Nadira (yang terlupakan)

Nadira (yang terlupakan)
*CEO baru perusahaan Hamzah


__ADS_3

Jika bukan jatuh


lantas apa yang akan mengajarkan kita


tentang berdiri kokoh,


Jika bukan kekecewaan


lantas apa yang akan mengajarkan kita


tentang membuat hati yang tegar,


Setiap hal yang memberatkan kita


adalah cara Allah untuk menjadikan kita lebih baik,


Untuk itu,


berdamai lah dengan keadaan kita,


cintai diri kita,


nikmati segala kesulitan yang kita hadapi,

__ADS_1


dan yang terpenting,


ikhlaslah kita dalam menjalankannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pak Hamzah sekeluarga sudah tersenyum penuh kemenangan dan ejekan untuk Dira, tanpa mereka sadari jika itu belum selesai.


Tapi berbeda dengan Bagus yang sedari tadi tidak mengeluarkan pendapatnya sama sekali, biasanya dia akan aktif berbicara dalam kesempatan rapat apa pun dan semua ide-idenya akan selalu di terima dengan baik, untuk itu pak Hamzah memberikan kepercayaan pada Bagus untuk mengurus perusahaannya, dia hanya sesekali memantau saja. Tapi sayangnya itu tidak bertahan lama, kecerobohannya membuat dia bisa kehilangan perusahaan kebanggaannya selama ini yang menjadikan dia sombong selain the Don yang tanpa dia sadari bahwa mafia besutannya sudah tinggal nama.


Terdengar suara bisik-bisik di ruang rapat seperti ada kejanggalan yang Dira tangkap sekilas seraya membisikkan sesuatu pada kedua omnya yang sedari tadi berada di belakangnya yang kemudian di angguki oleh mereka kompak,


"Harap tenang semuanya.. mohon tenang dulu karena ini belum genap 100 persen, saya masih menunggu kepemilikan saham 5 persen terakhir yang belum datang" ujar pimpinan rapat pada peserta rapatnya yang terlihat berbisik -bisik


"Maaf saya terlambat" suara perempuan dengan body langsing, Tinggi,pitih dan wajah cantik bak artis, bahkan Mita yang seorang model saja kalah cantiknya



Inilah Sosok gadis belia yang selalu memenuhi hari-hari pak tua Hamzah, Dia Bela sugar babynya hamzah.


Semua terpanah dengan kecantikan Bela tanpa berkedip, Bela memiliki tubuh yang proporsional dai tunjang dengan wajahnya yang cantik jelita membuat siapa saja akan terpanah di buatnya.


"Maaf saya terlambat" ujarnya sekali lagi sambil melangkah masuk menuju meja rapat.

__ADS_1


Pak Hamzah dengan senyuman terus terukir di bibirnya hendak menyambut sang gadis pujaan hatinya, yang di yakini membawa dokumen penting berisi kepemilikan saham 5 persen itu, dan itu akan menguatkan posisinya di perusahaan.


Tapi apa yang terjadi tidak sesuai ekspektasinya, Bela terus berjalan dan hanya menyapanya saja tapi langkah kakinya tak berhenti melainkan terus berjalan dan berhenti tepat di kursi pimpinan rapat dan memberikan map berisi dokumen kepemilikan saham.


Pak Hamzah masih dengan wajah tenangnya dan dia yakini saham itu akan di berikan kepadanya karena memang asal Saham itu darinya.


"Bai, setelah menerima ini dan di nyatakan ini berkas asli kepemilikan 5 persen saham itu dan di sini dengan jelas tertulis bahwa kepemilikan 5 persen sisa saham terakhir itu adalah milik Ibu Nadira" ujar pimpinan rapat dengan jelas, sontak itu membuat pak Hamzah tercengang dan terkejut bukan kepalang, bagaimana bisa kepemilikan saham bisa menjadi nama Nadira si bocah ingusan itu sedangkan dia memberikan saham itu untuk kekasihnya, Bela.


"Ahhhh..Si*L, jadi semua ini ulah licik bocah itu" geram Hamzah yang bisa di dengar oleh Bagus dan Devi yang hanya diam saja tak memberikan kontribusi apa pun, sedangkan Mita memang dia ikut di rapat ini karena dia memiliki saham sekaligus dia adalah model brand ambassador resmi perusahaan kakeknya, benar-benar nepotisme.


Pak Hamzah tak bisa marah pada Bela di depan semua petinggi perusahaan dan para investor, itu akan membuat namanya menjadi buruk,( padahal namanya sudah buruk ya guys 🙏).


"Baik, karena kepemilikan saham 5 persen itu ternyata milik ibu Nadira, di tambah nilai tadi 29,5 persen menjadi 34,5 persen dan itu jelas mengungguli nilai saham milih pak Hamzah sekeluarga. Dan itu menjadikan Ibu Nadira Putri adalah CEO baru di perusahaan ini dan semua pengambilan keputusan perusahaan di bawah kepemimpinan Ibu Nadira Putri" ujar pimpinan rapat dan di setujui oleh pimpinan direksi dan semua petinggi perusahaan beserta investor, tapi tidak dengan Hamzah, dia tidak terima dengan keputusan ini, dia merasa dirinya di jebak oleh Dira.


"Tidak bisa, Saya tetap CEOnya di sini. Ini perusahaan saya dan ini adalah keputusan final" geram pak Hamzah tak terima dengan keputusan pimpinan rapat tadi, dia tak rela jika perusahaannya jatuh pada Dira.


Sedangkan Bagus bingung,dia harus bagaimana. Di satu sisi ada putrinya yang sekarang sudah bisa menjadi orang sedangkan di satu sisi ada keluarganya yang selama ini menjadi kiblat hidupnya.


Apakah yang akan terjadi kedepannya guys???


yuuuk ikuti terus ceritanya ya...


Jika ada kritik dan saran tulis di kolom komentar yang tersedia ya guys 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2