
"Paman - paman sekalian. Ini adalah kitab pelengkap yang dijanjikan oleh ibunda dulu"
Argadana menyerahkan empat buah kitab kepada Brajamusti untuk dipelajari bersama oleh seluruh anggota Anak Naga.
"Empat Kitab Penyempurna Jagad"
Tangan Brajamusti bergetar hebat seolah empat kitab itu merupakan benda yang beratnya ribuan kati.
Semua anggota terpukau dengan pamor Empat Kitab Penyempurna Jagad. Kitab itu pernah menjadi rebutan para pendekar di dunia persilatan tiga puluh tahun yang lalu. Tidak ada yang menduga kitab yang sangat diidam - idamkan para pendekar golongan tua itu ternyata ada pada pendiri perguruan mereka yang dititipkan pada putranya.
"Bawakan barangnya kemari ..."
Perintah Brajamusti pada wakilnya yang bernama Sudarma.
Sudarma lalu keluar dan tidak lama kemudian kembali lagi dengan membawa jubah berwarna merah menyala.
"Ketua, ini adalah Pusaka Jubah Setan. Pusaka yang diamanatkan pendiri kepada saya dulu sebelum pergi. Beliau berpesan agar jubah pusaka ini diberikan kepada penerusnya. Silakan diterima, ketua" kata Brajamusti.
"Tuan, jubah tersebut adalah jubah pusaka milik Tuan Kamandaka. Jubah itu dapat melindungi seluruh tubuh tuan dari berbagai macam senjata tajam dan ilmu sihir. Tuan berhak memilikinya, karena tuan adalah penerus beliau"
Suara Raja Naga terdengar di pikiran Argadana. Pendekar muda itu pun lalu menerima jubah tersebut. Suatu keanehan pun terjadi.
Rajah pedang berwarna merah di dahi Argadana memancarkan cahaya terang yang menerpa pusaka Jubah Setan. Jubah itu terbuka dan dengan sendirinya terpasang di tubuh Argadana. Pemuda berjuluk Ksatria Lembah Neraka itu tampak sangat gagah dengan jubah merah menyala miliknya saat ini.
***
Yalina terkejut setelah membuka kedua matanya. Seekor naga seukuran pohon besar tengah menatap dirinya. Taring - taring naga itu mencuat terlihat menyeramkan. Matanya merah menyorot tajam membuatnya bertambah mengerikan.
"Gadis manusia. Apakah kau adalah penerus Sriti Kuning?"
Naga hijau tersebut berbicara layaknya manusia.
__ADS_1
"Ehh. . . Benar. Apakah kau adalah Naga Racun, roh penghuni pusaka Busur Naga Racun?" Yalina bertanya balik.
"Iya, benar" jawab Naga Racun singkat.
"Ehh. . . Jadi kapan kita akan mulai bertarung?"
Naga Racun tidak langsung menjawab.
"Hmm ... Dari beberapa abad silam sampai generasi Sriti Kuning itu sebenarnya adalah waktu ketika kami dalam penantian"
Alis Yalina terangkat karena tidak mengerti maksud perkataan Naga Racun.
"Lain di tanya, lain pula yang dijawab" racaunya dalam hati.
"Ini adalah kisah yang panjang, gadis manusia. Aku sebenarnya adalah perwujudan sesungguhnya dari Busur Naga Racun. Ketika itu . . ."
Naga Racun menceritakan perihal sembilan pusaka naga yang dicuri oleh La Huda di saat dia kabur dari kejaran pasukan Kerajaan Siluman Darah karena terbukti telah melakukan pengkhianatan terhadap kerajaan.
Setelah berhasil mengelabui pasukan kerajaan pengkhianat itu lalu keluar ke dunia manusia. Ketika hendak menguji kekuatan pusaka curiannya dia menemukan sembilan senjata tersebut justru bergerak sendiri menyerang dirinya. Akhirnya La Huda melarikan diri dalam keadaan terluka parah.
Setelah berhasil melukai La Huda, sembilan naga berpencar ke arah berlainan setelah membuat kesepakatan untuk kembali berkumpul setelah Raja Naga menemukan penerus Kamandaka. Sementara penerus ditemukan mereka masih mempunyai misi lain, yaitu melatih manusia menjadi pendekar tangguh untuk berjaga kalau suatu saat La Huda muncul kembali sebelum penerus Kamandaka ditemukan.
Berselang beberapa abad berlalu dan kini Raja Naga telah menemukan penerus Kamandaka yang mengemban misi panjang memburu La Huda. Jadi itu artinya sudah saatnya mereka kembali pada tuan mereka, yaitu sang penerus.
Tetapi tujuh naga memberi pengecualian untuk orang yang saat ini memegang pusaka naga. Jika mereka bersedia menjadi pengikut sang penerus, yaitu Argadana maka roh pusaka naga akan mengajarkan mereka cara membuat kontrak segel darah yang memungkinkan mereka untuk dapat mengeluarkan kekuatan penuh dari pusaka naga di tangan mereka.
"Jadi kau hanya punya dua pilihan. Yang pertama menjadi istri kedua dari tuanku dan kau akan mendapatkan kekuatan penuhku, atau kau harus berusaha mengalahkan aku agar kau dapat menguasai sebagian dari kekuatanku. Tetapi ingat, jika dulu aku menghadapi generasi - generasi sebelum kamu dengan mengerahkan hanya seperseribu dari kekuatan penuhku maka hari ini aku akan menggunakan kekuatan penuh. Kau mungkin akan dapat mengalahkan aku, tetapi saat hal itu tiba kau sudah akan menjadi nenek - nenek yang renta karena bertarung selama setengah abad denganku" kata Naga Racun.
"Apa tidak ada pilihan lain? Ini seperti pemaksaan, Naga Racun. Tuan yang kau sebutkan itu aku belum pernah mengenalnya, dan lagi pernikahan itu harus dilandasi dengan rasa cinta" kata Yalina coba berkilah.
"Hmm ... Kau akan menjadi istri seorang raja. Jadi meskipun hanya di posisi ke dua, bukankah itu tetaplah status yang tinggi?" tegas Naga Racun.
__ADS_1
"Eehh. . .???" Yalina terkejut mendengar orang yang akan menjadi suaminya adalah seorang raja.
"Apakah raja itu sudah tua? Bisa hilang masa mudaku. Haiisss ... Kalau tahu bakalan begini aku sebaiknya tidak usah saja menempuh meditasi ini" gerutu Yakina dalam hati.
"Hmm ... Jangan sembarang menduga, manusia. Kami delapan naga telah berbagi segel darah dengan Raja Naga. Sedangkan Raja Naga juga telah berbagi segel darah dengan tuan kami yang baru. Jadi batin kami semua terhubung dengannya, itu sebabnya aku bisa menjamin kalau dia masihlah seorang pemuda. Usianya sekitar dua puluhan."
"Ughh ... Naga ini bisa mendengar isi hatiku" batin Yalina lagi...
"Lalu siapa istri pertamanya?"
"Wanita yang akan menjadi istri pertamanya adalah putri seorang raja. Wanita itu adalah adik seperguruannya, dan dia adalah pemegang pusaka naga ke dua yaitu Pedang Naga Guntur yang di dalamnya ada roh pusaka Naga Guntur, istri Raja Naga" kata Naga Racun menjelaskan panjang lebar.
"Lalu apakah pemegang pusaka naga yang lain juga mendapatkan pilihan yang sama denganku?"
"Pemegang sembilan pusaka naga hanya dua orang yang perempuan, tujuh sisanya adalah laki - laki. Jadi pilihan mereka adalah menjadi pengikut atau mengalahkan kekuatan penuh roh pusaka. Dan mereka semua sudah mengambil keputusan tepat dengan menjadi pengikut tuan kami"
"Jadi bagaimana, manusia? Apa keputusanmu?"
Yalina tampak berpikir keras.
"Hmm ... Baiklah, aku akan menerima syaratmu" jawab Yalina mengangguk.
"Bagaimana ke depannya biarlah kupikirkan nanti saja" katanya dalam hati.
***
Dua hari setelah pertemuan seluruh anggota Anak Naga diadakan Argadana melanjutkan perjalanannya untuk mencari tahu kebenaran harta karun yang menurut keterangan di peta miliknya terletak di sebuah lembah kawasan Hutan Cendana.
Sementara itu di kediaman Panglima Besar Lalu Askar Wirajaya terjadi pergantian. Pengawal bayaran terkuat yang disewa oleh Panglima Askar yaitu Widura telah digantikan oleh empat orang yang bahkan kekuatan perorangnya dua kali lebih besar dari Widura. Panglima Askar yang merasa heran dengan digantikannya Widura bertanya - tanya dalam hati apa yang terjadi. Tetapi ketika ditanya pun empat orang pengganti Widura hanya menjawab dengan nada santun bahwa ketua merekalah yang memberikan perintah tersebut.
Saat ini Panglima Askar tengah duduk dengan orang - orang kepercayaannya guna membahas rencana strategi yang akan mereka gunakan dalam mengatasi Kerajaan Sakra yang semakin berambisi untuk menguasai wilayah Kadipaten Mantang yang kaya akan tambang emas dan mineral.
__ADS_1