
Aryan yang sedang meeting langsung panik saat mendapatkan kabar kalau Gebi pingsan . Dia pun meninggalkan ruang meeting setelah tuan Arjun menggantikannya.
Setibanya dirumah , ternyata Gebi sedang diperiksa oleh dokter yang dipanggil oleh Laila .
" Sayang ..."
Aryan berhambur memeluk Gebi tanpa memperdulikan jika masih ada orang lain di ruangan itu .
" Mas kok sudah pulang ?" tanya Gebi dengan lirih .
" Bagaimana kondisi istri saya dok ?' tanya Aryan tanpa menjawab pertanyaan Gebi .
" Selamat tuan ... Sepertinya istri anda sedang mengandung . Namun untuk lebih jelasnya, anda bisa memeriksa langsung ke dokter kandungan . Sebab ini bukan spesialis saya . Anda juga bisa membeli tes kehamilan untuk mengetahuinya."
" Benarkah?" tanya Aryan dengan mata berbinar.
" Seperti yang sudah saya katakan tadi , anda bisa mengetesnya dengan tes kehamilan."
" Baiklah Dok ... Terimakasih."
" Sama-sama tuan , kalau begitu saya mohon undur diri dulu ."
" Mari dok ," ajak Laila .
Saat tinggal berdua Aryan mencium Gebi bertubi-tubi.
__ADS_1
" Mas ..." rengek Gebi yang merasa risih dengan serangan mendadak Aryan .
" Mas senang banget sayang ," ucap Aryan dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya .
" Tapi kita kan belum memeriksanya."
Bukannya tidak senang namun gebi takut jika prediksi dokter tadi salah . Apalagi pernikahan mereka masih belum terlalu lama .
" Kalau begitu sekarang juga kita kerumah sakit ," ajak Aryan dengan semangat .
Sekarang disinilah mereka . Gebi berbaring diatas ranjang untuk menjalani pemeriksaan.
" Lihat tuan....ada dia kantong yang ada di rahim ibu Gebi ," tunjuk dokter pada monitor di depannya.
" Kok ada dua ya dok ?"tanya Aryan bingung . Dia fokus melihat ke monitor.
" Benarkah dok ?"
" Benar tuan ."
" Alhamdulillah... Kita mendapatkan dua malaikat kecil sayang ," ucap Aryan sambil mencium kening Gebi . Tak terasa air matanya menetes .
Gebi tidak bisa berkata-kata. Dia masih tidak menyangka bisa mendapatkan kebahagiaan bertubi-tubi didalam hidupnya .
Tidak henti-hentinya ia bersyukur. Kebahagiaan yang dulu terasa mustahil ternyata menghampirinya bertubi-tubi.
__ADS_1
Tidak hanya Aryan dan Gebi yang merasa senang . Namun kedua keluarga besarnya pun ikut merasakan kebahagiaan itu .
Sebagai rasa syukur, Aryan dan Gebi memberikan santunan kepada para anak yatin yang berada di panti asuhan yang dekat dengan tempat tinggalnya.
Selama kehamilan Aryan jadi lebih over protektif pada Gebi . Namun dia selalu siap siaga sebagi seorang suami .
Aryan berusaha untuk menuruti semua keinginan Gebi . Gebi pun semakin manja padanya . Tak hanya satu dua kali dia mengikuti Aryan ke kantor . Namun disitulah kebahagiaannya. Hubungan mereka jadi semakin dekat dari hari ke hari .
Akhirnya setelah sembilan bulan menunggu dengan perjuangan . Gebi berhasil melahirkan buah cinta mereka .
Sepasang putra dan putri lahir sebagai pelengkap kebahagiaan mereka . Bukan hanya itu dengan kehadiran si kembar, tali yang mengikat hubungan keduanya semakin erat .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Terimakasih sudah membaca cerita ini hingga selesai. Maaf jika ceritanya tidak sesuai dengan ekspektasi teman-teman semua .
Saya akui cerita ini masih jauh dari kata sempurna . Masih banyak kekurangan-kekurangan didalamnya.
Kritik dan saran dari teman-teman semua sangat membantu untuk cerita - cerita selanjutnya. Teman-teman bisa menuangkannya dalam kolom komentar .
Jangan lupa untuk like , vote, subscribe, dan hadiahnya . Karena itu bisa menambahkan semangat dalam berkarya .
Sekali lagi ... terimakasih atas semua dukungan yang telah teman-teman berikan .
Doakan rejeki saya bertambah agar bisa berbagi dengan teman-teman semua . Khususnya bagi pembaca yang yang memberi dukungan tertinggi.
__ADS_1
Semoga teman-teman sehat selalu dan mendapat Rizki yang berlimpah, terimakasih 🙏🙏🙏😘😘😘😘😘