
Di kantor Bagus merasa tidak tenang,
entah kenapa dia terus kepikiran tentang anaknya Putri di rumah tapi ia berusaha fokus pada pekerjaanya,
waktu sudah menunjukan pukul lima sore,
jika hari biasanya ia sudah sampai di rumah tapi tidak untuk kali ini,
dia membawa semua berkas yang di butuhkan untuk rapat kali ini mengikuti pimpinannya ia berjalan ke ruang rapat yang sudah di persiapkan,
ia tak sempat melihat handphonenya terlebih dahulu karena atasannya meminta ia segera masuk ke ruangan rapat dan seperti biasa jika sedang rapat semua handphone akan di matikan agar tidak menggangu jalannya rapat.
Sedangkan di rumah Bagus,
bibi dan Ema sedang bingung harus bagaimana lagi,
karena dari tadi menelpon majikannya tapi tidak di angkat-angkat, mereka bingung harus berbuat apa sementara tetangga dekat rumah tidak ada yang berani mencegah tindakan bu Rina karena yang mereka tahu bu Rina adalah ibunya Bagus yang punya rumah sekalipun bibi dan Ema berteriak minta tolong, mereka hanya pasrah anak majikannya di bawa oleh orang yang mengaku ibu dari majikannya itu sembari menunggu majikannya pulang, ya tadi bu Rina dan Devi membawa paksa Putri Anak Bagus dan Anjani, mereka akan menggunakan anaknya untuk membuat Bagus mendatangi mereka,semua tak lepas dari rencana licik Devi untuk mendapatkan perhatian dari suaminya.
Pukul sepuluh malam, Bagus sudah tiba di depan rumahnya di sambut oleh bibi dan Ema dengan wajah tegangnya, Bagus membuka pintu mobil dan mendekati mereka
"bibi dan Ema kenapa di luar?"
tanya Bagus namun tak ada jawaban dari mereka hanya saling pandang membuat Bagus heran
__ADS_1
"Putri sudah tidur Em? gimana dia hari ini rewel tidak saya tinggal sampai malam begini?" tanya Bagus lagi
"A...anu mas Bagus emm..itu..anu..." melihat Ema tergagap membuat perasaan Bagus tidak enak di tambah selama di kantor tadi dia merasa tidak tenang,
Ema lalu menyenggol bahu ibunya
"Begini mas Bagus tadi siang ada orang yang mengaku sebagai mamahnya mas Bagus katanya, lalu mereka memaksa masuk mas" mendengar ucapan bibi Bagus merasa tidak percaya,
"apa bi mamah?"
"datang kesini?"
"ngapain?"
"Dimana Putriku Ema?"
"Di kamar kamu ya pasti di kamar kamu" lalu bagus melangkah menuju kamar Ema yang tak jauh dari kamar putrinya namun lagi-lagi kamarnya kosong membuat Bagus semakin murka
"Dimana Putriku bibi? Ema?" menatap mereka satu persatu
"Non Putri di bawa mereka mas makanya dari siang tadi saya dan Ema terus teleponin mas Bagus tapi tidak di angkat, tetangga sini juga pada gak berani mencegah katanya mereka tadi bener mamahnya mas Bagus" ucapan bibi membuat Bagus membulatkan matanya tak percaya,
putrinya di bawa mamahnya,untuk apa? bahkan selama ini tidak pernah menunjukan batang hidungnya sama sekali ujug-ujug datang membawa putrinya,ada angin apa yang membuat mamah membawa putrinya,apa di suruh papah ya,Aaah .. pikiran Bagus di penuhi dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak pasti.
__ADS_1
"Tadi siang orang yang mengaku mamahnya mas Bagus datang kesini sama seorang perempuan mas,masih muda mungkin saudara mas Bagus karena dia tidak banyak bicara mas"
Bagus melirik sekilas "Devi" ucapnya lirih
ngapain perempuan itu ikut kemari mengambil putriku pula, apa yang mereka rencanakan sebenarnya?
"Maafkan kami tuan tidak bisa menjaga non Putri dengan baik" bibi berucap lirih seakan penuh penyesalan begitupun Ema yang sedari tadi menundukkan kepalanya,
"Bukan salah kalian,mamah saya memang orangnya seperti itu jadi kalian tidak perlu merasa bersalah,saya juga tidak berpesan apa-apa tentang mamah jadi wajar saja kalian tidak tahu, doakan saja semoga Putriku baik-baik saja"
Ema mendongakan kepalanya
"kenapa kita berdoa semoga non Putri baik-baik saja? bukankah mamahnya mas Bagus berarti neneknya non Putri berarti non Putri pasti aman kan bersama neneknya" ujar Ema heran dengan doa majikannya
"Ya seharusnya " ucap Bagus lirih
"aku harus segera kerumah mamah,pasti mereka membawa Putriku kesana" monolog Bagus lalu Bagus menyambar kunci mobil dan segera melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh.
apakah yang terjadi pada Putri Anjani?
semoga neneknya tidak berbuat yang tidak-tidak ya,
dukung terus Karyaku ya dengan like and vote,
__ADS_1
ikuti terus Karyaku 😊