Mengejar Cinta Mantan Istri

Mengejar Cinta Mantan Istri
Tidak ada judul


__ADS_3

" Kemana sih nih anak ... dari tadi gua cariin nggak ketemu-ketemu ," gerutu Aryan.


Sedari tadi dia mencari Sandra, tetapi ketemu juga . Karena lelah dia duduk dilobi . Seseorang mendekat kearahnya .


" Halo tuan Aryan ... boleh gabung kan ?" sapa wanita itu dengan lembut .


" Silahkan," jawab Aryan singkat.


" Kenalkan nama saya Maudy," sapa wanita itu sambil mengulurkan tangannya.


" Hem ."


Aryan menghiraukan wanita di depannya. Hingga wanita itu malu sendiri karena uluran tangannya tidak di respon.


" Ehm ... Saya ditunjuk sebagai manager hotel ini ."


" Lalu ?" tanya Aryan dengan mengerutkan keningnya.


" Saya hanya ingin mengenal bapak lebih dekat ."


" ..."


" Saya tertarik dengan bapak pada pandangan pertama," ucap wanita itu dengan berani . Bahkan tidak ada rasa malu maupun sungkan .


" Maaf saya tidak tertarik dengan anda . Permisi!"


Tanpa menunggu jawaban dari wanita itu , Aryan langsung pergi meninggalkan wanita itu sendiri . Dia mengambil ponselnya dan menghubungi nomer Sandra. Untung panggilan itu langsung diangkat.


" ..."


" Wa alaikum salam warahmatulloh... dimana kamu ?" tanya Aryan.


" ... "


" Kok nggak bilang kakak kalau mau keluar ?"


" ... "


" Cepat kembali ke hotel !"


" ... "


" Kakak nggak punya banyak waktu , San !"


" ..."


" Baiklah kakak tunggu . Wa alaikum salam warahmatulloh."


Aryan menutup sambungan telponnya. Kemudian berjalan kembali ke kamarnya .


Aryan berencana untuk kembali ke Jakarta malam itu juga . Sebab sudah tak ada jadwal lagi disini .

__ADS_1


Tetapi Sandra menolak . Dia masih ingin pergi ke berbagai destinasi wisata yang ada di malang. Apalagi banyak destinasi wisata yang ada di kota ini .


Aryan berjalan ke arah kamarnya tetapi langkahnya terhenti oleh wanita yang ia temui saat di lobi .


Jika diingat-ingat sudah ketiga kalinya dia bertemu wanita itu . Entah apa yang di inginkan wanita itu . Tetapi yang jelas dia tidak menyukainya.


" Tuan Aryan ... kita ketemu lagi ," sapa Maudy dengan senyum manisnya.


" Apa maumu ?" tanya Aryan to the poin .


" Eh ... "


Maudy kaget mendengar ucapan Aryan yang the poin. Meskipun begitu senyumnya tidak luntur.


" Jika kamu masih ingin bekerja di hotel milikku lebih baik kau jaga perilaku mu . Dan ingat ... ini bukan bar atau club malam . Pakai pakaian yang sopan !" ucap Aryan pedas . Setelah itu dia langsung pergi .


Wanita itu menatap kepergian Aryan dengan tangan terkepal . Usahanya gagal dan dia dipermalukan.


" Tunggu saja tuan tampan ... akan aku pastikan kamu akan bertekuk lutut di hadapan ku ," ucap wanita itu dengan tersenyum sinis .


Karena waktunya hanya malam ini dia akan melakukan berbagai cara agar dia bisa menjadi nyonya Aryan . Kapan lagi dia mendapatkan kesempatan itu kalau bukan sekarang.


Maudy tidak mengindahkan peringatan dari Aryan . Dia akan mendatangi kamar Aryan dengan pakaian yang lebih berani lagi .


Sandra kembali ke hotel saat sore hari . Dia sungguh nyaman berada di toko kue milik Gebi . Semua karyawannya ramah . Begitupun dengan Gebi.


Sandra membawa dua kotak yang berisi makanan dan juga kue . Itu merupakan pemberian Gebi saat dia berpamitan.


Sandra berjalan di lobi hotel dengan cukup riang . Sebab besok rencananya dia akan mengikuti Gebi dan juga karyawannya yang akan pergi berlibur.


" Waduh ... sakit tahu. Lepasin kagak !' teriak Sandra .


" Tahu ... sakiiiit ? "


" Kak Aryan !" pekik Sandra .


Sandra berusaha untuk melepaskan tarikan ditelinga nya. Tapi sulit . Sebab tangan satunya membawa kotak makan .


" Kemana saja kamu ?"


" Jalan-jalan lah . Bosen tahu di hotel terus ."


" Kan disini tadi juga ramai ."


" Nggak ada yang kenal ."


" Lah ... emangnya kamu tadi ama siapa ?"


deg !


Sandra salah tingkah ditanya seperti itu . Bingung juga mau jawab apa .Dia bergelayut di tangan Aryan .

__ADS_1


" Makan dulu yuk kak . Aku bawa makanan enak loh. Ada kue juga lagi ," kata Sandra .


Tanpa menjawab Aryan melangkah ke kamarnya dengan diikuti oleh Sandra.


" Kamu beli apa ?"


" Nasi kuning ... enak banget loh . Tadi aku sudah habis satu piring ," jawab Sandra sambil membuka kotaknya.


" Terus yang satu ?"


" Kue ... enak-enak loh , lempernya apalagi . Baru kali ini aku makan tapi rasanya kurang kalau makan cuman satu ," cerocos Sandra . Kemudian dia mengambil satu lemper untuk dimakan .


" Enak banget ... nggak nyangka , si anak manja bisa buat makanan seperti ini ."


" Siapa si anak manja ?" tanya Aryan penasaran.


" Eh ... rahasia dong . Kakak cobain deh nasinya."


Aryan mengambil satu sendok dan menyuapkannya kedalam mulut . Sambal gorengnya cukup gurih dan nggak keras . Kemudian mengambil telur balado nya.


" Lumayan... "


Meskipun bilang lumayan tetapi mulutnya tidak berhenti makan . Dengan cepat makanan itu habis dilahapnya.


Sandra sampai geleng-geleng kepala melihatnya.


" Lapar apa doyan ?" sindir Sandra .


" Lapar lah ... dari tadi mau makan , tapi bingung nyariin kamu . "


" Ya maaf ."


Tanpa menjawab pertanyaan Sandra , Aryan mengambil risoles dari dalam kotak dan memakannya. Setelah habis dia ambil lagi . Sampai perutnya benar-benar kenyang .


" Sekarang... kamu balik kamar deh . Istirahat sebentar . Nanti malam kita balik ke Jakarta."


" No ... Sandra masih mau jalan-jalan," tolak Sandra.


" Mau jalan-jalan dimana ?"


" Ya disini lah ... kan disini banyak destinasi wisata yang menarik ."


" Memangnya kamu tahu tempatnya?"


" Itu ma gampang. "


" Kamu nggak takut tersesat?"


" Sandra kan bukan lagi anak TK kak."


" Terserah deh ... lebih baik kamu balik kamar dulu . Kakak mau mandi dulu ."

__ADS_1


" Ya deh ."


Sandra keluar dari kamar dan menuju kamarnya sendiri . Sedangkan Aryan memasuki kamar mandi .


__ADS_2