
Sudah 25 menit Lily berenang. Lily segera naik dan memakai jubah mandinya karena merasa badannya sudah mulai dingin
"Non, ini mbok bawain handuk". Ucap mbok Minah
"Oh iya makasih mbok". Ucap Lily langsung mengeringkan rambutnya dengan handuk
"Sama-sama non mbok permisi". Ucap mbok Minah
Lily mengangguk lalu mengunyah rotinya sambil berjalan menaiki tangga menuju kamar
--
Di kamar
"Sayang mau mandi ngga?". Tanya Lily pada Kevin
"Bentar sayang. Nanggung". Ucap Kevin yang sedang bermain game online
"Ahh lama...dingin tau.."
"Aku duluan deh". Ucap Lily
"Iyaaa sayang". Ucap Kevin sambil fokus memperhatikan layar ponselnya
Lily pun berjalan kekamar mandi untuk membasuh tubuhnya.
SKIP
--
Lily dan Kevin sudah selesai mandi, kini mereka sedang sarapan bersama dimeja makan.
"Sayang aku mau nganterin mobil ke bengkel. Kamu mau ikut?". Tanya Kevin
"Ngapain aku ikut ke bengkel?". Tanya Lily
"Aku cuma naro mobil sayang, abis itu kita pergi lah masa nunggu disana".
"Aku dirumah aja deh". Ucap Lily
"Bener?". Tanya Kevin
"Iyaaa".
"Bener tapi dirumah, jangan kemana-mana.."
"Kalo mau keluar tunggu aku pulang... biar aku temenin, jangan sendirian". Ucap Kevin
"Iya sayang bawel ih".
"Hehe den Kevin khawatir banget sama non Lily ya". Ucap mbok Minah sambil tersenyum
"Masalahnya ni anak sering ilang mbok...pusing nyarinya". Ucap Kevin
"Enak aja". Ucap Lily
"Kalo ilang kan gak ada lagi yang kaya gini mbok, langka". Ucap Kevin sambil mengupas jeruk
"Hehehe den Kevin bisa aja".
"Aku ke bengkel sekarang ya"
"Iyaa hati-hati".
CUP . Kevin mencium kening Lily
"Assalamualaikum".
"Waalaikumsalam". Ucap Lily dan mbok Minah kompak
Kevin pun berjalan keluar rumah menuju mobilnya
__ADS_1
Namun saat hendak masuk ke mobil Kevin melihat ada mobil yang berhenti didepan rumah
Kevin memandangi mobil tersebut dan melihat ada seseorang yang turun dari sana
"Itu kan Raffa".
"Mau ngapain lagi". Batin Kevin
Kevin kembali menutup pintu mobilnya dan berjalan ke gerbang rumah untuk menemui Raffa
"Mau ngapain kesini?". Tanya Kevin
"Ada perlu sama Lily".
"Urusan apa?".
"Lu gak perlu tau, minggir".
"Gue harus tau, gue suaminya". Jawab Kevin
Raffa mendorong bahu Kevin dan bergegas masuk kedalam rumah
"Woy seenaknya aja lu". Teriak Kevin pada Raffa
Kevin pun menyusul Raffa agar tidak masuk menemui Lily
"Loh kaya suara Kevin". Ucap Lily yang mendengar suara Kevin dari meja makan
Lantas Lily buru-buru keluar rumah sambil berlari kecil
Saat Lily baru sampai pintu utama, Lily bertabrakan dengan Raffa yang ingin masuk kedalam
Tubuh Lily hampir jatuh namun Raffa berhasil menahannya dengan memegang bahu Lily
"Raffa". Ucap Lily yang langsung melepaskan dirinya dari Raffa
"Kamu ngapain kesini?".
"Oma Weni sakit". Ucap Raffa
"Oma sakit?". Tanya Lily
"Iya, oma dirumah sakit. Mau ketemu kamu".
"Bohong, jangan percaya sayang". Ucap Kevin
"Lu bisa diem gak". Ucap Raffa pada Kevin
"Itu cuma akal-akalan dia aja sayang". Ucap Kevin
"Please Ly, oma mau ketemu kamu..."
"Oke kalo kamu gak percaya, kamu denger ini". Ucap Raffa
Raffa mengambil ponselnya di saku jaket dan menghubungi tantenya yang sedang berjaga menunggu oma nya
Tut
Tut
"Halo tan, Raffa mau ngomong sama Oma".
"Ohh iya".
"Ma, Raffa mau ngomong". Ucap suara tante Raffa yang terdengar dari loud speaker
"Hallo Raffa.."
"Kamu sudah bertemu Lily?". Tanya Weni dengan suara yang lemah dan serak
"Udah oma, Raffa ada dirumah Lily".
__ADS_1
"Boleh oma bicara dengan Lily?".
"Iya oma, boleh".
Raffa segera memberikan ponselnya pada Lily. Namun Lily terlihat ragu-ragu untuk mengambil ponsel Raffa
"Please...". Ucap Raffa dengan suara pelan
Akhinya Lily pun mengambil ponsel dari tangan Raffa
"Halo sayang..Lily apa kabar nak?". Tanya Weni
"Lily...Lily baik..oma".
"Oma kangen sekali sama kamu sayang...."
"Oma ingin bertemu kamu".
Seketika Lily memandang Kevin, sungguh Lily tidak sanggup seperti ini, Lily tidak mau menyakiti hati suaminya
"Maaf... oma-"
"Please Ly, oma lagi sakit kanker hati". Ucap Raffa dengan suara pelan
"Kenapa nak..."
"Kamu mau kan menemui oma?".
Lily tidak menjawab, Lily bingung harus bagaimana
Lily kembali menatap Kevin. Namun kali ini Kevin mengangguk pelan
"Gapapa, temuin aja". Ucap Kevin
Ucapan Kevin membuat senyuman Raffa mengembang di bibirnya
"Sayang..."
"Kamu masih disitu kan nak?". Tanya Weni
"Iyaa..iya oma..."
"Lily akan..temui oma". Ucap Lily terbata-bata
Sungguh sangat berat untuk Lily mengatakan ini.
Lily tahu kalau ini akan membuat suaminya sedih, tapi Lily sendiri juga bingung kenapa Kevin mengizinkannya.
"Yasudah.. Oma tunggu ya nak".
"Iyaa..oma".
Weni pun memutus sambungan telfonnya
Lily segera mengembalikan ponsel milik Raffa dan menghampiri Kevin
"Sayang".
"Gapapa". Ucap Kevin sambil tersenyum dan mengusap kepala Lily
--
Bersambung..
.
.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya~
--
__ADS_1