Madu Dihari Pernikahan

Madu Dihari Pernikahan
Bab 82 - Memasak


__ADS_3

"Kak Vania main bareng kita yuk," ajak Naila yang kini sudah berdiri didepan pintu kamar yang ditempati oleh Vania beberapa hari ini dirumahnya. Vania yang tadinya terdiam ditempatnya kini menolehkan pandanganya kearah gadis yang memiliki usia dibawahnya dan Vania hanya membalasnya dengan senyuman tipis miliknya.


Vania sebenarnya ingin menolak ajakan wanita ini, ia benar benar ingin sendiri dan tidak ingin bertemu dengan siapa pun namun, ia juga tidak enak hati jika harus menolak niat baik wanita ini.


"Mau main apa Nai?" tanya Vania berusaha untuk menutupi isi hati sebenarnya dan menghampiri Vania yang kini yang sudah berada didepan ruanganya bersama Rusdi yang tersenyum manis padanya.


"Kak Rusdi kita main apa?" tanya  Naila yang kini mendongkan kepalanya dan menatap lelaki itu. Sepulang dari kantor, Rusdi tidak langsung kembali kerumahnya, ia memutuskan untuk bermain dahulu dirumah sahabatnya itu, apalagi sekarang ada Naila yang akan membuatnya semakin rajin berkunjung kerumah Lendra.


"Kamu yang ngajak main kok malah nanya Kakak," jawab Rusdi.


"Kak Vania kita masak saja yuk, kebetulan Naila lapar pengen makan yang hangat hangat gitu,"


"Kakak tidak tau caranya masak Nai," ucap Vania malu karena diusianya yang sudah cukup dewasa ia masih belum dapat mengerjakan perkerjaan yang sudah ditugaskan kepada kaum hawa, apalagi Rusdi yang menatap kearahnya.

__ADS_1


"Ya sudah temani Naila kedapur biar nanti Naila masak, Kakak belum pernahkan makanan masakan buatan Naila kalau kata mama dan papa masakan buatan Naila enak, kata kak Lendra juga gitu, aku juga pengen dengar penilain dari Kakak,"


"Yang bilang enakan baru keluarga kamu wajar sajalah merekakan menghargai kamu jadi, harus nyenangin hati kamu juga," balas Rusdi disertai tawa rendah darinya dan itu langsung mendapat tatapan tajam dari Naila.


"Enak saja, teman teman Naila juga bilang enak kok, kakak saja yang ngk mau ngaku, kak Evandi juga mengakui kok kalau masakan Naila enak, enak banget malah kata kak Evandi, dasar Kakak saja yang gengsi untuk mengakui jiwa chef hang ada dalam diri Naila."


"Ya sudah ayo kita masak Nai tapi, Kakak cuma bisa lihati saja ya dan bantu kamu mengambil bahan bahan karena Kakak tidak pernah masak," jujur Vania.


Ketiga kini sudah berada didapur. Naila sudah meminta Rusdi agar menunggu diruang tamu saja tapi, lelaki ini memaksa untuk ikut memasak katanya agar ia juga paham caranya masak namun, anehnya saat Naila menyuruh Rusdi untuk mengambil sosis didalam kulkas justru, pria ini malah memberikan sayur bayam yang masih utuh padanya.


"Ini juga enak kali Nai,"


"Tau ini enak Kak tapi, Naila mau masak nasi goreng toping sosis bukan bayam," kesal Naila menyimpan kembali sayur tersebut dan memutuskan untuk mengambil sosis sendiri gampang meminta bantuan dari Rusdi.

__ADS_1


"Kak Rusdiiiiiii," teriak Naila dengan keras. Rusdi langsung berlari menjauh dari Naila dan bersembunyi dibalik tubuh Vania.


"Awas Kak," teriak Naila menyingkirkan tubuh Vania dari hadapan lelaki jahil yang ada didepanya namun, Rusdi menarik ujung baju yang dipakai Vania agar kembali menutupi dirinya dari amuk Naila, begitulah seterusnya hingga Vania binggung dengan tujuan dua manusia yang ada didekatnya.


"Awas Kak Van," teriak Naila lebih keras lagi.


"Nailaaaaa!" teriak Vania pula tak kalah keras karena ia terkena semburan tepung yang ingin dilemparkan Naila ke Rusdi yang berada di belakangnya. Vania langsung berlari mengejar Naila yang sudah menjauh darinya dan Rusdi ikut membantu Vania mengejar Naila.


Ketiganya kini terus berlari larian disekitaran didapat. Hal yang menjadi pemilu kejadian ini karena Rusdi yang melemparkan segengam tepung putih pada Naila yang sedang menutup kulkas dan ia mendapatkan tepung itu dari rak perbumbuan yang tak jauh dari Naila.


"Bukan salah Naila, Kak salahin kak Rusdi kenapa sembunyi dibalik tubuh Kakak dan kakak juga jangan cuma salahkan Naila, siapa suruh kakak menyembunyikan Kak Rusdi dari aku," teriak Naila.


"Dasar kamu banyak alasan!"

__ADS_1


__ADS_2