
Zet : Kalian dimana?
Prass : Kami ada di pinggir wilayah wiyata.
Zet : Nona kembar kedua dan Tuan Alden pergi tanpa pemberitahuan. Kami melacak dan tidak bisa menemukannya dan ada info bahwa ketua tato ular ada di negara ini. Kalian waspada lah dan lindungi tuan Robert dengan baik.
Prass : Apa Nona kedua kembar dan Tuan Alden melakukan rencana sendiri? Ini benar-benar sangat bahaya untuk mereka, terlebih nona kedua belum sembuh total. Ketua tato ular sudah melangkah lebih majuu dari kita, Perketat penjagaan dirumah agar tidak ada penyusup masuk ke dalam rumah dan membuat onar disana.
Zet : Satu lagi yang perlu diketahui, Tuan Tio sudah menuju lokasi tempat terjadinya penculikan di daerah kekuasaan Clarke. Kami dapat berita bahwa semua berkumpul disatu titik, sebelum memasuki wilayah musuh pelajari kembali teka-teki yang diberikan. Kalau bisa pancing mereka untuk keluar jangan kita yang masuk wilayah musuh.
Robert yang mendengar pembicaraan antara Zet dan Prass panik. Jika pamannya yang sampai lebih dulu mungkin tidak akan menjadi masalah yang besar. Tetapi bagaimana jika yang sampai duluan adalah kakak yang ceroboh ini. Prass mengakhiri panggilan dengan Zet setelah bertukar informasi kemudian Robert mengambil langkah besar untuk ke arah balkon dan segera menelepon sang kakak.
Berdering namun tidak ada jawaban sebenarnya apa yang sedang terjadi? Robert bolak-balik berjalan di balkon menunggu telepon balik dari sang kakak. Namun yang ia dapatkan adalah panggilan dari Cenan.
Robert : Kak Olive ada di...
Cenan : Kamu sudah gila ya? Tunggu. Kenapa menyebutkan Olive? Memangnya dia tidak ada di mansion? Tapi sudah di telusuri tuh anak sama kevan ada di Markas kok.*
Robert : Kakak masih bisa di tipu juga ya sama kak Olive. Sebelum kakak telepon Zet telepon Prass ngasih tau kalo dia liat dari cctv Kak Alden sama kak Via pergi dari Mansion.
"Kevan! Telusuri dengan benar lokasi Olive. Dia gak ada di mansion." Pinta Cenan.
"What?!! Olive..."
Cenan : kamu punya nomor Alden gak? Kirim biar kita lacak. Terus kammu gak perlu lanjutin penyelamatan ke daerah Clarke sana. Berdasarkan lokasi gudang terbengkalai itu dan lokasi bibi sera itu cukup jauh. Aku curiga ini cuman jebakan aja.
__ADS_1
Robert : Iya kak, bye!
Ucap Robert segera mematikan panggilan telepon secara sepihak. Tidak lama kemudian ada telepon masuk dari nomor tak dikenal, Robert dengan hati-hati mengangkat telepon itu tak lupa ia rekam juga.
.... : Robert?
Robert : Siapa ini?
.... : Kamu bakal berhenti kalo di kasih tahu siapa saya?
Robert : Kak Olive? Kakak dimana? Kenapa kakak nekat sih nyusul aku kayak gini? Kakak nggak percaya sama aku? Kakak meragukan aku untuk melindungi kalian?
.... : Apakah itu penting sekarang? Jangan bersikap bodoh Robert. Pikirkan apa resiko kedepannya jangan mengedepankan egois dan keinginan ingin bisa melindungi seluruh keluarga. Kamu nggak akan bisa.
Robert : Apa maksudnya? Ini bukan kak Olive?
Robert : Yups! Kakak membuang waktu kakak untuk tahu aku dimana sedangkan aku juga sedang berusaha melacak keberadaan kak Olive. Paling menakutkan adalah ketua tato ular ada di daerah kekuasaan Clarke sedang berkumpul bersama Sam dan kedua adik manisnya. Feeling aku mengatakan bahwa kak Olive akan... Halo? Kak Luna? Hal...
Robert hanya terdiam karena teleponnya di putus secara sepihak oleh Luna. Olive berusaha menelepon nomor Alden. Berdering dan berharap akan di angkat segera.
Alden : Halo?
Robert : Hah! Syukurlah di angkat juga. Kak, kakak dimana?
Alden : Aku sedang menyetir menuju lokasi yang sama denganmu kurang dari 3 jam harusnya sudah sampai disana. Kamu sudah disana?
__ADS_1
Robert : Kakak ingin membawa Kak Via kesana? Itu bahaya kak. Mana kak via?
Alden : Dia sedang tertidur. Dia sudah minum obat yang ada efek tidurnya, aku sengaja memberikan itu agar dia bisa beristirahat sebelum nanti akan menguras tenaga. Oh ada satu info lagi, kata olive sebelum dia tidur. Dia bilang kalau kamu nekat jemput Reina seorang diri dia juga akan menggempur markas musuh sekarang juga. Kamu tahu kan, dia tidak akan pernah bercanda? Jadi, bisakah kamu hentikan sekarang?
Robert : Bagaimana dengan Reina?
Alden : Kamu tidak tahu jika paman Tio ada disini dan sedang menuju ke tempat bibi Sera juga. Percayakan semua kepada paman Tio, semua mengkhawatirkan kalian berdua.
Robert : Baiklah. Aku ada di perbatasan Wiyata dan Clarke.
Alden : Bagus jika begitu kita ketemu di rumah perbatasan saja.
Robert : Oke kak. Hati-hati di jalan.
Alden : Tentu saja.
Selama di perjalanan Alden terus memantau spion takut jika mereka diikuti oleh musuh. Ternyata tanpa Alden sadari dirinya dan Olive sudah diikuti oleh anak buah dari Cenan dan lainnya dengan jarak yang cukup dekat. 2 jam berlalu Robert dengan gelisah menunggu kakak nya datang dan kabar tentang Reina yang menjadi sanderaan Bibi Sera.
"Aku tidak bisa diam terus seperti ini, Ini membuatku tidak tenang. Aku harus melakukan sesuatu Pram." Ujar Robert.
"Bos sebaiknya tenangkan fikiran, kita masih ada waktu 3 jam sampai nona Reina benar-benar aman di tangan kita." Pesan Pram.
"Aku tahu. Tapi, aku merasa sangat gelisah bagaimana jika terjadi apa-apa digudang? Ternyata itu seharusnya jebakan untuk membunuhku malah jadi membunuh paman? Bagaimana jika ternyata Reina tidak ada di gudang itu? Bagaimana..."
"Tuan, hentikan pikiran itu atau tuan akan sakit nanti. Tuan, saya yakin jika tuan Tio tidak akan mengingkari janjinya. Kita tunggu saja kabar pastinya." Ucap Pram.
__ADS_1
Di Gudang Terbengkalai~