Mengejar Cinta Mantan Istri

Mengejar Cinta Mantan Istri
Bab 97


__ADS_3

Melihat Alex yang berdiri didepan pintu,Nia ikut berdiri dari kursinya.


"Kak Alex.." kata Nia kaget.


"Biasa aja dong ekspresinya,ngeliat orang ganteng gini kok kayak ngeliat hantu sih..?!" Protes Alex pada Nia yang terkejut melihatnya.


"Kok kakak gak bilang dulu mau kesini?" Tanya Nia salah tingkah.


"Kalau bilang dulu,pasti kamu bakal bilang lagi sibuk lah,lagi ada meeting lah. Aku tau kamu lagi cari cara kan buat ngehindar dari aku.." kini Alex sudah duduk di sofa.


Nia menghampiri Alex yang duduk di sofa dan ikut duduk di sofa didepan Alex.


"Bukan gitu maksud aku kak,tapi..."


"Udah lah,gak usah di bahas lagi. To the point aja,aku kesini mau minta jawaban kamu."


Deg..


Nia baru ingat kalau Alex sedang menunggu jawaban dari pernyataan cinta Alex.


"Mampus gue!!! Gue harus jawab apa nih,gue belum punya kata-kata buat nolak secara halus,biar dia gak sakit hati." Gerutu Nia dalam hati.


"Kok diem?" Tanya Alex.


"Kalau memang kamu gak bisa nerima aku,yah bilang aja. Jangan ragu-ragu,aku orang yang sportif kok." Kata Alex lagi.


"Maaf.." cicit Nia sambil menundukkan wajahnya merasa bersalah.


Nia merasa bersalah pada Alex yang selalu baik padanya,bahkan disaat Nia dalam keadaan terpuruk Alex selalu ada buat Nia. Bahkan Alex sampai rela menunggu Nia. Tapi kini Nia malah menyakiti perasaan laki-laki yang ada di hadapannya sekarang.


Alex menghela nafasnya berusaha menahan emosinya. Tapi hatinya tersenyum licik.


"Gue gak akan semudah itu nyerah Nia..Gue akan nyingkirin dia.." kata Alex dalam hati.


"Gak usah minta maaf,loe gak salah. Namanya hati gak akan bisa dipaksain,sekalipun gue nunggu loe seumur hidup,kalau emang hati loe bukan buat gue,yah mau di apa. Iya gak.." kata Alex mencoba bersikap tenang dan santai.


Alex berdiri dari duduknya dan duduk disebelah Nia.


"Aku ikhlas kok,asal kamu bener-bener bahagia dengan dia. Tapi kalau dia sampe nyakitin kamu lagi,hati aku masih terbuka lebar buat kamu." Alex mengelus puncak kepala Nia.


Dia melihat jam yang ada dipergelangan tangannya.

__ADS_1


"Gimana kalau kita makan siang bareng,yah itung-itung bentuk perpisahan kita lah..mau kan?"


"Emang kakak mau kemana?" Tanya Nia,kini wajahnya sudah menatap wajah Alex.


"Bukan perpisahan sama gue Nia,tapi sama mantan suami loe itu!!" Kata Alex dalam hatinya.


"Gak kemana-mana. Kan gak mungkin aku deketin kamu lagi,nanti di bilang aku pho lagi. Jadi selama kamu sama dia,aku akan mundur."


"Jadi maksud kakak kita gak bisa temenan lagi gitu?"


"Lebih baik gitu,karena gak ada pertemanan yang tulus antara laki-laki dan perempuan. Kalau aku terus berteman sama kamu,yang ada aku akan semakin sakit hati harus melihat kamu sama dia. Jadi lebih baik kita jaga jarak."


Nia pun mengangguk lemah.


"Kalau mau kakak begitu,aku cuma bisa bilang maaf dan terimakasih. Terimakasih untuk semua yang udah kakak buat ke aku selama ini. Dan maaf karena gak bisa ngebalas perasaan kakak ke aku."


"Udah lah gak usah di bahas lagi. Kalau memang kamu mau minta maaf,mending kamu traktir aku makan siang. Tapi aku maunya makan di tempat yang mahal yah.."


Nia pun mengangguk.


"Oke." Nia pun berdiri dari duduknya,dan berjalan ke arah meja kerjanya dan mengambil tasnya.


"Ayo kak." Ajak Nia.


๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€


Flashback On


Alex dan Clara kembali melakukan pergumulan panas itu lagi dan lagi hingga subuh. Membuat tubuh keduanya kelelahan. Entah kenapa Alex sangat bernafsu malam itu,padahal biasanya Alex hanya melakukan dua atau tiga kali paling banyak. Tapi malam itu,Alex sangat ingin berlama-lama menikmati tubuh Clara bahkan tak ada rasa bosan dan lelah. Alex berhenti ketika melihat Clara yang sudah hampir pingsan meladeni Alex.


Mereka pun tertidur disaat waktu sudah menunjukkan pukul lima subuh.


Baru dua jam Alex tertidur,hp Alex berbunyi. Alex mengambil hp nya dari atas nakas.


"Halo." Jawab Alex dengan suara serak dan beratnya.


"Gimana boss,apa kita udah bisa beraksi?" Tanya orang suruhan Alex disebrang telpon.


Mendengar pertanyaan orang suruhannya,membuat Alex terduduk dan berpikir sejenak kapan waktu yang pas untuk melancarkan aksinya.


"Nanti siang aja. Loe siap-siap aja di Dirgantara Group." Jawab Alex setelah menemukan waktu yang tepat untuk melancarkan aksinya.

__ADS_1


"Siap boss."


Alex pun mengakhiri panggilan tersebut. Ia melihat jam yang tertera di hp nya. Sudah jam tujuh. Ia melihat ke arah Clara yang terlihat masih tertidur pulas. Ia mendekati wajah Clara dan menyelipkan beberapa helai rambut yang menutupi wajah Clara di telinga Clara.


Cup. Alex mencium pipi kemudian kening Clara.


Lalu menurunkan kakinya ke atas lantai dan memunguti boxernya yang teronggok di lantai. Alex melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum berangkat bekerja.


Setelah Alex masuk ke dalam kamar mandi Clara langsung membuka matanya. Ia sudah bangun ketika Alex menerima telpon dari orang suruhan Alex.


"Nanti siang,Dirgantara Group? Apa sebenarnya rencana loe Lex??!!" Tanya Clara dalam hati,dia sangat penasaran dengan rencana Alex.


"Gue akan ngikutin loe. Gak akan gue biarkan loe ninggalin gue,setelah apa yang udah gue kasih ke loe selama ini. Loe gak akan bisa milikin Nia dengan cara apapun!!!" Clara mengepalkan tangannya.


Flashback Off


๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€


Clara mengikuti mobil Alex sejak dari kantor Alex. Dan sekarang mobil Alex menuju kantor Nia.


Clara memarkirkan mobilnya didepan kantor Alex,matanya tak henti-henti memperhatikan langkah Alex,bahkan sampai tubuh Alex masuk ke dalam gedung dan menghilang di dalam gedung.


Clara memilih menunggu Alex sampai keluar dari dalam gedung di depan kantor Nia,karena tidak bisa sembarangan orang masuk ke area gedung.


Saat sedang menunggu,Clara mengambil amplop dari tasnya. Ia membuka amplop itu.


Hasil USG kehamilan Clara. Clara mengusap foto yang masih berupa titik itu.


"Baby,kita berjuang bersama-sama yah untuk menggagalkan rencana jahat papa mu pada wanita lain. Papa mu hanya milik kita,milik kamu dan milik mama. Muaaah" Clara mencium foto itu kemudian menyimpannya kembali ke dalam tas nya.


Clara mengetahui kehamilannya sehari setelah Alex memintanya untuk menemui investor yang akan bekerjasama dengan perusahaan Alex.


Disitulah Clara mengetahui bahwa dirinya tengah mengandung anak Alex,dan kandungannya baru memasuki dua minggu. Sebenarnya Clara ingin memberitahu Alex tentang kehamilannya tadi malam,saat Alex menemuinya di hotel karena Clara berhasil membuat para investor menandatangani kontrak kerjasama. Tapi niatnya ia urungkan karena melihat Alex yang masih menggebu-gebu mendapatkan Nia bahkan Alex mempunyai niat jahat pada Nia.


Sekarang prioritas Clara,menyelamatkan Nia dulu dari jebakan yang akan Alex buat.


ยคยคยค Othor hadir lagi...setelah bersemedi dua hari di pulau kapuk,othor dapet pencerahan secerah Kuasa Ilahi. Dari pencerahan dan penerawangan othor,ternyata banyak banget readers yang cidaha (cinta dalam hati). Ayo dong kasih LIKE,KOMEN,VOTE dan HADIAH buat MCMI biar gak othor gantungin lagi ceritanya kayak Yordan ngegantungin si Jeki (nyesek kan???!!! hehehe).๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™ยคยคยค


LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN

__ADS_1


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


HADIAH HADIAH HADIAH HADIAH HADIAH


__ADS_2