
Setelah selesai sarapan , Aryan berpamitan untuk kembali ke hotel .
" Mas berangkat dulu . Kalau ada apa-apa jangan sungkan untuk menghubungi nomer mas," ucap Aryan dengan lembut .
" Iya ."
Aryan memandang Gebi sendu . Tetapi hanya sebentar . Kemudian dia langsung membalikkan badannya dan pergi dari tempat itu .
Aryan memang sudah memutuskan untuk mengejar cinta mantan istrinya. Tetapi dia juga tidak akan gegabah untuk meminta kepastian . Perlahan dia ingin kehadirannya selalu dinanti oleh Gebi .
Setiap hari Aryan mendatangi Gebi . Setiap pagi sebelum mulai kerja dan selesai bekerja pun dia kembali mendatanginya.
Awalnya Gebi merasa risih . Namun selanjutnya mulai terbiasa . Kini sudah hampir sebulan Aryan melakukannya hal itu dengan rutin .
Gebi yang terbiasa dengan kehadiran Aryan , tentu merasa resah saat Aryan tidak kunjung datang seperti biasa .
Hari ini merupakan hari kedua Aryan tidak mendatanginya. Dia selalu menoleh ke arah pintu masuk ruko . Berharap jika Aryan datang .
Gebi bukanya tidak memiliki nomer Aryan . Tetapi rasa gengsi dan juga malu , membuatnya tidak menghubungi nomer Aryan .
" Mbak ngapain dari tadi noleh ke pintu melulu ?" tanya Arini penasaran.
" Cuman lihat pelanggan yang datang , nggak penting kok ."
" Oh ... kirain nungguin pak Aryan . Tumben pak Aryan tidak kesini . Apa mbak tahu pak Aryan kemana ?" goda Arini . Dia tahu jika Gebi masih mencintai Aryan.
" Mana aku tahu . kan aku bukan siapa-siapanya."
" Siapa bilang ... mbak kan mantan istrinya."
deg!
" Maaf ya mbak aku nggak bermaksud _"
" Santai saja . Aku kan memang mantan istrinya."
" ..."
__ADS_1
Orang yang menjadi pembicaraan sedang ada di jakarta. Selain mengunjungi keluarganya, Aryan juga memilki misi penting . Bertemu dengan orang tua dari Gebi .
Setelah mencari informasi dari beberapa sumberdaya , akhirnya Aryan dapat mengetahui tempat tinggal mereka. Rumah yang dulu ternyata sudah dijual .
" Mau apa kamu datang kesini ?" tanya ayah Gebi dengan tegas . Tidak ada keramahan sama sekali di wajahnya.
" Saya kesini mau meminta doa restu pada anda ," jawab Aryan tak kalah tegas .
" Doa restu ?"
" Iya om ."
" Buat apa kamu meminta restuku . Apa kamu ingin meminang putriku untuk kau jadikan istri kedua ?" sindir ayah Gebi .
Ayah Gebi bernama Agung . Ada hal yang membuat agung dan keluarganya pindah rumah . Rumah yang dulu mereka tempati di pinta oleh adik Angga yang selama ini tinggal di luar negri .
Sebelumnya adik Angga dan keluarganya tinggal diluar negeri. Tetapi setelah usahanya bangkrut dan semua asetnya di rampas oleh pihak bank mereka memutuskan untuk kembali ke tanah air .
Kebetulan rumah yang agung tempati selama ini bersertifikat adiknya , mau tidak mau agung dan keluarganya pindah dari rumah itu .
Setelah itu mereka memulai semuanya dari awal . Berkat tabungan yang selama ini mereka simpan , akhirnya mereka membuka usaha di bidang furniture.
Untuk menemukan agung dan keluarganya, Aryan harus meminta bantuan dari detektif swasta . Meskipun masih sama-sama tinggal di Jakarta namun berada di wilayah yang berbeda.
" Ha ... maksud om ?" tanya Aryan yang tidak begitu faham dengan ucapan mantan mertuanya.
" Bukankah kamu sudah menikah. Untuk apa meminta restu lagi , Kecuali kamu ingin meminang putri bungsu ku ."
" Gila ..."
" kamu yang gila !"
" Maaf om .... saya tahu om tidak pernah merestui pernikahan kami . Untuk itulah saya meminta kerendahan hati om untuk menikahkan kami lagi ."
" Buat apa meminta restuku . Tidak ada gunanya juga . Kami sudah tidak memiliki hubungan apapun . Jadi terserah dia melakukan apa ."
" Bukankah anda ayah kandungnya?"
__ADS_1
" Ha ha ha sepertinya ada kesalahpahaman disini . Kamu harus tahu orang tua tidak akan pernah memutuskan hubungannya dengan seorang anak meskipun anak itu membuat malu keluarganya."
" Tapi _"
" Jangan memutus perkataan ku !" ucap agung dengan tegas .
" Maaf ."
" Kamu tahu .... Gebi bukanlah putri kandungku . Dia hanya anak haram dari mantan kekasihku. "
deg !
Aryan kaget mendengarnya. Matanya sampai melotot. Tetapi dia hanya diam menunggu agung selesai bercerita .
" Kamu tahu ... kehadiran Gebi hampir membuat rumah tanggaku hancur . Sebab setelah Gebi lahir ibunya langsung meninggal. Ayahnya meninggal terlebih dahulu . karena keduanya mengalami kecelakaan."
" ..."
" Gebi dititipkan padaku agar aku mau merawatnya. Tidak ada keluarga lain yang bisa dititipi. Aku berusaha memberikan kasih sayang yang sama dengan anak-anak ku . Tetapi apa balasannya?"
deg !
" Aku tidak ingin harta ataupun kedudukan. Aku hanya ingin putri yang aku didik dan aku rawat tumbuh menjadi pribadi yang baik . Jangan sampai mengikuti jejak kedua orangtuanya. "
" ..."
" Mungkin benar ucapan orang buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Bukan hanya selalu membuat onar tetapi dia juga membuat malu keluargaku . Kesabaran ada batasnya. Dan aku sudah tidak sanggup lagi untuk menerimanya di keluarga ku ."
" ..."
" Sekarang terserah apa yang ingin kamu lakukan . Aku hanya berharap kamu bisa merubahnya dengan lebih baik ."
Tanpa menunggu tanggapan dari Aryan , agung langsung masuk kedalam kamarnya . Hatinya remuk setiap mengingat Gebi .
Sedangkan Aryan yang ditinggal di ruang tamu diam terpaku . Sebelum akhirnya ia keluar dari rumah itu .
Meskipun tidak mendapatkan hasil yang memuaskan , namun Aryan kini tahu apa yang mesti ia lakukan . Tetapi sebelum itu , dia juga akan berbicara terlebih dahulu pada kedua orang tuanya.
__ADS_1