
Flash back
Pov Bu Rina
Pagi itu setelah membawa anak Bagus kerumah aku berangkat ke desa menemani papah menemui teman lamanya mumpung papah lagi libur katanya yang kebetulan gak terlalu jauh dari rumah ibunya Anjani,
"hemm bisa menyelam sambil minum air nih kayaknya" bu Rina tersenyum memikirkan sebuah rencana
Perjalanan menuju kampung lumayan memakan waktu kira-kira 2-3 jam jika tidak macet, menikmati pemandangan desa yang asri sebenarnya sungguh indah, hamparan sawah membentang, barisan bukit mengiringi perjalanan membuat mata terasah betah memandang, menyegarkan otak dari kepenatan hiruk-pikuk kemacetan kota,
tapi orang -orang di sini kelihatannya enggak banget alias kampungan. Pakaiannya,gayanya,kulitnya wajahnya ah... semua lah terlihat tidak selevel denganku yang mewah dan glamor tapi tidak dengan papah,dia sedari tadi menyapa orang-orang di sini,papah memang berbeda denganku,papah lebih sederhana tapi tetap berwibawa,di usianya yang tidak muda lagi papah masih tetap kelihatan gagah dan tampan dengan sedikit keriput di sudut matanya dan uban di rambutnya tak menyurutkan ketampanannya, memang suamiku ini sungguh tampan makanya aku mau di nikahi olehnya dan hasilnya pun tak di ragukan lagi,lihat saja Bagus dan Bagas yang juga rupawan seperti papahnya dan tentu aku sebagai mamahnya,aah betapa sempurnanya hidupku.
Tapi semua itu hancur karena kehadiran Anjani si pembantu sialan itu, dan sialnya aku yang membawa dia kerumahku, karena dia Bagus putraku jadi tidak menurut kepadaku,Bagusku yang rupawan memilih Anjani si pembantu di rumaku untuk pendamping hidupnya,,ya memang tak ku pungkiri Anjani cantik dan baik tapi itu semua tak cukup bagiku karena dia seorang pembantu yang tak selevel dengan keluarga kita yang mapan.
__ADS_1
Hingga Bagus memaksa untuk menikahi Anjani karena dia sudah menghamilinya,
"Dasarnya gadis kampung kan mau saja di hamili biar bisa dapetin anakku" tapi dia hanya diam saja tak merespon hinaanku malah Bagus menggenggam tangannya erat membuatku semakin tidak suka,
Tapi aku jadi dapat ide dari kejadian itu,mau ta mau Bagus pasti akan menuruti kemauanku dan benar saja syarat yang ku ajukan yaitu menikahi Devi juga jika ingin mendapatkan restu untuk menikahi Anjani terlaksana, biarlah kedepannya seperti apa yang penting di hadapan semua orang yang mereka tahu Devi yang anak pengusaha adalah menantuku,
Hingga yang kudengar Anjai telah melahirkan anaknya yang ku dengar dari papah saat menelpon Bagus,
Aku mengajak Devi untuk me rumah sakit,melihat menantu kurang ajar itu dan anak Bagus, sampai di sana kebetulan tidak ada orang,
"Hmm kesempatan bagus"
Aku terus mengenalkan Devi sebagai istri Bagus juga tapi sepertinya dia tidak terkejut seperti sudah tahu dia malah memperkenalkan anaknya sebagai cucuku,hah si***n walaupun dia anak Bagus tapi entah aku merasa kurang suka menyebutnya cucuku karena ibunya yang tidak selevel denganku,terus memperkeruh suasana tapi sayangnya dia tetap anteng dengan anaknya tak terganggu akhirnya aku ambil anaknya dan itu sukses membuat dia terkejut dan kalut, dengan kondisi yang seperti belum seratus persen dia mencoba menggapai anaknya namun sayang tak sampai hingga ia terjatuh dan itu membuat perutnya berdarah, namun bukannya kasihan aku malah senang.
__ADS_1
Tak lama pintu di buka dari luar, munculah ibunya yang terkejut melihat kondisi anaknya yang sedang bersimpuh berlumuran darah,aku sedikit takut saat itu tapi sebisa mungkin aku menguasai diriku agar tidak terlihat ketakutan,namun kondisi Anjani sepertinya tidak baik-baik saja terlihat dari wajah ibunya yang kalut dan kini sungguh membuat aku jadi takut beneran,aku mengajak Devi untuk keluar dari kamar Anjani,dan saat di pintu kami berpapasan dengan laki-laki sepertinya adik Anjani karena sempat melihat dia saat nikahan Bagus dan Anjani,tapi waktu itu dia masih terlihat kecil sekarang sudah gede aja.
Tak terasa asyik melamun aku dan papah sudah tiba di rumah temannya itu,cukup besar untuk ukuran rumah orang kampung, sepertinya teman papah ini cukup terpandang di sini tapi aku tak peduli itu semua,yang ada di pikiranku hanyalah misi besarku untuk keluarga pembantu itu harus segera terlaksana....
Rencana apakah yang akan di lakukan oleh bu Rina??
ikuti terus karya baruku,
like vote and komen ya guys..
terimakasih 🙏🙏
salam sejahtera untuk kalian semua 🤗😊
__ADS_1