
Nia menarik nafasnya dalam-dalam dan membuangnya perlahan sebelum menceritakan kejadian yang menimpanya semalam.
Mata Ica dan Tia melotot tak berkedip setelah Nia menceritakan kejadian yang sesungguhnya.
"Gila emang lakik loe!! Bisa-bisanya dia gak mau rugi sebelum cere dari loe!!" Respon Ica mendengar curhatan Nia.
"Terus loe gimana?" Tanya Tia.
"Gue bingung harus gimana. Kalau gue cere,apa masih ada laki-laki yang mau sama gue yang udah gak perawan." Nia menundukkan wajahnya,ada kesedihan yang mendalam disana.
"Bego!! Kalau loe udah cere yah pasti loe jadi janda..Yang namanya janda yah udah pasti gak perawan lah!!" Celetuk Ica,yang sukses membuat Nia menengadahkan kembali wajahnya menatap kedua sahabatnya.
"Iya juga yah..kok gue jadi bego gini.." kata Nia dalam hati.
"Sekarang loe ikutin kata hati loe aja,loe mau terusin pernikahan loe sama kak Irlan atau loe mau tetap berakhir." Kata Tia si paling waras.
"Setiap pilihan pasti punya resikonya. Kalau loe pilih bertahan,loe harus menyiapkan hati loe untuk jauh lebih sakit dari sekarang. Karena loe tau sendiri kak Irlan gak cinta.sama loe dan terlebih lagi dia juga mau bertahan sama loe karena takut gak dapet warisan." Tia menjeda kalimatnya.
"Kalau loe pilih pisah,yah loe harus siap dengan status Janda. Loe tau kan kalau di negara kita ini kata Janda itu masih tabu banget. Orang pasti mikirnya negativ mulu tentang janda." Tia melanjutkan kalimatnya.
"Tapi loe gak usah takut jadi janda juga. Jaman sekarang janda malah makin terdepan. Jadi loe gak usah takut gak ada yang mau sama loe,kebanyakan laki-laki sekarang lebih memilih janda dari pada anak gadis yang ngakunya masih perawan,ekh gak taunya udah jebol." Kata-kata Ica yang nyeleneh tapi mendapat anggukan dari Tia.
Menandakan Tia setuju dengan ucapan Ica.
"Loe pikir pake logika loe,jangan biarkan hati loe yang ngambil keputusan. Paham kan loe maksud gue..??"
Nia mengangguk. Bebannya sedikit berkurang setelah curhat dengan Tia dan Ica.
"Makasih yah..kalian selalu ada buat gue." Nia memeluk kedua sahabatnya itu.
"Sama-sama Nia,itulah gunanya kita sebagai sahabat loe.Bukan hanya ada disaat senang tapi disaat susah pun kita pasti selalu ada buat loe juga.." Tia dan Ica membalas pelukan Nia.
"Eh..ngomong-ngomong rasanya gimana,sakit gak? Terus kak Irlan ngelakuinnya sampe berapa kali..??" Suasana yang tadinya begitu haru kini ambyar karena pertanyaan Ica.
"Njiiir loe!!" Nia menoyor kepala Ica dari depan.
__ADS_1
"Geblek memang nih anak!!" Kini Tia yang menoyor kepala Ica dari samping.
"Loe kemana sih seharian ini baru nongol,di chat cuma centang dua,di telponin gak diangkat.." tanya Tia dengan mata menyelidik Ica.
Nia pun melakukan hal yang sama menatap Ica dengan tajam dan menyelidik.
"Ekh..ehm..itu..anu.." Ica tergagap sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Aku ada janji tadi.." masih tergagap.
"Sama siapa?" Tanya Nia penasaran. Setau Nia dan Tia, Ica sedang tidak dekat dengan siapa-siapa.
Atau memang Ica sedang menyembunyikan hubungannya dengan seseorang. Begitulah batin Nia mencurigai Ica.
"Sama..."
Kata-kata Ica terputus saat hp Nia berbunyi.
Ada nama Alex memanggil.
Bukan tidak ingin memberitahu kepada Nia dan Tia,hanya saja dia tidak enak dengan situasi yang sedang Nia hadapi,apalagi hubungannya dengan Yordan masih sebatas perkenalan.
Nia mengangkat panggilan dari Alex
"Halo.." sapa Nia setelah menggeser tombol hijau hp nya.
"Loe baik-baik aja kan Ni..?" Tanya Alex,dirinya khawatir kepada calon pacarnya itu,takut-takut suami Nia yang sebentar lagi jadi mantan suami itu melakukan KDRT ke Nia.
"Aku gak pa-pa kok..ini aku lagi hangout bareng sahabat aku.."
"Gue takut suami loe ngasarin loe.."
Nia tersenyum kecut mendengar kata-kata Alex.
"Dia bahkan lebih dari ngasarin aku,tapi dia juga udah ngerampok aku.." batin Nia ingin sekali berteriak seperti itu. Tapi lain di hati lain juga di mulut.
__ADS_1
"Gak kok,,dia mana berani sih ngasarin aku."
"Oh..ya udah. Kalau ada apa-apa bilang yah,apalagi kalau suami loe yang tukang selingkuh itu sampe main kasar,kasih tau sama gue. Biar badan dia lebih kekar dari gue,tapi demi loe gue berani bertaruh nyawa." Tingkat kepercayaan diri Alex sudah di level dewa.
"Hahaha..." Nia tergelak sesaat sebelum melanjutkan kata-katanya.
"Iya .iya..iya ."
"Ya udah bye. " belum selesai Irlan berbicara, Nia sudah mematikan panggilannya.
Nia,Tia dan Ica kembali berbincang tentang langkah yang akan di ambil Nia. Melupakan kekepoan mereka tentang Ica.
Nia pun mengatakan akan tetap melanjutkan perceraiannya dan pergi Inggris. Dia hanya ingin membuka lembaran baru dan menata kembali mimpi-mimpinya.
Berbeda dengan Irlan yang sedangn uring-uringan di atas sofa di dalam ruangannya.
Daritadi dia hanya memikirkan keberadaan Nia. Dia ingin sekali menemui Nia,membicarakan tentang dirinya yang ingin membatalkan perceraian. Bahkan Irlan sudah berbicara dengan Haris tentang niat tersebut. Tapi karena Nia tidak bisa di hubungi dan Irlan juga tidak bisa menginjak rumah mertuanya. Jadi Irlan meminta tolong pada Haris untuk mendatangi ke rumah mertuanya.
Satu botol minuman beralkohol telah kandas ditenggak Irlan. Pikirannya kacau,sejak Nia mengirimkan foto-foto Melda,emosinya sudah tidak stabil. Ditambah lagi melihat Nia digandeng laki-laki lain,emosinya semakin menjadi-jadi. Tapi ada rasa yang berbeda yang Irlan rasakan,walaupun ia sama-sama marah dengan kedua wanita itu. Tapi rasa marah ke Nia lebih ke rasa takut kehilangan,sedangkan rasa marah ke Melda lebih ke arah kebencian.
Kepala Irlan semakin berat.membedakan rasa yang sedang ia rasakan untuk Melda dan Nia.
Irlan tidak pulang ke rumahnya ataupun apartemen Melda,dia lebih memilih tidur di ruangannya yang ada dikafe tersebut.
Menghabiskan malam dengan minuman alkohol dan menghisap beberapa batang rokok. Padahal sebelumnya Irlan jarang menyentuh rokok,dia lebih baik minum alkohol saat stress melanda.
Tapi malam ini hanya karena Nia menghilang,dia sanggup menghabiskan rokok setengah bungkus. Dia benar-benar frustasi sekarang.
¤¤ kasih like dan komen yang banyak biar othor semangat update nya..¤¤
¤¤ kasih like dan komen yang banyak biar othor semangat update nya..¤¤
¤¤ kasih like dan komen yang banyak biar othor semangat update nya..¤¤
¤¤ kasih like dan komen yang banyak biar othor semangat update nya..¤¤
__ADS_1
¤¤ kasih like dan komen yang banyak biar othor semangat update nya..¤¤