Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Silvi


__ADS_3

"Kita situ aja yuk Del". Ucap Hana pada Adel


"Lah kenapa? Gabung aja". Ucap Lily


"Gak ah, gue takut ketemu Kevin. Nanti dia ngomelin gue lagi...ayo Del". Ucap Hana


"Yaudah gue disitu ya Ly". Ucap Adel


"Yaudah". Ucap Lily


"Sanaaa jalan". Ucap Tommy sambil mendorong Lily menuju meja Kevin


"Si kuny*k mana?". Tanya Kevin pada Tommy


"Sama Amel". Jawab Tommy


"Hmmm, mau makan apa?". Tanya Kevin pada Lily


"Soto ayam". Jawab Lily


"Gue aja yang pesen, lu apa Vin?". Tanya Tommy


"Samain aja". Jawab Kevin


Tommy mengangguk dan berjalan kedepan untuk memesan makanan mereka


"Sayang, Tommy ngasih ini. Tiket nonton". Ucap Lily sambil menunjukkan 2 lembar tiket bioskop


"Hahaha tuh kan pasti diterima sama kamu". Ucap Kevin


"Kamu tau?". Tanya Lily


"Iya, dia nawarin aku. Tapi aku bilang tawarin kamu dulu, takut kamu gak mau buat apaan aku ambil". Jawab Kevin


"Hehehe mau nonton ngga?". Tanya Lily


"Yuk". Jawab Kevin


"Asiikkk".


"Tunggu". Ucap Tommy


"Iyaa..lu serius nih gak mau?". Tanya Lily pada Tommy yang berada di hadapannya


"Serius, buat lu aja". Jawab Tommy


"Hehe makasih Tom".


"Iyaa".


"Permisi mas". Ucap tukang soto yang datang memberikan 3 mangkok soto untuk Lily, Kevin dan Tommy


"Makasih pak". Ucap Tommy


"Sama-sama mas".


Mereka bertiga pun segera mengisi perutnya setelah itu kembali ke kelas sambil menunggu bel


--


Pulang Sekolah


Kringg *bel pulang sekolah berbunyi


Kevin sudah menunggu Lily di depan kelasnya untuk ke parkiran bersama


"Han, ada Kevin tuh di depan, mampus lu diomelin". Ucap Adel menakut-nakuti Hana


"Ehh engga, dia gak bakal marah, Adel boong". Ucap Lily


"Hahahaha".


Mereka bertiga pun segera keluar dari kelas


"Udah sayang? Yuk". Ucap Kevin sambil merapihkan anak rambut Lily


Lily tersenyum dan mengangguk, mereka berempat pun berjalan menuju parkiran


"Vin, sorry ya soal kemarin, gara-gara gue Lily dibawa temennya". Ucap Hana


"Gapapa". Ucap Kevin


"Omelin aja Vin, parah nih si Hana gak bisa jagain Lily, coba kalo sama gue pasti aman". Ucap Adel sambil mengompor-ngompori Kevin


"Hahaha gapapa". Ucap Kevin


"Manas-manasin aja lu". Ucap Hana


"Haha dah lah gue mau balik". Ucap Adel


"Ikuutt". Ucap Hana

__ADS_1


"Ya ayooo..gue duluan ya".


"Hati-hati". Ucap Lily


Lily dan Kevin berjalan menuju mobil dan segera meninggalkan sekolah.


--


Di Perjalanan


"Mau makan apa sayang?". Tanya Kevin


"Aku mau kebab". Jawab Lily


"Gak makan nasi?". Tanya Kevin


"Nanti aja pas mau nonton". Jawab Lily


"Yaudah, di taman komplek kan ada kebab, mau yang itu?". Tanya Kevin


"Iyaaa".


Drtt drtt


Drtt drtt


"Eh ada yang nelfon". Ucap Kevin sambil meraih ponsel di jaketnya


"Papa". Ucap Kevin


"Halo pah"


"Vin mama masuk rumah sakit, jatoh dari tangga"


"Ya Allah, rumah sakit mana pah"


"Rumah sakit B Vin"


"Yaudah Kevin sama Lily kesana pah"


"Iya"


-tut Kevin memutus sambungan telfonnya


"Siapa yang masuk rumah sakit?". Tanya Lily


"Mama, jatoh dari tangga". Jawab Kevin


"Kamu juga kalo turun tangga hati-hati ya, aku ngeri ngeliatnya, nih takutnya kenapa-kenapa". Ucap Kevin sambil memegang perut Lily


"Iyaa".


Lily dan Kevin segera menuju rumah sakit, setibanya disana mereka bergegas menuju resepsionis rumah sakit lalu segera menuju kamar tempat Anita dirawat


Ceklek


"Mama". Kevin langsung berhambur memeluk Anita yang sedang terduduk, dengan kondisi kepala yang diperban dan kaki yang di plester.


"Mama gapapa sayang". Ucap Anita sambil mengusap kepala Kevin


"Sini sayang". Anita meraih tangan Lily dan memeluknya


"Kok bisa jatoh ma?". Tanya Lily


"Hehe kepeleset". Jawab Anita


"Kepala mama kebentur?". Tanya Lily


"Iyaaa, tapi gapapa kok". Jawab Anita


"Gapapa gimana ma, berdarah kan". Ucap Lily


"Udah udah, gapapa kok". Ucap Anita


"Sendi di engkelnya geser, bersyukur gak patah". Ucap Bastian


"Makanya hati-hati maa". Ucap Kevin


"Iyaa sayang..."


"Kamu baik-baik aja kan sayang?". Tanya Anita sambil mengusap perut Lily


"Mamaa kan yang sakit mama, kok nanya keadaan Lily". Ucap Lily


"Hehe mama cuma mastiin cucu mama baik-baik aja disini". Ucap Anita


Ceklek


Terlihat seorang dokter memasuki ruang rawat Anita


"Pak, ini hasil rontgennya, kaki ibu Anita tidak mengalami luka serius, hanya perlu dilakukan terapi dan latihan berjalan secara bertahap tetapi jangan dipaksa jika belum kuat berdiri atau berjalan, bisa dibantu dengan kursi roda..."

__ADS_1


"Dan untuk memar dikepala, ini hanya luka ringan, tidak ada luka diarea dalam, sekitar 2 atau 3 hari lukanya akan berangsur membaik". Ucap dokter tersebut


"Saya boleh pulang kan dok?". Tanya Anita


"Boleh ibu...baik kalo gitu saya permisi".


"Terimakasih". Ucap Anita


Dokter pun keluar dari ruangan Anita, sementara Bastian segera menggeser kursi roda dan membantu Anita turun dari ranjangnya


"Alhamdulillah boleh pulang hehe". Ucap Anita


Mereka berempat pun segera keluar dari kamar rawat dan berjalan menyusuri koridor


"Sayang main kerumah mama dulu yaa, mama kangen sama kamu". Ucap Anita pada Lily


"Biarin lah mereka pulang istirahat, baru pulang sekolah loh, Lily juga harus istirahat". Ucap Bastian


"Oh iyaa ya, yaudah deh kapan-kapan ya sayang, mama kerumah". Ucap Anita sementara Lily hanya mengangguk sambil tersenyum


"Jeng Anitaaaa".


Terdengar suara ibu-ibu yang terlihat menghampiri Anita bersama seorang perempuan yang masih sekolah seperti Lily dan Kevin


"Ehh jeng Winda". Ucap Anita sambil tersenyum


"Kamu kenapa jeng?". Tanya Winda


"Hehe kepeleset dari tangga jeng". Jawab Anita


"Oh iya, ini Silvi ya? Aduh tambah cantik yaa, udah lama tante gak ketemu kamu". Ucap Anita


Silvi tersenyum dan mencium tangan Anita dan Bastian


"Hai Vin". Ucap Silvi


"Kamu masih inget Silvi ngga? Temen SMP kamu?". Tanya Winda pada Kevin


"Iya inget tante". Jawab Kevin


"Gimana? Makin cantik kan sekarang?". Tanya Winda


Kevin hanya tersenyum tipis mendengar ucapan Winda


"Jeng Winda ngapain disini?". Tanya Anita


"Abis jenguk ponakan ku jeng, tipes". Jawab Winda


"Main sama Silvi Vin, kan kalian udah lama gak main bareng". Ucap Winda


"Lain kali tante, Kevin buru-buru sekarang". Ucap Kevin sambil meraih tangan Lily


"Ayo mampir kerumah ku jeng, ngeteh ngeteh dulu, ngerumpi hehe". Ucap Anita


"Ayo jeng, aku juga lagi senggang nih". Ucap Winda


"Kevin sama Lily duluan ya ma, pah". Ucap Kevin


Kevin pun segera membawa Lily meninggalkan koridor rumah sakit.


"Kevin!".


Silvi menyusul Kevin dan Lily saat Kevin sedang membuka pintu mobil untuk Lily


"Kenapa Sil?". Tanya Kevin


"Lu mau nganter cewek lu pulang kan? Gue ikut dong, nyokap gue ikut nyokap lu katanya mau main kerumah lu, gue ikut lu aja gapapa kan, jadi bareng kesana nya". Ucap Silvi


"Gak bisa Sil, gue-"


"Yahh nyokap gue udah jalan sama nyokap lu". Ucap Silvi


Kevin melirik ke arah Lily seolah bertanya, Lily pun tersenyum dan mengangguk.


"Ayooo, gue gapapa kan di depan?". Tanya Silvi pada Lily


"Gapapa". Jawab Lily


Silvi segera masuk kedalam mobil sementara Kevin membuka pintu belakang untuk Lily


"Maaf sayang". Ucap Kevin sambil mengusap kepala Lily


Kevin pun segera menuju kursi kemudinya


--


Bersambung..


.


Jangan lupa likenya..

__ADS_1


__ADS_2