MY BERONDONG

MY BERONDONG
SESUATU YANG BERKESAN.....


__ADS_3

Lyra membuka pakaiannya sendiri membuat Reyhan semakin panik.


"Lyra sadarlah aku Reyhan!" teriak Reyhan sambil mengguncang-guncang kedua bahu Lyra.


"Ssst Reyhan sayang, aku tahu itu kamu jadi tenanglah. Aku akan membuatmu menjadi orang terbahagia malam ini ahh." Desahan Lyra muncul membuat Reyhan bertambah panik.


"Seseram-seramnya kuntilanak kamu jauh lebih seram kalau seperti ini. Lyra sadarlah, apa yang terjadi padamu?" Keringat Reyhan mengucur deras menyaksikan Lyra menggeliat nakal di atas tubuhnya.


Takut akan tergoda Reyhan menarik tubuh Lyra dan mengguncang-guncang tubuh Lyra dengan keras.


"Sadarlah Lyra, sadarlah, aku mohon jangan buat aku kehilangan kendali Lyra sadarlah Lyra sadarlah!" teriak Reyhan sambil bangkit lalu mencengkram pundak Lyra dengan keras tepat di bawahnya.


"Reyhan bangunlah ah Reyhan tolong bangunlah," Lyra mencoba menyadarkan Reyhan yang mengigau tepat di atas tubuhnya.


Mendengar teriakan Lyra yang menyuruhnya bangun, Reyhan membuka matanya, alangkah terkejutnya dia setelah mendapati Lyra tepak di bawah tubuhnya.


Terpental ke lantai dengan mata melotot karena terkejut. "Ada apa ini? Ke-kenapa malah aku yang diatas?" tanya Reyhan bingung.


Mencoba bangkit perlahan. "Kamu tuh yang ada apa? Tiba-tiba menindihku. Hah aku hampir saja mati karena kehilangan nafas," jawab Lyra dengan lemah.


Sambil berjalan lalu merapikan pakaian Lyra.


"Tapi kamu tidak apa-apa kan, maafkan aku. Tidak sengaja ada mimpi aneh yang menggangguku," jelas Reyhan.


"Oh ya Tuhan apa itu mimpi horor atau kecelakaan?" tanya Lyra.


"Tidak ini lebih aneh lagi dan lebih horor sudahlah itu hanya mimpi biasa saja jangan terlalu dipikirkan," kata Reyhan sambil mengelus kepala Lyra dengan lembut.


"Lain kali baca doa dulu sebelum tidur agar terhindar dari gangguan setan, seperti tadi suaraku hampir habis karena membangunkanmu," ujar Lyra.


Ini semua karena pertanyaan bodoh Erick tadi malam, dan Lyra jadi terkena imbasnya huh memalukan sekali. Batin Reyhan.


"Baiklah sebelum kita pulang, apa kamu mau jalan keliling rumah sakit. Kemarin aku tidak sengaja lewat dari taman pemandangannya lumayan indah, aku rasa kamu akan menyukainya," ajak Reyhan sambil menyiapkan kursi roda.


"Boleh, tumben kamu terlihat sangat berinisiatif hari ini," goda Lyra sambil tersenyum.


"Tidak perlu memujiku seperti itu. Aku hanya ingin membantu seorang pasien menyegarkan pikirannya, tidak lebih," jawab Reyhan sambil membantu Lyra duduk di atas kursi roda.


"Apa kamu tahu? Aku sering mengunjungi rumah sakit yang berbeda dalam tahun ini," kata Lyra.


"Ya dan itu semua karena aku," jawab Reyhan merendah.


"Kamu terlalu geer, tapi aku ingin kamu mengirimku ke rumah sakit lagi," ujar Lyra.


"Apa maksudnya? Kamu ingin sakit lagi ya?" tanya Reyhan.


"Aku ingin melahirkan anak-anak kita nanti di rumah sakit. Tapi kalau bisa yang besar ruangannya ya, biar agak nyaman sedikit," jawab Lyra.


Dia ini tiba-tiba singgung tentang hamil apa karena efek aku menindihnya tadi ya? Aku tidak menyentuh apapun kan? Tapi kenapa perkataannya membuatku tidak fokus. Batin Reyhan.


"Kenapa wajahmu memerah kamu lapar atau bagaimana?" tanya Lyra.

__ADS_1


"Apa kamu siap punya anak? Tiba-tiba bahas ini seperti sebuah kode saja," tanya Reyhan.


"Kode ya? Tentu tidaklah suatu hari nanti kita kan menikah dan pasti punya anak yang tampan sepertimu, aku akan memeluk dan menciumnya setiap hari," jawab Lyra.


"Kamu tidak perlu melakukan hal seperti itu, lakukan itu pada suamimu saja, jauh lebih berkah," sela Reyhan.


"Hah? Darimana kamu mendapat pengetahuan seperti itu. Dengar ya Reyhan Almirza tugas seorang ibu itu mengandung, melahirkan dan menyusui anaknya jadi memeluk mencium itu juga termasuk," jelas Lyra.


Kesal mendengar penjelasan dari Lyra membuat Reyhan berhenti mendorong kursi roda.


"Kalau begitu aku tidak akan memberikan anak untukmu," jawab Reyhan.


"Baiklah aku cari pria lain saja aku yakin pasti banyak yang mau menikah denganku. Aku kan cantik, bagaimana? Kamu setuju tidak?" tanya Lyra.


Reyhan mengendus, dia mendekati Lyra.


"Apa setelah menikah para pria akan dicampakkan seperti itu setelah si wanita mendapatkan anak?" tanya Reyhan dengan polos.


Ya ampun imutnya dia terlihat garang dimana-mana tapi kepolosannya di hadapanku sangatlah murni, Reyhan kamu orang yang seperti apa? Kamu membuatku semakin menyukaimu. Batin Lyra.


Lyra mengelus wajah polos Reyhan dengan lembut.


"Kamu tahu tidak setelah anak kita lahir aku akan semakin menyukaimu. Aku tidak akan mencampakkanmu. Kita akan bermain bersama mencium dan memeluknya bersama kita akan melakukannya bersama, apa kamu setuju ?" tanya Lyra.


"Baiklah kalau begitu aku akan memberikanmu banyak anak agar kamu tidak bisa berpaling dan semakin menyukaiku, Lyra aku akan membuatmu hamil paling tidak satu tahun sekali," jawab Reyhan antusias.


Lyra menggelengkan kepalanya tidak mengerti jalan pikiran Reyhan yang menggila.


Apa dia benar-benar mengerti apa yang kujelaskan tadi, sepertinya tidak, dia membuatku hamil setahun sekali apa dia kira aku ini seekor sapi. Batin Lyra.


"Maaf Anda berbicara dengan saya?" tanya Reyhan.


"Tentu saja jangan bicara terlalu formal aku masih berumur 28 tahun," jawab Mely.


"Saya tidak tertarik dengan ajakan Anda dan saya masih berumur 18 tahun sudah sepantasnya saya bicara formal karena Anda jauh lebih tua di atas saya," ujar Reyhan sambil mendorong kursi roda Lyra.


Melihat Reyhan yang menjauh Mely mengejar menarik bajunya dari belakang.


"Ah sangat tidak sopan menolak saya seperti itu, ini sangat diminati banyak orang lho kesempatan ini sangat jarang sekali," sambung Mely.


"Singkirkan tanganmu dari bajuku, enyahlah dari sini aku tidak butuh tawaranmu, permisi," kata Reyhan sinis.


Mely menghadang jalan, dia membentangkan tangannya tepat di depan Lyra.


"Hai, aku Mely mohon bantu aku agar temanmu ini mau menerima tawaranku ya aku mohon," goda Mely.


"Maaf tapi dia bukanlah orang yang-"


"30 juta."


"Apa ?."

__ADS_1


"Dia akan mendapatkan uang sebanyak 30 juta sebanyak 5 lembar bagaimana? Apa itu kurang banyak" goda Mely membuat Lyra tak berkutik.


Lyra menoleh ke arah Reyhan yang mengerutkan dahinya karena merasa kesal.


"Reyhan ini lumayan sih, tapi kalau kamu menolak tidak apa-apa aku tidak akan-"


"Apa kamu mau aku menerimanya?" tanya Reyhan memotong perkataan Lyra.


Lyra menatap dalam pada Reyhan di dalam hatinya terbesit keraguan namun uang yang di tawarkan Mely membuatnya terlanjur tergiur.


Lyra menganggukkan kepalanya dengan pelan, membuat Reyhan menghembuskan nafasnya.


"Baiklah saya terima. Kapan itu akan dimulai ?" tanya Reyhan.


"Huh akhirnya, selamat bergabung ya!" seru Mely sambil mengulurkan tangannya namun Reyhan mengabaikan uluran tangan Mely dan justru dibalas oleh Lyra.


"Ini alamatnya besok kalian datanglah kemari dan ini kontak saya jangan lupa kabari ya, terima kasih," ucap Mely sambil tersenyum dan dibalas oleh Lyra.


Siang hari....


Didalam mobil...


"Kamu kenapa diam saja, kamu marah ya soal di taman tadi?" tanya Lyra.


"Tidak, apa untungnya aku marah?" tanya Reyhan balik.


"Reyhan kalau kamu ragu jangan terlalu dipaksa masih ada waktu kok untuk menolaknya. Ini aku masih punya nomornya," jawab Lyra sambil mengeluarkan kartu nama Mely dari sakunya.


"Tidak perlu hanya melakukan sekali saja tidak apa-apa, dan juga sepertinya kamu sudah membuat aku menerimanya. Bukankah tidak baik untuk menolaknya lagi?" Reyhan memberikan kembali kartu tersebut.


Reyhan kamu memang begitu penurut, aku janji uang itu akan berguna suatu hari nanti, uang sebanyak itu sayang sekali untuk dibuang begitu saja. Banyak orang yang bekerja mati-matian tapi belum tentu mendapatkan sebanyak itu, salah satunya adalah aku. Batin Lyra.


"Reyhan?"


"Iya."


"Tidak hahaha aku hanya sekedar memanggilmu saja"


"Lyra."


"Ada apa?"


"Sebentar lagi mau UN. Apa kamu akan mempersiapkan sesuatu untukku?"


"Maksudnya? Hadiah gitu?"


"Hmmm, aku harap sesuatu yang berkesan."


"Sesuatu yang berkesan?"


__ADS_1


BERSAMBUNG


TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA NOVEL INI MAAF KALAU MASIH ADA KESALAHAN. JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YA.....


__ADS_2