mati secara mengenaskan di dalam kamarnya. Kabarnya ia dibunuh oleh makhluk halus yang membantunya itu karena tak bisa memenuhi persyaratan yang diminta.


...****************...


Larissa tertegun. Ia tak menyadari bahwa tayangan yang ia tonton telah usai sedari tadi. 'Kenapa yang dialami oleh wanita dalam tayangan tadi hampir sama dengan apa yang aku alami belakangan ini? Benarkah suamiku mengambil pesugihan? Lalu apakah ia juga menjadikan aku sebagai tumbal untuk pesugihan itu?' gumamnya dalam hati.


Beragam praduga muncul dalam benak Larissa. Ingatan Larissa pun kembali ke kejadian yang ia alami belakangan ini.


Belakangan ia kerap mengalami mimpi di mana ia melakukan hubungan suami istri dengan lelaki yang tidak ia kenal sama sekali. Namun saat bangun, ia merasa sekujur tubuhnya begitu sakit seakan apa yang terjadi dalam mimpinya tadi benar-benar nyata.


Jika hanya karena mimpi, tentu Larissa takkan berpikiran aneh-aneh tentang suaminya. Karena bisa saja mimpi itu hanya bunga tidur biasa. Namun ada beberapa kejadian lain yang semakin menguatkan dugaannya itu.


Belakangan secara tak sengaja ia mendapati suaminya melakukan ritual-ritual aneh saat ia terbangun tengah malam. Ia melihat suaminya merapalkan kalimat-kalimat yang entah apa dan kemudian menghentakkan kakinya ke tanah beberapa kali usai merapalkan mantra. Kejadian ini bukan hanya ia lihat sekali, namun berkali-kali.


Bukan hanya itu saja. Larissa juga sering mendapati suaminya menaruh bungkusan kecil yang entah apa isinya diatas pintu utama rumahnya.

__ADS_1


'Ini tidak bisa dibiarkan! Aku harus mencari tahu kebenarannya. Aku harus meminta penjelasan dari suamiku. Dan kalau memang benar ia melakukan pesugihan, aku akan memintanya untuk menghentikan semuanya sebelum terlambat.'


Tekad Larissa sudah bulat. Ia akan memaksa suaminya untuk bicara jujur. Ia hanya menunggu suaminya datang untuk melakukan niatnya itu.


__ADS_2