Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Hari Pertama si Boss


__ADS_3

Keesokan harinya


Jam sudah menunjukkan pukul setengah 7 pagi, Lily sudah bersiap dengan pakaian formal ala kantor serta sepatu heels berwarna nude yang menghiasi kaki mulusnya


Sekali lagi, Lily memperhatikan penampilannya di cermin, yang biasa ia melihat dirinya memakai seragam putih abu, kali ini berbeda, dan Lily harus terbiasa dengan penampilannya seperti ini.


Ceklek,


"Selamat pagi Nyonya Lily". Ucap Kevin saat memasuki kamar mereka


"Saya ada sesuatu untuk Nyonya". Ucap Kevin sambil tersenyum


"Hehe apaaa?".


Kevin menunjukkan sesuatu yang sedang ia sembunyikan di balik punggungnya, sebuket mawar merah yang terlihat sangat cantik dan segar


Seketika senyum Lily merekah, ia menerima buket bunga dari suaminya itu


"Makasih sayang".


"Ada lagi".


"Hmm? Apaaa?".


Kali ini Kevin mengeluarkan kotak perhiasan kecil berlapis bludru berwarna dark blue, dibuka lah kotak perhiasan tersebut yang ternyata isinya adalah kalung berlian dengan bandul berbentuk bulatan kecil, terlihat simple namun elegan


"Haaa, ya ampun sayang..ini buat aku?". Tanya Lily


"Iya dong, buat istri ku yang paling cantik...aku pakein yaa".


Kevin berjalan ke belakang Lily dan mulai memasang kalungnya


"Nah, makin cantik". Ucap Kevin


"Makasih sayang, makasih". Ucap Lily sambil memeluk Kevin


"Sama-samaaa".


Tok tok tok


"Permisi non, dibawah sudah ada yang menjemput non". Ucap mbok Minah dari balik pintu


"Iya mbok". Balas Lily


"Jaga mama baik-baik ya sayang". Ucap Kevin didepan perut Lily, tak lupa ia pun mengecup dan mengelusnya dengan lembut


"Yuk aku anter kebawah".

__ADS_1


"Heumm...makasih sayang buat kejutan manisnya".


CUP. Lily mendaratkan ciumannya di bibir Kevin dan memberinya lu-mat-an kecil


"Love you".


"Love you too".


Kevin pun mengantar Lily menuruni tangga sampai ke depan pintu utama


"Selamat pagi nyonya". Ucap seorang supir sambil membungkukkan badannya


"Pagi".


Ia pun membukakan pintu untuk Lily


"Aku berangkat ya". Lily meraih tangan Kevin dan mengecupnya setelah itu memasuki mobil mewah yang sudah menjemputnya


Supir tersebut juga membungkukkan badannya kearah Kevin setelah itu ia segera melajukan mobilnya menuju kantor


--


Setibanya di kantor, Lily sudah disambut dengan banyaknya karangan bunga yang terpampang bertuliskan ucapan selamat dan sukses untuk kepemimpinannya


"Bismillahirrahmanirrahim".


"Selamat pagi bu, mari ikut saya". Ucap seorang staff pria yang menghampiri Lily


Lily pun tersenyum seraya mengangguk kecil dan mengikuti langkah staff pria tersebut


Ia memasuki ruangan yang cukup besar yang didalamnya sudah berisi para petinggi-petinggi di perusahaannya, beberapa pemimpin perusahaan, serta beberapa clien yang sudah lama bekerja sama dengan Atmaja Group.


"Selamat pagi nona". Ucap Andika, selaku sekretaris Lily


"Selamat pagi". Balas Lily


"Mari nona saya antar ke kursi anda". Ucap Andika


Lily pun mengikuti Andika untuk menuju kursinya, tak berselang lama acara pun dimulai, satu persatu para petinggi naik ke podium untuk memberikan ucapan selamat datang dan ucapan selamat atas kepemimpinan Lily,


Begitupun dengan Lily, tak lupa ia pun juga turut memberikan sepatah dua patah kata kepada para hadirin yang ada diruangan tersebut


"...dan terimakasih atas kinerja yang baik dari semua pihak yang telah mensejahterakan perusahaan kebanggaan kita semua, tanpa kalian perusahaan ini tidak akan berkembang dan maju seperti sekarang dan semoga dengan bergabungnya saya disini, saya bisa membawa perusahaan ini semakin di depan, semakin besar dan semakin sukses, terimakasih".


Prok prok prok, suara riuh tepukan tangan bergemuruh mengisi ruangan tersebut saat Lily mengakhiri sambutannya


"Menantu kamu luar biasa". Ucap seorang pemimpin perusahaan pada Bastian, Pak Adnan

__ADS_1


"Pasti dong, gak salah kan aku pilih menantu, kamu boleh urus soal kerjasamanya sekarang, aku yakin menantuku akan mengurusnya dengan baik". Ucap Bastian


"Tentu, aku urus hari ini".


"Kamu selalu bikin aku bangga". Batin Raffa sambil memperhatikan Lily yang berada di sebrangnya


--


Acara sudah selesai, Lily pun dibawa ke ruangannya oleh Andika, ruangan kerja yang sangat besar, rapih dan elegan, seperti ruangan boss di drama korea


Lily pun segera duduk di kursi kebesarannya sambil memandangi tiap sudut ruangan yang membuatnya terkagum-kagum. Banyak buket-buket bunga yang tergeletak rapih diatas sofa, sepertinya dari beberapa clien yang sekedar ingin mengucap selamat pada Lily


"Nona, 30 menit lagi ada pertemuan dengan Adnan Group". Ucap Andika


"Baik, terimakasih pak"


"Nona cukup memanggil nama saya, Andika".


Andika membungkukkan badannya dan segera berlalu dari ruangan Lily.


"Hah, gak mau dipanggil bapak hahaha".


Lily membuka laptop yang berada di depannya, ia perhatikan lagi struktur organisasi perusahaan yang tadi sempat ditampilkan dalam acara penyambutannya


"Direksi Rudi Hartono, Direktur Utama Sultan Wijaya, Direktur Keuangan Linda Andini..."


Tok tok tok


Terdengar suara ketukan pintu dari ruangan Lily


"Masuk".


Ceklek


"Selamat siang nyonya, ada berkas yang harus di tanda tangani". Ucap seorang staff wanita sambil memberikan sebuah map pada Lily


"Baik".


Lily pun tersenyum dan menerima map tersebut, dibacanya dengan seksama sampai akhirnya ia pun melabuhkan coretan cantik diatas kertas putih tersebut.


"Terimakasih". Ucap seorang staff tersebut dan ia pun berlalu dari ruangan Lily


Lily menyandarkan kepalanya pada kursi sambil mengusap-usap perutnya


"Kevin lagi ngapain ya, kok jadi kangen....kamu pasti kangen papa juga kan sayang". Batin Lily


--

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2