
"Tok.. tok.. tok"
Ku ketuk pintu rumah itu,satu detik..dua detik... tidak ada sautan dari dalam, apalagi yang keluar. ku dengar samar suara dari warung , ah mungkin mereka ada di sana, ku melangkahkan kakiku menuju warung, dan benar saja ada ibu Anjani dan adiknya yang sedang melayani pembeli, hah lumayan ramai juga ternyata warungnya.
Saat mereka sadar dengan kehadiran ku ibu Anjani langsung tersenyum kepadaku, sepertinya ia tidak dendam kepadaku waktu kejadian di rumah sakit kemarin, tapi tidak dengan adiknya Anjani, dari wajahnya yang tajam sepertinya tak menyukai kedatanganku, tapi terserah lah,aku tak perduli sama sekali.
Setelah selesai melayani pembeli ibu Anjani membawaku ke dalam rumah mereka, yah memang lumayan lebih bagus dari pada terakhir kesini, sudah seperti gubug yang hampir rubuh.
Tanpa basa-basi aku mengeluarkan amplop dan menyerahkan kepada ibu Anjani, dia menatapku heran.
"Itu uang untuk ibu, saya rasa itu cukup untuk memenuhi kehidupan ibu dan memperbaiki taraf hidup kalian, tapi jangan pernah datang lagi ke kota dan menemui anak Bagus" ucapku
"Anggap saja kita tidak pernah mengenal satu sama lain" lanjutku kemudian
Ku lihat ibu Anjani terkejut dan menatapku entah seperti apa,aku tak peduli. Jika Bagus tak menyayangi anaknya sudah ku berikan pada keluarga Anjani ini toh aku akan mendapatkan cucu dari Devi nanti,tapi Bagus sangat menyayangi putrinya itu jadi dari pada terus berhubungan dengan keluarga Anjani lebih baik ku putuskan hubungan cucu dan neneknya yang miskin ini,biarlah dia tahu hanya aku omanya.
__ADS_1
Ibu Anjani mendorong kembali uang yang di hadapannya,
"Maaf dan terimakasih bu, tapi saya tidak bisa menerima ini, cucuku tak ternilai harganya jadi jangan pernah memberi harga terhadap cucuku itu dan saya sudah bersyukur dengan apa yang sudah saya miliki sekarang,jadi silahkan ibu gunakan uang itu untuk yang lebih bermanfaat" ucapnya tajam.
Huh dasar sombong sekali, sudah miskin juga belagu.
Rupanya cara ini tidak mempan jadi aku harus menggunakan cara kedua. Tanpa kata ku tinggalkan rumah itu dan mengambil uang di atas meja. Ku telepon orang yang sudah ku sewa jauh-jauh hari dan mereka siap untuk mengeksekusi, ku sunggingkan senyuman jahatku,jahat? ya mungkin aku jahat tapi apa boleh buat,aku tidak ingin mempunyai hubungan dengan mereka apalagi sampai mengusik hidup Bagus dengan alasan anak Anjani.
Ku tinggalkan tempat itu dan kembali ke rumah temannya papah, rupanya papah dan temannya belum sampai, beruntungnya aku, huh semua aman terkendali tinggal menunggu laporan dari orang suruhan ku saja.
Hari berganti, notifikasi handphone ku tunggu sejak tadi pagi tapi belum ada kabar dari orangku, huh... menyebalkan sekali menunggu.
Hari kami berencana pulang, karena papah besok sudah harus masuk kerja lagi, setelah berpamitan pada teman papah mobil mulai melaju dengan kecepatan sedang,hatiku terus tidak tenang karena masih tidak ada kabar dari orangku.
Dalam tengah perjalanan handphone ku bergetar, sengaja ku silent agar papah tidak curiga nanti,ku lirik layar handphone dan ternyata orangku memberi kabar bahwa rencan berhasil dan mereka sudah menyingkirkan dua manusia itu. Hmmm baguslah,jadi kedepannya aku tidak ada urusan lagi dengan orang miskin macam mereka itu, terserah orangku mau membuang mereka kemana yang penting mereka jauh dari kehidupan Bagus dan anaknya. Ya aku menyuruh mereka untuk menculik dan membuang jauh kedua orang itu,bila perlu buat mereka tidak ingat siapa mereka,ah kejamnya,ya memang kejam tapi itu untuk kebaikan hidupku kedepannya untuk tidak berhubungan lagi dengan mereka.
__ADS_1
Tapi dari pesan anak buahku mengatakan jika ada seseorang yang menawari mereka untuk membantu mereka membuang jauh kedua orang itu,entah siapa aku tak peduli, yang ku pedulikan mereka jauh dari kehidupanku.
Misiku untuk melenyapkan keluarga Anjani berhasil sudah,tinggal melanjutkan kehidupan ku dengan tenang.
flashback off
Ah tapi siapa ya orang yang membantu bu Rina untuk membuang kedua manusia itu...?
ikuti terus karya baruku,
like,komen and vote dan gift seikhlase ya 😊
terimakasih 🙏
salam sejahtera untuk kalian semua 🤗🤗
__ADS_1