
Dikamar mandi
Lily dan Kevin sedang mandi bersama. Sambil memainkan pistol air yang telah dibeli Kevin sepulang joging tadi
"Udah ih kamu nembakinnya kesini mulu". Ucap Lily sambil memegang dadanya
"Hahahha seru tauuu".
"Seru seru...."
"Nihh rasain". Lily mendekat dan menembakkan pistol air nya kearah perut Kevin bertubi-tubi
"Hahahaha geli sayang". Ucap Kevin sambil menutupi perutnya
"Ih gantian yaaa". Kevin juga mendekat dan kembali menembakkan pistol airnya kearah Lily
Braakk
Pistol yang dipegang Lily terlepas dari tangannya karena Lily langsung memegangi mata kanannya
"Sayang..."
"Sayang kena mata yaaa...". Ucap Kevin langsung menghampiri Lily
"Sakiiit". Ucap Lily
"Aku gak sengaja sayang.."
"Sini aku liat". Kevin menarik tangan Lily yang menutup matanya
"Ya ampun, merah..."
"Udahan ayo, pake baju". Ucap Kevin lalu memakaikan jubah mandi pada Lily setelah itu membawa Lily keluar.
Lily mencoba mengejapkan matanya dan benar saja sebelah matanya merah dan juga terasa perih
"Sayang..pake obat tetes yaa". Ucap Kevin
"Gak usah gapapa. Lama-lama gak sakit lagi".
"Aku gak mau mainan itu lagi deh kalo bikin kamu sakit.."
"Maafin aku ya sayang". Ucap Kevin
"Iyaa gapapa... "
"Susunya udah dianterin tuh sama mbak Dina". Ucap Lily menunjuk gelas susu yang ada di atas nakas
Kevin pun menoleh ke arah yang ditunjuk oleh Lily
"Kamu mau?". Tanya Kevin namun Lily hanya menggelengkan kepalanya
"Aku mau pake baju Vin".
"Tunggu sini, aku yang ambilin". Kevin segera menuju lemari untuk mengambil pakaian Lily
Lily pun memakai baju yang diambilkan oleh Kevin, begitu pun dengan Kevin segera memakai bajunya
"Sayang, masih merah.."
"Aku takut". Ucap Kevin saat melihat kembali mata Lily
"Aku tiupin sini". Kevin memegang kepala Lily dan mencoba meniup-niup mata Lily
"Hahaha emangnya aku kelilipan ditiup segala..."
"Udah gapapa sayang..."
"Kita siap-siap yuk". Ucap Lily
"Tapi makan dulu". Ucap Kevin
"Iyaa". Lily segera menyisir rambutnya dan Kevin meminum susu yang sudah diantar oleh Dina tadi.
Setelah itu mereka berdua turun untuk makan pagi
--
__ADS_1
Di dapur terlihat Dina yang sedang mencuci piring, Dina menoleh kearah Lily dan Kevin setelah itu melanjutkan kegiatannya
Sedangkan Lily menyiapkan makanan di piring untuk Kevin
"Makasih istriku". Ucap Kevin sambil tersenyum
"Iyaa..sama-sama". Ucap Lily kemudian menyiapkan makanan untuk dirinya
Mereka pun menyantap makanan mereka sambil mengobrol dan sesekali tertawa.
"Emm mbak Dina". Lily memanggil Dina yang sedang membersihkan ruang keluarga
Dina menoleh dan segera menghampiri Lily
"Iya ada apa non?".
"Nanti tolong beliin buah naga sama alpukat ya di supermarket..Lily pengen". Ucap Lily
"Baik non".
"Oh iya, kayaknya ada yang beda deh dari mbak Dina...keliatan lebih fresh sekarang hehe, iya kan sayang?". Tanya Lily pada Kevin
Namun Kevin hanya mengangguk dan fokus memakan buah tanpa melirik kearah Dina
Dina pun melirik kearah Kevin dengan tatapan sedih
"Yaudah non saya permisi mau lanjutin pekerjaan".
Lily mengangguk dan tersenyum.
"Ayo sayang, udah siang". Ucap Kevin sambil melirik arloji nya
"Ayo, tapi aku keatas dulu ya ngambil tas sama hp".
"Iya sayang, aku tunggu di mobil".
Lily pun naik keatas menuju kamar, sedangkan Kevin berjalan keluar menuju garasi.
"Non Lily sadar kalo aku sedikit beda dari biasanya, tapi Kevin gak peduli, ngelirik aja engga". Batin Dina sambil menatap kepergian Kevin
--
Lily sedang bernyanyi mengikuti lagu yang diputar didalam mobil Kevin, entah berapa lagu yang sudah Lily nyanyikan untuk menemani perjalanan mereka
Sedangkan Kevin fokus menyetir sambil sesekali tertawa mendengar suara istrinya yang kadang merdu kadang fales
"Ohokk ohokk.."
"Ekhemm..."
"Aku haus sayang". Ucap Lily
"Hahaha lagian semangat banget konsernya".
"Berhenti dulu dong kalo ada warung". Ucap Lily
"Iya bentar, cari warung yang sebelah sini aja jangan yang nyebrang". Ucap Kevin sambil sesekali menoleh ke sisi jalan mereka
"Emang kenapa? Kan sama aja".
"Engga, bisa jantungan aku liat kamu nyebrang..."
"Tuh warung.."
"Sabaaar aku minggir dulu jangan asal turun aja". Ucap Kevin
"Iyaa iyaaa".
Setelah mobil Kevin menepi di depan warung, Lily langsung turun dari mobil
"Kenapa sih bawaanya pengen buru-buru aja kalo turun mobil". Ucap Kevin pada diri sendiri
Kevin terus memperhatikan Lily yang terlihat seperti kerepotan, namun penjaga warung tersebut membantu Lily memasukkan sesuatu ke dalam kantong
"Beli ciki? Katanya haus?". Batin Kevin
Setelah selesai Lily segera masuk kedalam mobil sambil membawa 2 kantong yang cukup besar berisi ciki dan makanan ringan lainnya
__ADS_1
"Sayang kamu beli apa? Minumnya mana?". Tanya Kevin
"Minumnya......". Ucap Lily sambil merogoh kantongnya mencari minum yang sudah ia beli
"Ini.. Aku beli dua buat kamu juga".
"Terus itu ciki ciki buat apa? Mau kamu makan?".
"Engga, ini bukan ciki doang sayang, ada biskuit, permen, susu kotak, air minum sama...roti. Mau aku kasih ke anak-anak yang ngamen dilampu merah sayaaang".
Kevin terdiam mendengar jawaban Lily, lagi-lagi Kevin dibuat kagum dan tersentuh atas kebaikan istrinya.
"Baik banget istri aku". Ucap Kevin sambil tersenyum dan mengusap kepala Lily
Dan Lily menoleh membalas senyuman Kevin
"Kamu mau minum?". Ucap Lily sambil menyodorkan botol pada Kevin
"Iya nanti, kamu aja dulu. Kasian abis konser lima album hahaha". Jawab Kevin
Lily terkekeh mendengar ucapan Kevin dan segera minum untuk membasahi tenggorokannya
Mereka pun tiba di lampu merah, dimana ada anak-anak biasa mengamen di sekitar sini
Dan benar saja, ada 3 anak kecil yang menghampiri mobil Kevin
Lily pun tersenyum dan menurunkan kaca mobilnya
"Hai". Ucap Lily menyapa ketiga anak tersebut
"Kakak bidadari". Ucap salah satu anak tersebut
"Eh?". Lily tersentak mendengar ucapan anak itu
"Hore ada kakak bidadari". Ucap anak itu lagi
Lily tersenyum dan mengeluarkan kantong makanannya dari jendela
"Ambil ini yaaa..buat kamu sama temen-temen kamu".
"Waah banyak banget kak". Ucap anak itu sambil melihat isi kantongnya
"Makasih kak".
"Makasih kakak bidadari".
"Makasih kakak cantik". Ucap ketiga anak tersebut bergiliran
"Iya sama-sama adeek". Lily pun tersenyum pada anak-anak tersebut
Kevin kembali melajukan mobilnya karena lampu sudah menunjukkan warna hijau.
"Kakak bidadari". Ucap Kevin sambil menirukan suara anak tersebut
"Hahaha ada-ada aja". Ucap Lily
"Mereka masih inget kamu loh sayang".
"Iya gemes banget". Ucap Lily
Kevin meraih tangan Lily dan menciumnya
"Orang baik akan selalu diingat". Ucap Kevin
Lily tersenyum dan mendekatkan posisinya kearah Kevin untuk bersandar di bahunya.
Dan mereka melanjutkan perjalanan menuju mall tempat mereka akan menonton film
--
Bersambung...
.
.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya~
__ADS_1