
Dalam situasi apapun
Jangan biarkan amarahmu
Mengalahkan kecerdasan mu,
Kemarahan terbesar
Hanya ada dalam dada
Orang-orang yang berpikir bodoh,
Marah itu mudah
tapi, Sabar itu indah 😊
Seusai kemarahan bosnya kemarin, the Don jadi kacau, tidak ada pengawasan ketat dan semua anggota saling terpecah belah.
Pak Hamzah yang biasanya selalu tenang kini berubah menjadi labil dan tidak terkontrol jika emosi, itu semua karena ulah Gadis muda yang dua bulan ini berhasil menjerat Pak Hamzah dengan segala pesonanya. Itu semua tak lepas dari rencana Dira, Semua berjalan sesuai ekspektasi dan beruntungnya tak membutuhkan waktu yang lama untuk memikat pak Hamzah dan membuatnya menjadi kekurangan fokus.
__ADS_1
Sesuai rencana yang di susun kemarin di rumah kita, dan latihan seminggu kemarin membuat Dara Putih sangat siap dengan misinya. Dira ingin menyelesaikan semuanya.
Markas The Don di bantai habis-habisan oleh hampir lima puluh persen anggota Dara Putih, dua puluh persen untuk menjaga rumah kita , sedangkan sisanya bersama-sama Dira menyerang dengan apik perusahaan pak Hamzah yang juga sedang dakam masalah besar. Berkat kepiawaiannya dan di bantu oleh anggotanya yang Dira susupkan dalam perusahaan serta hecker handal andalannya hampir tujuh puluh persen saham Hamzah Corp sudah dalam genggamannya. Sebenarnya itu berkat kebaikan Dira juga selama ini, karena investor di Hamzah Corp kebanyakan adalah orang yang di bantu Dira dan setidaknya mengenal Dira dengan citra perusahaannya yang semakin berkembang.
Para investor menjual saham perusahaan pak Hamzah pada Dira dengan tanpa sepengetahuan pak Hamzah, karena perusahaan yang mulai menurun performanya hingga investor tak mau merugi jika terus mempertahankan saham mereka.
Hari ini Dira ingin menyelesaikan semuanya, semua urusan yang rertunda sejak dahulu. Bukan ingin balas dendam, hanya menciptakan keadilan saja dalan hatinya.
Rapat Direksi di adakan perusahaan Hamzah, berkaitan dengan saham yang terus anjlok di pasaran yang katanya sudah ada pemilik barunya. Semua jajaran direksi beserta pemilik saham hadir di rapat kali ini sebab rapat ini penting untuk keberlangsungan perusahaan ke depannya.
Sebuah mobil Alphard berhenti di lobby perusahaan, Turunlah Pak Hamzah beserta Devi dan Bagus, di belakangnya ada Mita dan juga Bu Rina, entah kenapa Bu Rina juga bisa hadir di rapat seperti ini yang tidak ada sangkut pautnya dengan dirinya.
Tak berselang lama mobil Porsche 911 GT2 RS berhenti di lobby, sang empunya turun dengan anggunnya tak lain dan tak bukan adalah Dira, di susul Ema di mobil belakangnya dengan Satya dan Bagas yang menyamar menjadi bodyguard.
Semua mata tertuju pada penampilan Dira yang sungguh bisa membuat terpikat kaum adam dengan sekali pandang.
Ini Si eneng Dira yang bikin hati klepek -klepek hehehe
__ADS_1
Dira dan Ema di ikuti kedua bodyguardnya berjalan anggun dan santai, menyapa setiap karyawan dengan ramah dan senyuman terus di terbitkan dari bibirnya, sungguh bak bidadari yang turun dari langit kata kaum adam yang berbisik tapi masih terdengar oleh Dira.
Sedangkan di ruang rapat pak Hamzah sedang marah-marah karena rapat tidak segera di mulai sedangkan semua yang berkepentingan sudah hadir di sana, tapi pimpinan rapat masih enggan memulai karena masih menunggu seseorang katanya.
"Sudah habis kesabaran saya pak, sebenarnya kita menunggu siapa?" tanya pak Hamzah dengan geram.
"Ki...kita menunggu seseorang yang penting pak" jawab pimpinan rapat sedikit takut
Dahi pak Hamzah berkerut, siapa gerangan yang di tunggu sedangkan orang-orang yang berkepentingan sudah hadir semuanya, Sedangkan peserta rapat ada yang berbisik -bisik entah membisikkan apa.
"Iya, tapi siapa? lihat semua sudah hadir dan bahkan investor -investor kita saja sudah berada di sini" hardik pak Hamzah tidak sabaran di buatnya karena hampir tiga puluh menit dia sudah berada di ruang rapat itu, sebenarnya rapat baru akan di mulai sepuluh menit lagi tapi dasarnya saja pak Hamzah yang tidak sabaran hingga ia ingin rapatnya segera di mulai.
"Dia adalah...
"Ada apa ini? saya dengar suara ribut-ribut dari dalam?" belum sempat di jawab sudah di potong oleh suara seseorang yang membuat pak Hamzah sekeluarga tercengang.
jeng...jeng...jeng....
coba tebak hayo gimana part selanjutnya...
__ADS_1
ikuti terus ceritanya ya 😊