Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Perdebatan Tentang Kehamilan


__ADS_3

"Sayang.."


"Heeyy". Kevin mencoba memanggil Lily namun tidak ada jawaban


"Bengong lagi kan tu anak". Ucap Kevin


Kevin bangun dari ranjang dan menghampiri Lily


CUP. Kevin mendaratkan bibirnya di pipi Lily


Sontak Lily terkejut dan menoleh kearah Kevin


"Eh. Kenapa sih?". Tanya Lily


"Kamu yang kenapa, bengong mulu deh..."


"Ayo". Kevin membopong Lily dan menidurkannya di ranjang


"Mikirin apa sih?". Tanya Kevin sambil mengusap pipi Lily


"Gapapa".


"Jujur". Ucap Kevin


"Mikirin ujian". Jawab Lily bohong


"Dih kirain apaan...."


"Yaudah aku minta bayarannya dong". Ucap Kevin


"Hah? Bayaran apa?". Tanya Lily


"Kan tadi ngerjain tugas kamu..ya bayar lah".


"Dih, tadi gak ngomong gitu tuh". Ucap Lily


"Hahaha kan yang penting sekarang ngomong. Mana".


"Bayar pake apaan sih?". Tanya Lily


"Pake nanya lagi".


"Halah awal-awal bilangnya gak tertarik". Ucap Lily sambil meledek


"Hahaha yakan beda sekarang, malah ketagihan hehe..."


"Yaaa...boleh kan". Ucap Kevin sambil tersenyum

__ADS_1


"Hmm, tapi pake pengaman". Ucap Lily


"Lah kenapa? Aku gak punya". Ucap Kevin


"Aku takut hamil kaya Airin". Jawab Lily


"Dih apaan sih, kok gitu?".


"Ya jaga-jaga aja". Ucap Lily


"Dah lah gak jadi, kalo takut hamil gak usah. Aku gak bakal minta-minta lagi". Ucap Kevin


"Aduh ngambek kan". Batin Lily


"Bukan gitu". Ucap Lily


"Terus apa? Bukannya kamu pernah bilang semua istri pengen hamil, tapi kenapa sekarang beda?". Tanya Kevin


"Ya kan jaga-jaga, aku sih gapapa kalo misalnya, misalnya yaaa..aku dikasih sekarang.. Aku gapapa, tapi kan aku mikirin kamu, aku lulus udah punya anak tapi kamu masih sekolah.."


"Kecepetan nggak sih". Ucap Lily


"Aneh, malah nunda-nunda, kan belum tentu jadi, udah ada yang ngatur..dari kemarin juga kamu gak minta pake pengaman tuh.."


"Lagian kalo udah berhubungan ya harus siap punya anak, kalo gak siap mending dari awal gak usah..."


"Ntar kalo beneran dikasih lama gak usah nangis, gak usah berdoa minta-minta segala". Ucap Kevin lalu meninggalkan Lily keluar kamar dan


"Huuuhh".


"Gak ngerti ya dibilangin..malah pergi.."


"Apa salahnya sih jaga-jaga, nunda sebentar sampe dia lulus, jadi kan sekolahnya gak ke ganggu.."


"Dah lah makin pusing gue".


Lily memutuskan untuk memejamkan matanya, tidak mau mengganggu Kevin saat ini, untuk masalah ini biar di selesaikan besok.


--


Disisi lain


Kevin sedang duduk dimeja makan sambil meminum air es untuk mendinginkan kepalanya.


Ia memutuskan malam ini untuk tidur di kamar tamu karna ia merasa marah pada Lily.


Setelah menghabiskan minumannya. Kevin segera melangkah ke kamar tamu yang berada di samping ruang keluarga.

__ADS_1


"Arghh kenapa jadi gini sih". Ucap Kevin sambil mengacak rambutnya


Kevin berusaha memejamkan matanya, mengusir pikiran-pikiran nya saat ini.


Sampai tak butuh waktu lama, Kevin pun tertidur.


Malam ini, pertama kali bagi Lily dan Kevin tidur terpisah karena sebuah perdebatan yang sama-sama ingin dimenangkan oleh keduanya.


Lily yang tetap pada keputusannya untuk menunda kehamilan, begitu pun dengan Kevin yang tetap berfikir mau diberi sekarang atau nanti sama aja, asalkan tidak sampai menunda-nunda seperti yang Lily inginkan.


--


Pagi hari


Lily dan Kevin sedang duduk bersama dimeja makan, tetapi tidak ada yang berbicara sedari tadi, hanya ada suara dentingan antara sendok dan piring mereka


Kevin menyelesaikan sarapannya dan bangun dari kursinya


"Aku jalan duluan". Ucap Kevin Lily meninggalkan Lily dimeja makan


Sementara Lily hanya memperhatikan kepergian Kevin dengan tatapan sedih


"Semarah itu kah sampe gue ditinggal?". Batin Lily


Lily melanjutkan sarapannya dan segera berangkat sekolah


"Males banget bawa mobil, motor pake segala di kantor lagi".


"Naik taksi kali ya". Batin Lily


Lily pun berjalan sedikit kearah jalan utama untuk mencari taksi. Setelah mendapatkanya, Lily segera menuju sekolah.


--


15 menit Lily menempuh perjalanan, akhirnya Lily tiba di sekolah.


Lily melihat Kevin yang masih berada di parkiran bersama teman-temannya, pandangan mereka sempat bertemu tetapi Kevin lebih dulu memalingkan wajahnya


Benar-benar membuat Lily sedih dan merasakan sesak di dadanya.


--


Bersambung...


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya~


__ADS_2