Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Ternyata


__ADS_3

Disisi Lain, Kevin sedang mencari keberadaan Lily kemana-mana, ia menyesali perbuatannya yang telah berkumpul bersama teman-teman perempuannya.


Meskipun hanya sekedar bermain game, tetapi itu membuat Lily salah paham karena melihat suaminya berada disekitar Amel dan teman-temannya.


"Oh iya. Kenapa gue gak lacak GPS nya aja". Batin Kevin


Kevin segera membuka ponselnya dan melacak GPS tracking ponsel Lily


"Disini toh kamuuuuu". Batin Kevin


Kevin pun segera melajukan mobilnya menuju tempat tujuannya.


SKIP


--


Sesampainya di restoran tersebut, Kevin langsung menghampiri Lily yang sedang asik melahap makanannya


"Mama laper yaa". Ucap Kevin dari arah belakang Lily


Lily menoleh dan langsung memasang wajah datarnya


"Ngapain kesini?". Tanya Lily


"Dih jutek amat...coba liat hp kamu". Kevin merebut ponsel Lily yang ada di genggamannya


"Ih ngapain sih".


"Kamu blokir kontak aku? Kenapa?". Tanya Kevin


"Bodo amat, ganggu".


"Dih parah, untung aku lacak GPS kamu, jadi aku tau kamu disini".


"Ah gobl*k, lupa gak matiin GPS". Ucap Lily


"Sayaaang apaan sih kok ngomongnya gitu". Ucap Kevin


Kevin menggeser kursinya mendekati Lily, menadah kepalanya dengan kedua tangannya lalu mengamati wajah istrinya yang sedang serius pada makanannya


"Ngapain liat-liat?". Tanya Lily


"Abisnya kamu cantik sih. Bikin aku jatuh cinta". Ucap Kevin


"Garing..."


"Pergi sana, emang gak dicariin sama cewek-cewek yang tadi?". Tanya Lily


"Ya Allah, itu cuma temen sayaaang".


"Boong, pasti disitu ada pacar kamu...betah banget dikelilingin cewek-cewek gitu". Ucap Lily


"Aku gak sendirian sayang, sama Rian, tapi kan Rian nya ke kelas manggil Tommy, aku gak tau kalo ternyata ada kamu disitu".


"Alesan, kamu ngapain disitu?". Tanya Lily


"Main game sayang, mabar. Tadi dari jam ke 3 kosong, yaudah aku ke sebelah". Jawab Kevin


"Mabar sama cewek?". Tanya Lily


"Iyaa, disuruh Rian sih, itu lagi taruhan, tapi yang taruhan Rian bukan aku, dia kalo mabar sama Amel pasti dijadiin taruhan".


"Taruhan apa?".


"Uang 2 juta, aku tadi menang 3 kali".

__ADS_1


"Jadi? Rian dapet 6 juta?". Tanya Lily


"Iyaa, aku cuma bantuin Rian biar menang taruhan, itu doang, kasian kalah mulu". Ucap Kevin


"Game aja dijadiin taruhan, kurang kerjaan".


"Yaa iseng-iseng, namanya juga Rian...jangan marah ya, kan cuma main game sayang". Ucap Kevin


"Mau main game kek, taruhan kek, tetep aja aku sebel liat kamu deket-deket cewek...apa sebenernya kamu kaya gitu kalo jamkos? Main sama cewek?". Tanya Lily


"Engga, baru tadi sayang, sumpah".


"Nyebelin, aku nungguin kamu di kelas, mau makan sama kamu, tapi disamperin malah ngumpul sama cewek".


"Kamu cemburu?". Tanya Kevin


"Gak usah nanya lah, siapa yang gak cemburu sih".


"Ya maaf, aku juga gak ngabarin kamu kalo gak bisa nyamper ke kelas, aku kira kamu bareng Adel sama Hana, gak tau nya nungguin aku".


"Heumm".


"Kamu tadi kemana? Aku nyari-nyari kamu". Tanya Kevin


"Taman belakang".


"Oh iya, aku gak nyari kesana...pantesan gak ketemu..."


"Yaudah kan sekarang kamu udah tau, jangan marah lagi ya, aku janji gak bakal kesitu lagi, gak deket-deket lagi sama cewek". Ucap Kevin sambil memegang tangan Lily


"Heuumm".


"Dimaafin nggak?". Tanya Kevin


"Hehehe makasih sayang". Ucap Kevin sambil mencium tangan Lily


"Aduh, ini kan bekas dicium Raffa, jadi ngerasa bersalah". Batin Lily


"Pulang yuk". Ajak Kevin


"Kamu gak makan dulu?". Tanya Lily


"Dirumah aja..ini udah bayar?". Tanya Kevin


"Udah".


"Yaudah ayo pulang".


Mereka berdua pun meninggalkan restoran dan pulang kerumah


SKIP


--


Setibanya dirumah, Lily langsung membawa Kevin ke meja makan untuk mengisi perutnya, menyiapkan makanan untuk Kevin dan menemaninya makan sambil memainkan ponselnya


"Oh iya, tadi di resto aku ketemu sama Raffa". Ucap Lily


"Katanya sakit?". Tanya Kevin


"Udah sembuh, tinggal pemulihan". Jawab Lily


"Ooh, terus? ngobrol sama kamu?".


"Iyaa, tapi cuma sebentar, kamu ngga marah kan aku ketemu sama dia?". Tanya Lily

__ADS_1


"Gak marah kok, gapapa". Jawab Kevin sambil tersenyum


"Assalamualaikuuuummm". Terdengar suara Rian dari arah pintu utama


"Waalaikumsalam". Jawab Lily dan Kevin kompak


"Kaya suara Rian?". Tanya Lily


"Iya lah siapa lagi".


Lily dan Kevin menoleh kearah pintu utama, memperhatikan kedatangan Rian dan Tommy yang sedang berjalan menghampiri Lily dan Kevin dimeja makan


"Ni kak Lily, ketemu dimana?". Tanya Rian pada Kevin


"Restoran". Jawab Kevin


"Sorry ya kak, lu pasti marah sama Kevin, gue yang salah". Ucap Rian


"Gapapa, Kevin udah jelasin kok, menang banyak nih 6 juta". Ucap Lily sambil meledek


"Hahaha sekalinya main bawa hoki lu". Ucap Rian sambil menepuk bahu Kevin


"Oh iya udah pada makan belum?". Tanya Lily


"Udah Ly". Jawab Tommy


"Aduh gak usah repot-repot kak, kalo ada keluarin aja". Ucap Rian


"Hahaha seriuss, lu mau makan?". Tanya Lily


"Engga, gue udah makan".


"Dari mana?". Tanya Kevin pada Rian


"Basecamp".


"Rokok sama minumannya abis Vin". Ucap Tommy


"Buset, baru kemarin". Ucap Kevin


"Yahh lu tau lah temen-temen lu". Ucap Tommy


"Lu juga tol*l..."


"Oh iya kata Andre si Daniel nantangin duel". Ucap Rian


"Alah gak usah di ladenin...lagian si Andre ngapain sih udah kelas tiga masih aja ngurusin kaya gitu, gak lulus baru tau rasa". Ucap Lily


"Berarti yang masih kelas 2 boleh dong?". Tanya Kevin


"Boleh lah". Jawab Lily


"Yaudah, ntar malem gue ikut". Ucap Kevin pada Rian dan Tommy


"Eehh gak gitu jugaaa wooyy". Ucap Lily


"HAHAHAHAHA".


"Kenapa ketawa? Gak ada yang lucu". Ucap Lily


Lily bangun dari kursi dan berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.


--


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2