
Keberhasilan utama seorang pemimpin
Saat ia bisa menaklukkan hawa nafsunya
Menundukkan lawanya
dengan cara yang terhormat
sekaligus memberhasilkan orang-orang yang di pimpinnya,
Kepemimpinan dan pembelajaran saling di perlukan satu sama lain.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Acara perkenalan CEO baru kemarin berjalan lancar, meski ada segelintir orang-orang bawaan dari pak Hamzah sepertinya masih kurang suka terhadapnya, tapi biarlah, Dira ingin melihat dulu kedepannya bagaimana. Jika tidak memungkinkan dan merugikan perusahaan, baru Dira akan mengambil tindakan nantinya.
Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, sudah sebulan Dira memimpin perusahaan itu dan semuanya berjalan tanpa ada kendala berarti.
__ADS_1
Tapi setiap hari tak pernah lepas dari drama orang yang mengakuinya keluarga, dulu kemana aja?? bahkan di buangnya dengan sengaja hahaha Dira tertawa dalam hatinya. Tapi Dira tak mau ambil pusing, menghabiskan energi saja meladeni orang-orang seperti mereka itu meladeni orang-orang seperti mereka itu .
Hari ini Dira berencana untuk ke NP Corp, Selama ini mba Yuni selalu bisa di andalkan meski Dira sering mengontrolnya dari jauh terbukti dengan NP Corp yang semakin dikenal oleh banyak perusahaan walau semua itu tak lepas juga dari jasanya yang pandai dalam bergaul dan mengambil Simpati orang lain dengan kecerdasannya tentu kecantikannya menjadi nilai tersendiri bagi orang-orang yang menilainya.
Sementara di Hamzah Corp dia titipan pada Omnya yaitu Satya karena Bagas tak mau berkecimpung di dunia perusahaan seperti itu, dia lebih suka dengan bisnis kulinernya yang terus berkembang pesat di setiap kotanya juga sekaligus dia tak ingin sering -sering bertemu dengan bu Rina ataupun Bagus kakaknya. Bukan menolaknya sebagai keluarga, biar bagaimanapun mereka tetap keluarganya, hanya saja dia belum bisa dekat dengan mereka yang terus tak ada berubahnya, entahlah jika nanti.
Sementara Bian sedang bingung, dia ingin dekat dengan Dira tapi Bagas malah angkat tangan sekarang. Katanya ponakannya itu tidak bisa di setir, biarlah dia memilih jodohnya sendiri katanya dan itu membuatnya kehilangan celah untuk bisa lebih dekat dengan Dira lewat omny itu.
Huuuufttt Casanova kadal kehilangan pamornya nih guys ceritanya si babang Bian hehe.
"Assalamualaikum bu.." Dira mengucap salam ketika melihat pintu rumah terbuka, sementara anak-anak yang biasanya pada bermain di luar terlihat nampak sepi.
"Bu... Assalamualaikum" lagi Dira mengucap salam ketika salam pertamanya belum mendapat jawaban.
"Waalaikumsalam..." terdengar jawaban dari dalam
"Masya Allah neng Dira, masuk neng" ujar ibu-ibu yang membantu di rumah singgah
__ADS_1
"Iya, makasih bu" jawab Dira dengan senyuman manisnya
Sementara dari dalam ada yang terpana dengan senyuman itu, senyuman yang membuatnya mabuk dan tak bisa berpaling pada apapun itu. Semua bagian dari diri Dira membuat dirinya menjadi lupa diri, dia bahkan lupa pamornya yang sebagai Casanova. Tapi sayangnya gayungnya tak bersambut, si pemilik mata indah itu tak ingin di dekatinya.
Ini neng Dira yang cantiknya enggak ketulungan yang membuat abang Bian di mabuk kepayang Acchieee....
Ini Babang Bian yang lagi natap kecantikan bidadarinya. Ganteng tidak babang bianya guys??
Kira-kira Dira cocok gak ya sama babang Bian??
bantu komen ya guys...
terimakasih 🙏
__ADS_1