Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Ke Puncak


__ADS_3

Sore Hari


Lily dan Kevin sedang berada di pemakaman Rama dan Elisa, setelah membacakan doa, Lily menyiram air mawar serta menabur bunga diatas pusara kedua orang tuanya


"Ayah, Lily akan jalanin amanah ayah, Lily akan jaga semua peninggalan ayah..."


"Lily rindu ayah, rindu bunda..."


Lily juga dateng bawa kabar gembira buat ayah sama bunda, sebentar lagi ayah sama bunda akan punya cucu, pasti ayah seneng kan, bunda juga pasti seneng...kita kumpul bareng-bareng ya..."


"Hikss hikss".


Lily tak kuasa menahan air matanya, ia meratapi nasibnya yang kini sudah tidak mempunyai orang tua kandung, sungguh menyayat hatinya, ia membayangkan bagaimana kelak anaknya akan mencari kakek dan neneknya.


"Sayaaang".


Kevin mengusap punggung Lily agar ia merasa tenang, Lily pun menoleh kearah Kevin, ia menatap sosok yang kini menjadi suaminya itu,


"Ayah, benar kata ayah, Kevin laki-laki terbaik buat Lily, ayah menitipkan Lily pada laki-laki yang tepat". Batin Lily


Kevin tersenyum dan menghapus air mata Lily


"Aku mau pulang". Ucap Lily


"Yaudah yuk".


Kevin membantu Lily berdiri dan membawanya kedalam mobil


--


Setibanya mereka dirumah, sudah ada 2 mobil yang terparkir disana, sepertinya ada yang menunggu kedatangan mereka


"Ada mobil Tommy". Ucap Kevin


"Sama mobil Adel..."


"Pada ngapain ya".


Mereka pun segera turun dari mobil dan memasuki rumah, ternyata bukan hanya Tommy dan Adel yang menunggu, tetapi ada Rian dan Hana juga


"Aaah Adel...Hana..kangeenn". Lily langsung berhambur memeluk kedua sahatnya


"Samaa kangeenn bangeett". Ucap Hana


"Kok kesini gak bilang dulu sih, rame-rame lagi hehe". Ucap Lily


"Iyaa sengaja, ke puncak yuk, gue udah nyewa 1 vila buat kita ber 6". Ucap Hana


"Waaah mauuu". Ucap Lily dengan semangat


"Yaudah ganti baju sana". Ucap Adel


"Ayooo ke kamar".


Lily menggandeng kedua sahabatnya menaiki tangga menuju kamarnya


"Kita gak dianggap coy". Ucap Rian


"Haha emangnya lu siapa...."

__ADS_1


"Vin, sorry buat kemarin". Ucap Tommy


"Yaelah santai aja kuny*k". Ucap Kevin


Mereka pun tersenyum dan saling berpelukan


"Nah gitu dong, gue suka kalo kaya gini". Ucap Rian sambil merangkul kedua sahabatnya


"Duduk dulu dah, mau minum gak?". Tanya Kevin


"Engga". Jawab Rian dan Tommy kompak


"Kak Hana ngechat gue ngajak kita ke puncak, ikut gak lu?". Tanya Rian pada Kevin


"Kalo Lily ikut gue ikut". Jawab Kevin


"Cakep".


"Lama ngga?". Tanya Kevin


"Katanya besok balik, soalnya dia ada acara besok". Jawab Rian


"Oh yaudah, Lily juga gak bisa lama. Senin kerja". Ucap Kevin


"Hah kerja? Dah bosen jadi orang kaya?". Celetuk Rian


"Haha Lily kerjanya jadi boss". Ucap Kevin


"Wihh nyonya Lily dong". Ucap Rian


"Lu napa diem aja njirr, sariawan lu?". Tanya Rian pada Tommy


"Engga, itu siapa di depan?". Tanya Tommy


Rian dan Kevin pun kompak menoleh ke arah yang ditunjuk Tommy


"Oh, sepupunya Lily". Jawab Kevin


"Kok disini?". Tanya Tommy lagi


"Iya, tinggal disini". Jawab Kevin


"Cantik gak?". Tanya Rian


"Lu liat aja sendiri, ntar juga masuk". Ucap Kevin


"Masih sekolah?". Tanya Rian


"Gak. Beda 2 tahun sama Lily". Jawab Kevin


"Tante-tante njirr". Ucap Rian


"Hahaha tol*l". Ucap Tommy


Tak berselang lama Alin pun masuk, ia berjalan sambil memperhatikan Kevin cs dengan tatapan sinis


"Tidak ramah, bintang satu". Celetuk Rian


"Ngomong apa lu?". Tanya Alin

__ADS_1


"Eh buset, engga". Ucap Rian


Alin pun kembali berjalan menaiki tangga


"Galak banget njirr kaya Adel...emang ya di dunia ini cewek yang sempurna tuh cuma kak Lily, ramah, lembut, sayang aja udah punya pawang". Ucap Rian sambil melirik Kevin


"Tapi cantik gak?". Tanya Kevin


"Hmm masih dibawah kak Lily hahahaha". Jawab Rian


"Tuh udah siap, ayo jalan". Ucap Tommy saat melihat Lily cs sedang menuruni tangga


"Yuk, aku ikut Adel sama Hana ya". Ucap Lily pada Kevin


"Yaudah...Hati-hati nyetirnya, lu bawa anak gue tuh". Ucap Kevin pada Adel


"Iyaa siap pak". Ucap Adel


Mereka berempat pun segera masuk kedalam mobil, Lily cs berada di mobil Adel, sementara Kevin cs berada di mobil Tommy.


--


Pukul 8 malam mereka baru tiba di vila, semua mengeluh karna jalanan yang dilalui mereka sangat macet, apalagi saat weekend seperti ini, ditambah sudah libur sekolah, sudah pasti kawasan puncak padat merayap karna banyaknya orang yang liburan di daerah ini.


"Ayo masuk, gue dapet yang kaya gini, tapi lumayan lah ada kolam renangnya, besok renang bareng deh". Ucap Hana sambil melihat setiap sisi sudut vila yang di sewanya


"Ini sih bagus Han, lengkap". Ucap Adel


"Ada kamarnya?". Tanya Lily


"Ya elah kak Lily langsung nanyain kamar, mau di booking buat berduaan sama Kevin yaa". Celetuk Rian


Sementara Tommy hanya tersenyum nanar mendengar celoteh dari mulut Rian


"Enggaaaa, kalo gak ada kamar mau tidur dimana". Ucap Lily


"Tenang bestie, kamar ada dua. Kita barengan disini, yang cowok disana tuh, samping kamar mandi". Ucap Hana


"Yah Vin. Gak tidur bareng". Ucap Rian


"Bacot lu". Ucap Kevin


"Yaudah lah taro tas dulu". Ucap Adel


Mereka pun menaruh tas nya di kamar masing-masing setelah itu kembali ke ruang tengah


"Masak yuk, buat makan malem". Ajak Lily


"Hehe gue cuma sediain bahannya, yang masak kalian yaa". Ucap Hana pada Lily dan Adel


"Iya, gak heran kok". Ucap Adel


"Hehehe".


"Gue masak nasi dulu". Ucap Lily


Lily dan Adel pun berjalan menuju dapur untuk memulai kegiatan masak mereka, sementara Hana hanya memperhatikan kedua sahabatnya yang terlihat sibuk sambil manggut-manggut seolah mengerti langkah-langkah untuk memasak.


Sedangkan Kevin cs, mereka sedang diruang tengah sambil bermain PS milik Rian, ia sengaja membawanya untuk bermain dengan kedua sahabatnya.

__ADS_1


--


Bersambung..


__ADS_2