Mengejar Cinta Mantan Istri

Mengejar Cinta Mantan Istri
Pernikahan


__ADS_3

Seminggu setelah lamaran , keluarga Aryan datang ke kota malang . Mereka secara resmi melamar Gebi untuk menjadi pendamping Aryan.


Acara lamaran berlangsung khidmat. Semua berjalan dengan lancar sesuai yang diharapkan.


Pernikahan mereka akan diadakan dua bulan lagi . Sampai kondisi Gebi benar-benar pulih .


Gebi sudah mengetahui akan asal usulnya. Aryan menceritakan semua yang ia ketahui dari Agung.


Awalnya Gebi shock . Dia merasa sangat menyesal telah membuat malu keluarga yang selama ini menerimanya .


Bersama dengan Aryan, Gebi mengunjungi keluarga yang selama ini merawatnya. Isak tangis mewarnai pertemuan itu .


Tidak ada yang lebih membahagiakan baginya saat pintu maaf keluar dari mulut sang ayah dan ibunya . Setelah itu dia menceritakan kejadian yang sebenarnya terjadi .


Ada hikmah dibalik sebuah peristiwa. Ada kebahagiaan yang tersembunyi dibalik kesusahan yang terus mendera .


Sambil menunggu pernikahan , Aryan senantiasa mendampingi Gebi untuk melakukan tetapi . Perlahan namun pasti Gebi akhirnya mampu berjalan dengan kakinya sendiri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hari ini merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh Aryan maupun Gebi . Keduanya akan melakukan akad nikah di hotel milik Aryan. Malamnya akan diteruskan dengan acara resepsi .


Keluarga Gebi turut hadir di acara tersebut. Mereka datang sehari sebelum hari H.


Gebi sudah siap dengan kebaya putih yang membalut tubuhnya. Namun ada yang lain dengannya. Dihari yang bersejarah ini , Gebi memantapkan diri untuk berhijab.

__ADS_1


Gebi ingin berhijrah. Dia ingin memulai kehidupan barunya dengan jiwa yang baru .


Ceklek!


" Subhanalloh... cantiknya calon mantu mama ," pekik Laila begitu pintu pintu kamar terbuka .


Laila datang bersama ibu Gebi . Keduanya akan menemani Gebi sebelum membawanya bertemu dengan Aryan .


" Ibu ... mama ..."


" Kamu sangat cantik sayang ," puji ibu Gebi sambil mencium kening Gebi .


" Mama sama ibu juga cantik ."


" Apa putri ibu bahagia?"


" Sama-sama sayang . Mari kita lupakan hal-hal yang telah berlalu . Kita buka lembaran yang baru ."


" Terimakasih."


" Dengar sepertinya akadnya telah selesai ."


" Alhamdulillah," ucap mereka bertiga .


__ADS_1


Gebi di bawah ke tempat diselenggarakannya akad . Gebi berada ditengah-tengah kedua wanita paruh baya yang berarti dalam hidupnya.


Kedatangan Gebi membuat sebagian besar tamu merasa terpana akan kecantikan dang pengantin . Begitupun dengan pengantin pria yang sedari tadi menunggu.


Aryan tidak sadar jika Gebi telah duduk disampingnya. Membuat saudaranya tidak berhenti menggoda .


" Assalamualaikum istriku..." ucap Aryan setelah mencium kening Aryan .


" Wa alaikum salam warahmatulloh suamiku.."


Wajah keduanya nampak berseri-seri. Terlihat sekali kebahagiaan yang menyelimuti mereka .


Bukan hanya sepasang pengantin itu saja yang bahagia . Namun Kedua keluarga juga turut merasakan kebahagiaan itu .


Resepsi diadakan malam harinya . Banyak undangan yang hadir di acara tersebut. Diantara ratusan orang yang hadir , ada satu orang yang hadir dengan kesedihan.


" Selamat sweety... semoga pernikahan kalian diberkati oleh Tuhan . Di limpahi dengan kebahagiaan dan cepat diberi momongan," ucap Brayen dengan tulus . Namun sangat jelas sekali jika pemuda itu sedang bersedih .


" Terimakasih Bray ... aku juga berharap kamu segera menyusul . Mendapatkan kebahagiaan seperti yang telah aku dapatkan," ucap Gebi menimpali .


Setelah itu Brayen beralih pada Aryan . Dia merangkul Aryan dengan persahabatan.


" Selamat bro ... semoga kamu bisa membahagiakanmu wanita yang kini me jadi istrimu . Jangan sampai kejadian yang dulu kembali terjadi padanya ."


" Terimakasih nasehatnya... insyaalloh saya tidak akan pernah mengulangi hal yang sama untuk dua kali ."

__ADS_1


" Syukurlah kalau begitu .'


__ADS_2