Mengejar Cinta Mantan Istri

Mengejar Cinta Mantan Istri
Bab 58


__ADS_3

"Soal sidang loe,gue udah bilang waktu itu sama loe tapi loe mungkin lupa. Sori gue gak bisa bantu loe batalin gugatan loe,kalau loe berani dua minggu lagi loe dateng ke persidangan,ajukan banding sendiri. Dan gue mundur jadi pengacara loe. Loe cari pengacara yang bisa ngebungkam mertua loe supaya gak nunjukin bukti perselingkuhan loe." Lanjut Haris lagi.


"Aaaaaarrrrrgggghhhh....!!!" Teriak frustasi Irlan.


"Gak ada gunanya berjuang sekarang Lan,harusnya sebelum loe gugat cerai loe pikirin dulu. Sekarang udah kayak gini yang ada cuma penyesalan." Haris menenangkan Irlan.


"Gue harus gimana lagi Ris,cara apa yang harus gue lakukan untuk bersatu lagi sama Nia?" Sepertinya emosi Irlan pada Haris sudah mulai stabil.


"Mungkin perceraian ini yang terbaik buat loe dan Nia.." kata Haris.


Irlan mendongakkan wajah menatap Haris. Tidak terima dengan perkataan Haris.


"Terus mau loe gimana?" Haris melotot ke arah Irlan.


Irlan tak.menjawab,dia malah keluar dari apartemen Haris dan meninggalkannya.


"Dasar gak ada akhlak,udah kayak abege labil. Kemaren kekeh minta cere sekarang ngotot mau balikan." Gerutu Haris sambil menutup pintu apartemennya selepas Irlan pergi.


Irlan melajukan mobilnya,kini tujuannya apartemen Yordan.


Irlan tau Yordan pernah kencan bersama Ica sahabat Nia,pasti Yordan tau dimana rumah Ica. Begitulah pikir Irlan.


Irlan memencet kode apartemen Yordan.


Ceklek.


Pintu terbuka.


Irlan langsung masuk ke dalam kamar Yordan yang memang tidak di kunci.


Dilihatnya Yordan masih tertidur,Irlan pun me narik.selimut Yordan dan...


"Shiit!!!" Irlan kaget karena mendapati Yordan tanpa busana.


Ia pun kembali melempar selimut ke tubuh Yordan.


"Dan...wooiii bangun!!!" Irlan menggoyang-goyang kan tubuh Yordan.


Yordan menggeliat.


"Apaan sih Ser,kalau mau balik balik aja sana!!!" Dipikir Yordan yang menggoyang-goyangkan tubuhnya adalah Serli partner sex nya.

__ADS_1


"Njiir lah..!!" Umpat Irlan.


Irlan tersenyum licik,ide jahil.langsung muncul seketika di kepalanya.


Dia meraba-raba dada bidang Yordan yang ditumbuhi bulu-bulu halus.


Mulai dari dada turun ke perut dan kini paha Yordan yang menjadi sasaran rabaan Irlan.


"Aaakkhh...Ser...Loe minta lagi??" Yordan menangkap tangan Irlan yang hampir mengenai senjatanya.


Irlan sebenarnya sudah sangat geli dan jijik dengan aksinya sendiri.


Yordan pun membuka matanya.


"Bangsaaaat loe!!!" Yordan menghempaskan tangan Irlan ketika melihat bukan Serli si partner sex yang meraba-rabanya.


Irlan pun tertawa penuh kemenangan.


Tak memperdulikan Irlan yang sedang tertawa,Yordan turun dari ranjangnya dalam keadaan tanpa busana ke arah kamar mandi.


"Mau kemana loe?" Tanya Irlan melihat Yordan beranjak dari ranjangnya.


"Mau ngo*cok mau ikut loe..?!" Yordan menjawab malas pertanyaan Irlan.


Yordan tak menghiraukan.kata-kata Irlan,dia tetap melangkahkan kakinya ke kamar mandi di dalam.kamarnya.


Setengah jam.Irlan menunggu akhirnya Yordan keluar juga dari dalam kamar mandi.


"Kayak anak perawan aja loe,lama banget di kamar mandi."


"Suka-suka gue lah,kan loe yang mau nunggu gue..!!"


"Loe pernah kencan kan sama Ica?" Todong Irlan.


Yordan langsung memutar tubuhnya menghadap ke arah Irlan.


"Udah jadi admin lambe nyinyir loe sekarang??" Yordan malah balik bertanya.


"Alah gak usah ngelak loe,gue tau loe pernah ngajak dia nonton.." Irlan memaksa Yordan untuk mengaku.


"Ralat..bukan gue yang ngajak nonton tapi dia yang ngajak nonton. Lagian kenapa sih loe tanya-tanya." Yordan mulai penasaran dengan.sahabatnya yang satu ini.

__ADS_1


"Jadi loe tau dong dimana rumah si Ica itu?"


Yordan menggeleng.


"Emangnya loe gak nganterin dia pulang waktu habis nonton?" Tanya Irlan heran.


"Gak..dia pulang sendiri naik taksi. Katanya ada keadaan darurat. Itu aja harusnya kita masih mau makan,tapi dia langsung ngibrit pas baca pesan." Yordan menjelaskan.


Irlan membuang nafasnya kasar.


Melihat Irlan yang putus asa membuat Yordan semakin penasaran. Hantu kepo kembali merasukinya.


"Loe kenapa sih?"


"Gue bingung harus nyari Nia kemana. Kemaren gue tungguin dia dirumah papa Niko,tapi dia gak nongol-nongol. Gue yakin Nia gak ada di rumah itu. Makanya gue tanya sama loe,manatau loe tau rumahnya Ica. Gue mau nyari.Nia disana." Jawab Irlan sambil berbaring di atas ranjang yang hampir setiap malam Yordan pakai untuk memuaskan nafsunya dengan para partner sex nya.


Yordan mengangguk paham. Sekarang dia mengerti kalau sahabatnya ini sedang galau mencari istrinya.


"Loe masih kekeh mau batalin gugatan?" Tanya Yordan.


Irlan mengangguk.


"Tapi Nia masih kekeh mau nerusin gugatan. Makanya gue mau nyari dia,gue mau minta kesempatan kedua."


"Loe sadar gak,kalau dia kekeh mau cere dari loe itu berarti dia udah nyerah atau dia udah gak punya perasaan apa-apa lagi ke loe. Terus loe mau maksa dia untuk bersama loe tapi hati dia udah jatuh kepada cowok lain. Loe egois itu namanya. Dia aja bisa ikhlas ngelepas loe biar bersama Melda. Masa loe loe gak bisa ikhlas ngelepas dia sama laki-laki yang dia.cintai."


Irlan mencerna kata-kata Yordan. Dia kembali mengingat hari terakhir ia bertemu Nia di coffee shop. Ada laki-laki yang tiba-tiba muncul dan memanggil Nia dengan.panggilan sayang.


Dan terlihat di wajah Nia kalau Nia sangat khawatir pada laki-laki itu saat Irlan memberi bogeman pada laki-laki itu.


Irlan kembali mengingat wajah laki-laki itu. Yah laki-laki itu adalah laki-laki yang sama yang menggandeng Nia di acara reuni yang diadakan di kafe Irlan.


Irlan mengeraskan rahangnya,tak terima Nia mencintai laki-laki lain.


"Loe kenapa?" Tanya Yordan melihat ekspresi kemarahan dari Irlan.


"Laki-laki itu kayaknya mantannya Nia waktu SMP.."


Yordan membelalakan matanya,padahal tadi dirinya hanya asal bicara. Ternyata memang benar ada laki-laki lain yang mendekati Nia dan sudah membuat Nia melupakan Irlan.


"Makanya punya bini itu dijaga selagi ada, karena bini loe itu cantik dimata cowok lain,apalagi di mata para mantannya.."

__ADS_1


"Gue gak terima. Gue akan tetap ngejar dia. Gue akan tetap buat dia balik sama gue." Ujar Irlan.


"Berarti loe bukan cinta sama dia,itu cuma obsesi loe doank. Kalau loe emang cinta sama dia,loe harusnya biarin dia bahagia dong dengan caranya. Kalau emang kalian jodoh pasti kalian akan dipertemukan lagi. Yah mungkin gak sekarang. Mungkin akan lebih baik kalian berpisah dulu,biar kalian sama-sama introspeksi diri dulu. Dan kalau emang jodoh kalian akan dipertemukan dalam.keadaan saling mencintai dan menghargai." Yordan memberi wejangan panjang lebar kepada sahabatnya.


__ADS_2