Mengejar Cinta Mantan Istri

Mengejar Cinta Mantan Istri
Bab 77


__ADS_3

Tapi ada satu hal yang Irlan tidak tau,kalau karena perbuatannya malam itu yang berkali-kali dan tanpa pengaman. Membuat satu nyawa hidup dirahim Nia,tapi sayang saat nyawa itu lahir ke dunia hanya bertahan tiga hari saja.


"Sori,aku janji gak akan bahas lagi."


"Aku mau pulang"


Irlan menghela nafasnya. Karena Nia masih saja ketus. Padahal ia ingin sekali mendengar Nia memanggilnya seperti dulu dan melihat senyumnya lagi.


Irlan mengalah dan ia pun mengantarkan Nia pulang.


🍀🍀🍀🍀🍀


Mobil pun berhenti tepat didepan rumah Nia.


"Aku anter sampe sini aja yah. Nanti satpam rumah kamu ngadu lagi papa Niko. Aku masih malu banget ketemu papa Niko."


"Cih..aku juga gak mau dianter sampe dalem kok."


Sumpah demi apapun Nia,benarkah yang keluar dari mulut mu sama dengan yang ada dalam hati mu?


Irlan mencubit gemas pipi Nia.


"Iya..iya.." kekehan kecil juga keluar dari mulut Irlan.


"Bisa pinjem hp kamu?"


Nia mengernyitkan keningnya.


"Untuk?"


"Aku mau telpon manajer kafe,ada yang ketinggalan."


"Pake hp kamu aja kalau gitu."


"Justru hp aku yang ketinggalan."


Nia mengalah,ia mengambil hp nya dari dalam tas dan memberikannya pada Irlan.


"Nih." Menyodorkan hp nya.


"Password nya?"


"Tanggal ulang tahun aku." dia ingin mengetes Irlan.


Irlan pun memencet angka ulang tahun Nia. Dan berhasil.


Nia menganga tidak percaya kalau ternyata Irlan tau ulang tahunnya.


Padahal dulu selama pernikahan mereka,Irlan tak pernah menanyakan kapan tanggal ulang tahunnya. Jangankan tanggal ulang tahun Nia,tanggal pernikahan mereka saja pasti Irlan tidak tahu.


Irlan menoleh ke arah Nia.


"Kenapa?" Heran dengan ekspresi Nia.


"Kok kamu tau tanggal lahir aku?"


"Jangan kan tanggal lahir kamu,tanggal nikah kita,tanggal cerai kita,dan udah berapa lama kita cerai aja aku inget semua."


"Cih,kurang kerjaan kamu yah ngitungin udah berapa lama kita cerai."


"Emang..semenjak kamu menghilang kerjaan aku cuma ngitungin hari-hari."


"Gak mutu banget. Udah belum pake hp nya,aku mau turun nih."


"Sabar sayang."


Irlan pun memencet angka-angka di hp Nia dan melakukan panggilan. Ternyata Irlan melakukan panggilan ke hp nya sendiri.

__ADS_1


Untung hp Irlan sudah di silent,jadi Nia tidak tahu akal bulus Irlan.


Irlan menulis namanya di hp Nia dengan sebutan "Kesayangan Ku". Melihat ada nama Alex di daftar panggilan tak terjawab,Irlan langsung memblokir no Alex.


Hati Irlan tersenyum devil. Demi mendapatkan Nia lagi,dia ingin menjauhkan semua laki-laki yang mendekati Nia.


"Gak diangkat-angkat. Udah lah,nanti aku balik kesana aja." Sambil menyodorkan hp ke pemiliknya.


Nia memasukkan hp nya kembali ke dalam tas. Kemudian keluar dari dalam mobil tanpa permisi.


"Nia..hei.."


Braaak..


Pintu mobil tertutup sedikit kencang.


Begitu keluar dari mobil,Nia langsung berlari masuk ke dalam rumahnya.


Sedangkan Irlan masih terus memperhatikan Nia sampai tubuh itu menghilang dibalik pintu gerbang.


🍀🍀🍀🍀🍀


Irlan melajukan mobilnya setelah Nia sudah tak terlihat lagi. Dia tidak pulang ke apartemennya,entah kenapa hatinya ingin sekali pulang ke rumah orangtuanya.


Mobil Irlan sudah terparkir di garasi rumah orangtuanya.


Dia melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah.


Rumah nampak sepi.


"Mami sama papi kemana?" Gumam Irlan.


Dia menjelajahi setiap ruangan rumah,tapi tak menemukan mami dan papinya.


"Mbak..Mbak Nanik..Mbak Ayu..." teriak Irlan memanggil asisten rumah tangga.


"Iya den Irlan."


"Mami sama papi kemana,kok rumah sepi?"


"Oh..ibu sama bapak pergi ke Singapore den."


"Loh kapan? Orang kemaren papi masih ke kantor kok."


"Kemaren malem den."


Irlan mengangguk,pantas saja papinya hanya masuk setengah hari dan kembali menitipkan kerjaan padanya.


"Ngapain mereka ke sana Mbak?"


"Mau refreshing katanya."


Mbak Nanik terpaksa berbohong,karena sebenarnya mami Nita dan papi Tian ke Singapore untuk berobat.


Tapi mami Nita berpesan kepada semua orang yang bekerja dirumah itu untuk tidak memberitahu kepada Irna dan Irlan tentang kebenarannya.


"Bukannya mami lagi sakit,kok udah jalan-jalan aja."


"Mungkin sakitnya ibu cuma bisa sembuh kalau jalan-jalan den." Kekehan kecil keluar dari bibir Mbak Nanik.


Irlan manggut-manggut,betul juga yang dikatakan mbak Nanik,obat paling ampuh untuk perempuan kalau sedang sakit yah kalau gak diajak jalan-jalan,yah diajak shopping. Pasti seketika penyakit itu menghilang.


Irlan meneruskan langkah kakinya menapaki anak tangga menuju kamarnya.


Dia begitu rindu dengan kamarnya.


Begitu sampai dikamar,Irlan langsung masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan dirinya.

__ADS_1


Selesai membersihkan diri,dan sudah memakai kaos oblong dan celana jogger,Irlan mengambil hp nya yang tadi ia taruh di.atas nakas.


Ia mencari no Nia yang dia beri nama "Kebahagiaan Ku". Setan apa yang sudah merasuki Irlan sampai-sampai ia sangat lebay seperti ini.


Ia mulai mengetik kata-kata untuk ia kirimkan pada Nia.


Irlan : udah tidur?


Satu menit,lima menit,sepuluh menit Irlan menunggu tapi tak kunjung Nia membalas pesannya.


Karena tidak sabar untuk menunggu lebih lama,Irlan pun melakukan panggilan ke no Nia.


Ternyata no Nia sedang dalam panggilan lain. Pikiran Irlan langsung memikirkan yang tidak-tidak.


"Jangan-jangan Nia sadar kalau no si Belek gue blokir,terus Nia buka blokirannya. Terus mereka sekarang lagi telpon-telponan. Aaarrrrgh!!!!"


Irlan mengguyar rambutnya frustasi. Berjalan mondar-mandir seperti setrikaan hanya karena takut Nia sedang telponan dengan Alex.


Padahal di kamarnya Nia sekarang sedang melakukan panggilan dengan mama papanya.


Setelah cukup lama Nia menelpon orangtuanya yang sedang liburan ke Singapore,Nia mengakhiri panggilan itu.


Di lihatnya notifikasi pesan dari 'Kesayangan Ku'.


"Kesayangan Ku?? Siapa? Perasaan gue gak pernah nulis nama kontak begini."


Karena penasaran Nia membuka pesan itu.


Kesayangan Ku : udah tidur?


"Siapa sih?" Nia makin penasaran. Dia pun membalas pesan dari si Kesayangan Ku itu.


Nia : Siapa?


Tak butuh waktu lama pesan balasan pun muncul.


Kesayangan Ku : baru tadi aku anter pulang,kok udah lupa aja sih?


Nia membelalakan matanya.


"Kak Irlan?" Lirih Nia.


Nia : Rese. Ngapain nulis nama kontak kamu di hp aku kayak gini.


Kesayangan Ku : kayak gimana?


Sepertinya Irlan sedang memancing agar Nia menyebutkan kata Kesayangan Ku.


Nia : Kesayangan Ku. Jijik banget tau gak!!


Kesayangan Ku : masa sih? Kalau gak suka kenapa gak diganti aja langsung?


Nia : habis ini juga mau aku ganti.


Kesayangan Ku. : hahahaha. Coba aja kalau bisa.


Nia : kamu pikir aku gak berani?


Kesayangan Ku : aku gak bilang kamu berani apa gak,aku bilang coba aja kalau bisa. Karena aku yakin kalau kamu gak akan pernah bisa mengganti nama itu dengan nama lain.


Nia : ke PEDE an kamu!! Udah akh,aku ngantuk mau tidur.


Kesayangan Ku : Ya udah,tidur yang nyenyak yah sayang,jangan lupa mimpiin aku.😘😘😘


Nia tak membalas lagi pesan dari Irlan.


"Ngeselin" kata Nia sambil melempar hp nya di tempat tidur.

__ADS_1


Nia mengambil kembali hp nya,dia melihat lagi nama kontak Irlan. Benar kata Irlan,sepertinya Nia tidak bisa mengganti nama kontak itu dengan nama yang lain. Apa jangan-jangan hati Nia juga tidak bisa mengganti nama Irlan dengan nama yang lain???


__ADS_2