Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Bu Boss


__ADS_3

Setelah Anita meninggalkan rumah Lily, mereka kembali masuk ke kamar, Kevin meraih buket bunga yang berada diatas ranjang.


"Ini dari siapa?". Tanya Kevin


"Ohh...dari Raffa, kalo gak suka buang aja". Jawab Lily


"Iyaa aku gak suka". Ucap Kevin


Kevin membuang bunga tersebut kedalam tempat sampah kecil yang terletak disamping meja belajar Lily.


"Jangan terima barang apapun dari cowok selain aku, ngerti?". Tanya Kevin


"Iyaa...". Jawab Lily


Kevin tersenyum dan menghampiri Lily, memeluk istrinya dengan sangat erat, Lily pun membalas pelukan Kevin, membenamkan kepalanya didada sang suami sambil memejamkan matanya, menghirup aroma tubuh Kevin yang menyeruak di indra penciumannya


"Anak aku gimana? baik-baik aja kan?". Tanya Kevin


"Iyaa baik-baik aja kok". Jawab Lily


"Maafin aku terlalu sering bikin kamu sedih, jujur aku takut kamu kepikiran dan stress". Ucap Kevin


"Engga kok, cuma pusing aja mikirinnya hehe gapapa".


"Omongan sama sikap aku juga kasa-"


CUP, Lily mengecup bibir Kevin sekilas


"Bawel, gak usah dibahas, aku udah maafin kamu dan mau lupain masalah itu". Ucap Lily


"Hehe makasih yaa".


Lily tersenyum dan kembali mencium bibir Kevin, kali ini ciuman yang sangat lembut, jujur saja semalaman tidak bersama suaminya membuat Lily sangat merindukannya


Kevin pun semakin mengeratkan pelukannya dan memperdalam ciuman yang Lily berikan.


Namun disaat gairah keduanya mulai bangkit, tiba-tiba ada suara yang mengganggu aktifitas mereka


Tok tok tok

__ADS_1


"Non".


Karna terkejut dengan suara mbok Minah, Lily dan Kevin pun melepas tautan mereka


Lily segera menghampiri dan membukakan pintu


"Ada apa mbok?". Tanya Lily


"Anu non, dibawah ada yang mencari non Lily".


"Siapa?".


"Maaf non mbok kurang tau, laki-laki non, berpakaian seperti orang kantor".


"Oh yaudah mbok, nanti Lily turun".


"Baik non, mbok permisi".


Lily mengangguk dan kembali menutup pintu


"Pake baju kantor? Raffa? Tadi perasaan Raffa gak ngantor deh, malah pake baju santai". Batin Lily


Lily berkaca dan sedikit merapihkan pakaian dan rambutnya sebelum turun kebawah


"Aku kebawah dulu, katanya ada yang nyari aku, bentar ya". Ucap Lily


Lily segera keluar dan menemui orang tersebut


"Selamat siang Nona". Ucap laki-laki tersebut seraya membungkukkan badannya


"Siang, silahkan duduk". Ucap Lily


"Maaf jika kedatangan saya menganggu istirahat nona, saya ingin menyampaikan bahwa hari Senin nona diharapkan datang ke perusahaan atas perintah tuan Bastian, karena akan ada acara penyambutan untuk nona Lily selaku pimpinan perusahaan".


"Hufftt papah buru-buru banget sih, baru selesai ujian, gue belum liburan loohh". Batin Lily


"Iya saya akan datang".


"Baik Nona, saya akan membawakan supir pribadi untuk menjemput Nona".

__ADS_1


"Iya, terimakasih".


"Baik lah kalau begitu, saya permisi". Ucap pria tersebut, tak lupa dengan membungkukkan badan sebelum meninggalkan rumah Lily


"Sekarang hari Jumat, bentar lagi dong...Ya Allah, siap gak siap harus siap". Batin Lily


Lily menghela nafasnya dan kembali naik menuju kamarnya.


"Sayaaaang". Lily menghampiri Kevin di sofa dan langsung bergelayut manja di lengan suaminya


"Kenapaaa?".


"Papa udah mulai nyuruh aku ngantor, masa hari Senin aku disuruh dateng, katanya ada acara penyambutan".


"Hahahaha yaudah lah dateng mau gimana lagi". Ucap Kevin


"Tapi buru-buru bangeett. Aku kan mau liburan dulu".


"Ya mungkin mereka butuh kamu jadi dipercepat, mereka kan juga mau kenalan lah sama bossnya". Ucap Kevin sambil menoel hidung Lily


"Haaaa ayaaahhh tolongin Lilyyyy".


"Hahaha sabarr, jalanin aja, kamu juga udah siap kan, jadi apa susahnya". Ucap Kevin


"Enteng banget kalo ngomong".


"Ya enteng lah kan yang jalanin bukan aku hahahahaha".


"Tau ah".


"Cieee Bu Boss..."


"Kalo belum siap balik lagi sekolah, biar aku gak kesepian". Ucap Kevin


"Hiii males, dirumah liat kamu disekolah liat kamu, bosen gak sih". Ucap Lily ngasal


"Hahaha awas kamu yaa".


Kevin kembali bermain game sementara Lily berjalan menuju ranjang.

__ADS_1


--


Bersambung...


__ADS_2