MENGEJAR SUAMI IMPIAN

MENGEJAR SUAMI IMPIAN
Wedding Party (Part II)


__ADS_3

Dirga dan Kirania saling pandang saat mendapatkan pertanyaan dari Natasha. Tapi tak lama Kirania memutuskan pandangannya.


" Doakan saja aku bisa segera bertemu dengan jodohku, Natasha." Kirania lalu menyahuti.


" Lho, bukannya kamu sama Pak Dirga ini ...."


" Pak Dirga ini atasan saya, Natasha. Tidak lebih." tegas Kirania yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari mata Dirga.


" Oh ... aku pikir kalian ini atasan dan karyawan yang terlibat cinlok," celetuk Natasha enteng.


" Pak Dirga ini sudah berkeluarga." Kirania tetap menyangkal.


" Oh ... aku pikir, Pak Dirga ini duda. Soalnya kelihatan Pak Dirga ini posesif banget sama kamu, Kirania."


" Yank ..." Yoga memotong ucapan istrinya. " Ran, Bang Dirga. Silahkan disantap hidangannya." Yoga menunjuk ke arah meja prasmanan, agar Dirga dan Kirania segera menjauh dari istrinya itu. Karena Yoga bisa menangkap rasa tak nyaman Kirania saat mendapat pertanyaan istrinya tadi.


Suasana pesta semakin ramai, aura kebahagian terpancar dari masing-masing keluarga kedua mempelai. Begitu juga para tamu yang ikut merasa berbahagia.


" Sekali lagi kami ucapkan selamat berbahagia kepada kedua mempelai, Mas Prayoga Atmajaya dan Mbak Natasha Alexandrina, semoga menjadi keluarga samawa, langgeng terus hingga menua bersama. Kami mohon kepada Mas Yoga dan Mbak Tata bisa kemari ke arah kanan stage pelaminan, Ini permintaan dari mempelai pria yang ingin mengajak istri tercintanya untuk berdansa. Silahkan, Mas Yoga, Mbak Tata ..." seru MC yang langsung disambut tepuk tangan para tamu undangan.


" Mas, iihh ... kita mau berdansa? Kok nggak bilang-bilang, sih?! Aku malu, tauuu ..." Natasha mencebik.


Yoga hanya tersenyum menanggapi protes istrinya itu. " Ayo ..." Yoga langsung meraih tangan Natasha dan diapit di lengannya. Mereka berjalan menuju tempat yang disediakan oleh panitia.


Saat mereka sampai di tempat lantai dansa beberapa lampu sengaja diredupkan, hanya lampu sorot dari atas yang mengarah kepada posisi mereka berdiri diiringi intro lagu Finally Found Someone. Yoga mengarahkan tangan kiri Natasha di bahunya sedang tangan kiri dia sendiri merengkuh pinggang Natasha Dan tangan kanan mereka sedikit terangkat dan saling bertautan.


Finally found someone ...


That knocks me off my feet ...


Dengan posisi yang sangat intim itu Natasha menatap wajah suaminya lekat-lekat yang juga sedang memandangnya dengan senyuman manisnya membuat Natasha mengerjap.


I finally found the one ...


That makes me feel complete ...


Natasha membalas senyum suaminya, dan kemudian mengikuti arah mata suaminya yang menunjuk dua buah screen proyektor yang menyala yang menampilkan film kumpulan foto-foto Natasha dan Yoga sedari bayi, saat masih kanak-kanak, saat mereka remaja dan beranjak dewasa. Bahkan  foto ijab qobul sampai foto prewedding yang sengaja dibuat beberapa hari lalu juga ikut ditampilkan.


It started over coffee ...


We strated out as friends ...


It's funny how from simple things ...


The best things begin ...


Natasha memandang tampilan foto-foto dirinya dan suaminya itu dengan mata berkaca-kaca, rasa haru dan bahagia yang ia rasakan saat ini.


This time is different ...

__ADS_1


And it's all because of you ...


It's better than it's ever been ...


'Cause we can talk it though ...


Natasha kembali menatap Yoga yang tak pernah berhenti mengembangkan senyuman di bibirnya. Natasha kini melingkarkan kedua tangannya di leher sang suami. Kedua tangan Yoga pun merengkuh pinggang Natasha. Dengan wajah mereka yang saling berdekatan dan akhirnya kening mereka saling bersentuha. Mata mereka pun saling terpejam, seolah meresapi perasaan mereka yang semakin lama semakin dalam mencintai satu sama lain.


Oh I finally found someone ...


Someone to share my life ...


I finally found the one ...


To be with every night ...


'Cause whatever I do ...


It's just got to be you ...


My life has just begun ...


I finally found someone ...


" I love you, Natasha ..." Suara lembut Yoga terdengar di telinga Natasha. Membuat wanita itu membuka matanya kembali dan menatap sendu dengan bola mata yang memulai mengembun.


" I love you more, Mas Yoga..." kalimat itu pun lolos dari bibir Natasha. Membuat mata Yoga mengerjap, sejurus kemudian dia menyergap bibir ranum Natasha. Dia mencium dan melu*mat, yang dibalas dengan tindakan sama oleh Natasha. Seolah mereka tak menyadari kehadiran puluhan bahkan mungkin ratusan pasang mata yang memandang kemesraan mereka berdua.


It's just got to be you ...


My life has just begun ...


I finally found someone ...


Bersama dengan berakhirnya lagu milik Bryan Adams dan Barbra Streisand. Maka tepuk tangan bergemuruh di ruangan ballroom itu. Diiringi lampu yang kembali menyala terang, menyadarkan sepasang mempelai yang tadi sempat hanyut terbawa suasana.


Natasha langsung menyembunyikan wajahnya di dada Yoga karena dia malu telah menjadi tontonan umum para tamu undangan. Sedang Yoga hanya tersenyum dengan santainya.


" So sweet banget mempelai kita ini, ya. Ikutan baper jadinya" celoteh MC tadi terkekeh. " Silahkan dimohon kembali lagi ke pelaminan untuk kedua mempelai. Terima kasih juga para tamu undangan yang telah hadir malam ini. Kerabat dari keluarga besar Bapak Prasetya Atmajaya, kerabat dari keluarga besar Almarhum Bapak Muhammad Farhan. Kerabat dari kedua mempelai juga. Selamat menikmati hidangan yang telah disediakan."


***


Gavin memandang seorang pria yang sedang menatap tanpa berkedip pada sosok Natasha yang terlihat menahan malu dengan menenggelamkan wajah di dada suaminya.


" Dia sudah mendapatkan pria yang pantas untuknya, Bro." Gavin menepuk pundak Andra.


Andra berdecak sembari menepis tangan Gavin dari pundaknya.


" Aku heran kenapa kamu bisa melepas seorang wanita seperti Alexa?" tanya Gavin yang dibalas dengusan nafas kasar Andra.

__ADS_1


" Aku tidak menyangka jika dia kenal Yoga baru dua bulan ini tapi mereka terlihat saling mencintai. Hilang sudah cinta dia yang selama lima tahun ini dia kejar." Gavin terkekeh.


Andra malas meladeni sepupunya itu, dia memilih pergi meninggalkan Gavin.


Gavin menarik satu sudut bibirnya menanggapi kepergian Andra. Kemudian pandangan terlempar ke sembarang arah, ketika tiba-tiba matanya bertumpu pada sosok wanita berhijab yang mengenakan gamis berwarna pastel.


Wanita itu terlihat tertunduk, sekali waktu dia mencoba menyeka air matanya. Sepertinya wanita itu masih belum bisa menerima kenyataan jika Yoga telah bahagia dengan wanita lain. Berbeda dengan dirinya yang sudah mengikhlaskan adiknya itu berbahagia dengan pria yang dicintainya.


Entah kenapa tiba-tiba saja kakinya dengan ringan melangkahkan mendekat ke arah wanita itu berdiri.


" Kalau kamu butuh tempat untuk mencari udara segar, saya bisa tunjukkan tempatnya di mana," sindir Gavin saat dia sampai di samping wanita itu. Dia adalah Azzahra, wanita yang beberapa waktu lalu sempat membuatnya berurusan dengan keluarga wanita itu.


Azzahra yang mendapati Gavin sudah berdiri di sampingnya membuat dia tersentak.


" T-tuan ...?" sontak Azzahra menjauhkan tubuhnya dari Gavin.


" Kenapa menjauh? Takut beneran aku perkosa?'" ledek Gavin lagi membuat wajah Azzahra langsung merona mengingat kejadian kemarin, dia salah menduga terhadap pria di hadapannya itu.


" M-maaf, Tuan. Permisi ..." Azzahra hendak beranjak meninggalkan Gavin. Tapi tangan Gavin mencekal tangan Azzahra menahan agar wanita itu tidak pergi, tapi dengan cepat pula Azzahra menyingkirkan tangan Gavin di lengannya.


" Oh, Maaf ..." Gavin dengan cepat melepaskan Azzahra. Dan Azzahra pun bergegas meninggalkan Gavin sendiri yang kembali tersenyum tipis.


Sementara di pelaminan Yoga dan Natasha sedang menerima ucapan selamat dari Adelia.


" Kak selamat ya, samawa, langgeng till janah," ucap Adelia memberikan selamat.


" Adel? Kamu sama siapa kemari?" tanya Yoga.


" Tuh ..." Adelia menunjuk Fira yang memilih langsung ke meja prasmanan. " Dia nggak mau naik kemari, masih patah hati ditinggal Kak Yoga menikah." Adelia terkekeh.


" Ada-ada saja itu anak." Yoga terkekeh.


" Kak Natasha, selamat ya ..." mengulurkan tangannya memberikan selamat.


" Ah, Oh ... iya, makasih." Kikuk Natasha membalas ucapan Adelia, wanita yang menjadi rivalnya. Wanita yang menjegal langkahnya mendapatkan cinta Andra.


" Oh ya, tadi kamu ketemu Andra, Del? Tadi dia ada di sini 'kan, Yank?" tanya Yoga.


" Ah, biarkan saja, Kak." Adelia menyahuti. " Aku ke Fira dulu, Kak." Adelia buru-buru pamit karena merasa canggung berhadapan dengan Natasha.


Setelah berpamitan Adelia menuju ke tempat Fira, tapi tiba-tiba matanya mendapati seseorang yang sedang menatapnya lekat. Adelia hanya memberikan senyuman tipis kemudian berlalu.


"


*


*


Bersambug ...

__ADS_1


Happy Reading❤️


__ADS_2