
Hari ini merupakan hari yang sibuk buat Gebi dan juga para karyawannya . Sejak pagi buta dia sudah berada di hotel paradise.
Gebi secara khusus diminta untuk mempersiapkan makanan buat para tamu. Hari ini merupakan peresmian hotel paradise.
Gebi turun langsung untuk memasak . Bahan-bahannya sudah ia beli sejak kemarin . jadi hari ini tinggal mengeksekusinya.
Gebi membagi karyawannya dalam tiga bagian . Ada yang khusus untuk memasak makanan utama . Ada yang khusus untuk kue . Dan satu lagi khusus minuman .
Ada sembilan orang dari tim mereka. Jadi setiap tim ada tiga orang .
Gebi bersama dua karyawan memasak makanan utama . Ada ayam kecap , rendang , capcay, ayam krispi, udang goreng krispi, cumi asam pedas , SOP ayam , soto dan rawon.
Untuk kue ketiga karyawan Gebi membuat risoles , pisang coklat , cheese cake, puding strawberry, brownies dan kue lapis legit.
Dan untuk minuman mereka membuat es kopyor, sebuah , dan sirup .
Khusus yang menyajikan kedepan merupakan karyawan yang baru saja direkrut . Selain membawa kedepan mereka juga melayani para tamu .
Tanpa Gebi tahu hotel itu merupakan hotel milik Aryan . Aryan pun sudah ada di hotel sejak semalam. Dia datang bersama dengan Sandra sang adik bungsu.
Tok tok tok
Tok tok tok
Ceklek !
" Kok lama amat sih kak , kaki Sandra sudah pegal nih nunggu ," ucap Sandra dengan cemberut .
Meskipun sudah dewasa tetapi sifat manjanya tidak pernah berubah . Apalagi jika sedang bersama Aryan .
" Sorry dek ... kakak masih baru selesai bersiap," ucap Aryan sambil mengelus rambut adiknya dengan lembut.
Sandra menatap penampilan Kakaknya dari atas sampai bawah . Membuatnya geleng-geleng kepala . Kakaknya semakin bertambah usia semakin tampan saja menurutnya.
" Ngapain ngeliatin kakak seperti itu ?" tanya Aryan heran .
" Kakak tampan banget deh ... sumpah ," decak Sandra tanpa mengalihkan pandangannya dari sang kakak .
" Jadi kak Aryan setampan itu ?"
__ADS_1
" Sip mah pokoknya."
" Maaf tuan acaranya akan segera dimulai," ucap seorang wanita yang tiba-tiba datang menghampiri mereka.
Pakaian wanita itu sangat ketat . Memperlihatkan bentuk tubuhnya dengan sempurna. Senyum manis juga tidak hilang dari wajahnya.
" Kami akan segera kesana ," ucap Aryan datar .
" Baik tuan ," ucap wanita dengan senyum tak lepas dari wajahnya. Kemudian wanita itu melirik Sandra sebelum pergi dari tempat itu .
" Sepertinya fans kakak jadi bertambah," cebik Sandra tak suka .
" Kenapa bibirnya ditekuk seperti itu?" tanya Aryan sambil tertawa melihat wajah tertekuk adiknya.
" Sudah yuk kita kesana . Bisa-bisa kita ketinggalan," ajak Aryan saat adiknya hanya diam saja .
Mereka pun pergi ke ballroom hotel tempat diadakannya acara . Dia ingin melihat persiapan yang ada di sana sebelum pergi ke depan. Sebab sebelum ke ballroom dia harus memotong pita di pintu utama hotel.
Sandra harus terpisah dengan sang kakak . Jadi dia pergi berkeliling di sekitar hotel . Dia merasa jenuh karena tidak ada siapapun yang ia kenal selain kakak dan juga asistennya.
Ternyata Sandra berjalan hingga ke dapur . Karena sudah terlanjur , Sandra pun masuk kedalam.
Tiba-tiba pandangan Sandra jatuh pada sosok perempuan yang sedang asyik membuat ayam krispi.
" Gebi ?" pekik Sandra kaget .
Ternyata suaranya cukup keras . Hingga beberapa orang menatapnya. Begitupun dengan Gebi.
Gebi sampai melotot . Dia mengucek matanya yang tidak gatal . Dia bahkan tidak sadar jika Sandra melangkah kearahnya.
" Jadi kamu beneran Gebi ?" tanya Sandra sambil menatap penampilan Gebi dari atas sampai bawah.
" Kak Gebi kenal sama gadis itu ?" bisik Airin di dekat telinganya . Hal itu tak luput dari pendengaran Sandra .
" Iya . Dia teman kakak dari Jakarta," jawab Gebi sambil tersenyum
" Halo san , bagaimana kabarnya?" tanya Gebi dengan ramah . Tetapi dia masih fokus dengan pekerjaannya.
Bukannya menjawab , Sandra malah shock mendapatkan sambutan hangat dari Gebi . Dia pikir Gebi akan berpura-pura tidak mengenalnya. Apalagi dengan keburukan yang selama ini ia lakukan padanya.
__ADS_1
" San .." panggil Gebi dengan lirih . Dia tidak tahu apa yang terjadi dengan mantan adik iparnya hingga terbengong seperti itu .
" Eh ... sedang apa kau disini ?" tanya Sandra dengan gugup
" Oh .... bisa kamu lihat kan . Saya sedang masak ," jawab Gebi dengan jujur .
" Sudah tahu ma ..."
" Kok masih nanya ?"
" Basa basi gitu . Kamu kerja disini?"
" Nggak sih . Cuma disuruh masak untuk acara hari ini ."
" Maksudnya gimana sih ?" tanya Sandra bingung. Tetapi Gebi tidak ada niat untuk menjelaskan.
Sandra bingung mau bicara apa lagi . Jadi dia cuma fokus menatap Gebi bekerja .
" Kamu sendiri ngapain disini ?"
" Ikut kak Aryan ," jawab Sandra dengan jujur .
deg !
Entah kenapa hanya mendengar namanya disebut saja membuat jantung Gebi berdetak kencang. Dia sampai memegang dadanya.
" Kenapa geb ?"
" Nggak papa kok ," jawab Gebi kikuk .
" Dada kamu sakit ?" tanya Sandra dok polos .
" Iya nih ... agak nyeri sedikit," jawab Gebi berbohong. Tidak mungkin dia jujur dengan yang dirasakannya.
Perbincangan mereka berdua, membuat semua karyawan Gebi penasaran.
Cukup lama Sandra berada di dapur . Bukan hanya berada di tempat Gebi tetapi berganti-ganti tempat .
Setelah acara selesai, Sandra kembali ke tempat Gebi . Dia ngotot ingin pergi ketempatnya. Tidak ada pilihan lain bagi Gebi selain mengajak Sandra ketempatnya. Mengingat gadis itu terus mengekor dibelakangnya.
__ADS_1