
Bel istirahat sudah berbunyi
Kini tiga serangkai sedang makan siang di kantin, sambil mengobrol
"Oh iya Tommy kecelakaan kemarin". Ucap Lily
"Hah serius lu? Tommy temennya Kevin?". Tanya Hana
"Iyaa".
"Kok bisa?". Tanya Hana
"Ya itu gara-gara anak Garuda, yang tadi pagi hampir nyerempet mobil Kevin..."
"Katanya sih kemarin Tommy kejar-kejaran sama dia".
"Lu udah jenguk?". Tanya Adel
"Udah kemarin".
"Keadaannya gimana?". Tanya Adel lagi
"Ya kasian lah, gue aja gak tega liatnya. Kepala, tangan, kaki di perban, pake penyangga leher lagi".
"Trus gak masuk dong? Gak sekolah?". Tanya Hana
"Han plis deh, lu pikir kalo udah kaya gitu masih bisa sekolah?". Tanya Adel
"Hehehe iyaa juga sih". Ucap Hana sambil terkekeh
"Pertanyaan lu suka diluar nalar". Ucap Lily pada Hana
"Hahaha yaudah ke kelas yuk". Ucap Adel
Lily dan Hana mengangguk setuju dan mereka pun bangun dari kursinya lalu berjalan menuju kelas.
Sesampainya di koridor kelas, Hana melihat Aldo yang sedang duduk berdua dengan Airin di pinggir lapangan
Tentunya langkah Hana terhenti karna memperhatikan mereka
"Adel.."
"Lily....".
Mereka pun menoleh dan menghampiri Hana yang sedang mematung
"Kenapa lu?". Tanya Adel
"Itu...Aldo".
Mereka berdua mengalihkan pandangannya kearah lapangan
"Aldo? Sama Airin". Ucap Adel
"Gue mau samperin". Ucap Hana dan langsung berjalan menuju lapangan
Adel dan Lily pun mengikuti Hana dari belakang
"Do".
Aldo menoleh kearah Hana, sedangkan Airin hanya tersenyum sinis
"Kamu ngapain?". Tanya Hana
"Han, aku minta maaf. Aku pengen putus". Ucap Aldo
Deg
Ucapan Aldo membuat Hana lemas seketika
"Eh lu apa-apaan Do?". Tanya Adel sambil berjalan kearah Aldo
"Ayo". Airin menggandeng tangan Aldo meninggalkan Lily cs
__ADS_1
"Lah? Aldo kenapa?". Tanya Lily
"Hikss hikss". Hana menunduk dan menangis
"Gila asal mutusin aja, gak ngomong alesannya". Ucap Lily
Kriingg
Bel masuk berbunyi, mereka pun segera masuk ke kelas sambil merangkul Hana yang sedang terisak
"Udah gak usah di tangisin". Ucap Adel
"Gue salah apa Del hikss hikss".
"Nanti pulang sekolah lu temuin dulu". Ucap Adel
Hana mengangguk dan menghapus air matanya
SKIP
--
Pulang sekolah
Tiga serangkai sedang berjalan menuju parkiran dan berencana akan mengantar Hana bertemu dengan Aldo
"Do Do tunggu dulu". Ucap Lily sambil berlari kecil mengejar Aldo
"Kenapa Ly?".
"Hana mau ngomong sama lu".
"Ngomong apa? Gue harus balik sekarang".
"Sebentar aja, please". Ucap Lily
"Yaudah, gue tunggu di taman belakang". Ucap Aldo
Lily pun segera menghampiri Hana dan Adel yang sedang menunggu di sudut parkiran untuk memberitahu Hana kalau Aldo menunggunya di taman belakang sekolah
"Yaudah gue balik duluan ya Han. Kevin udah nunggu. Gapapa kan?". Tanya Lily
"Iya gapapa Ly. Thanks yaaa". Ucap Hana
"Hati-hati Ly". Ucap Adel
"Sip".
Lily pun segera berjalan menuju mobil Kevin
"Ngapain sih ngejar-ngejar Aldo?". Tanya Kevin
"Ohh...itu.. Nemuin Aldo sama Hana".
"Maksudnya?". Ucap Kevin sambil melajukan mobilnya keluar sekolah
"Tadi Aldo mutusin Hana".
"Yang tadi di lapangan?". Tanya Kevin
"Kok tau?".
"Iya aku ngeliat dari atas".
"Ooh..."
"Kasian Hana tiba-tiba di putusin tanpa alesan".
"Baru kemarin jadian ya, kalo dia deketin kamu lagi gimana?". Tanya Kevin
"Ya nggak mungkin lah..."
"Oh iya sayang, aku pengen brownis lagi. Mampir ke toko yang waktu itu yaaa. Brownis nya enak hehe". Ucap Lily
__ADS_1
"Iyaa sayang". Kevin pun segera melajukan mobilnya menuju toko kue
--
"Kamu tunggu sini ya, aku aja yang turun. Aku juga mau liat-liat kue yang lain". Ucap Lily
"Iyaa yaudah, jangan lama yaa..."
"Pelan-pelan gak usah lari". Ucap Kevin
"Hehehe iya sayang".
Lily segera turun dari mobil dan melangkahkan kakinya menuju toko roti.
"Wahh keliatannya enak. Full coklat". Batin Lily
Saat Lily ingin mengambil kue tersebut, ternyata berbarengan dengan seorang ibu-ibu yang ingin mengambil kue yang sama dengan Lily
"Eh ibu...gapapa buat ibu aja". Ucap Lily sambil tersenyum
"Engga engga buat kamu aja nak. Biar saya cari yang lain". Ucap ibu tersebut sambil bergeser ke etalase kue yang lain
"Yang keju aja ma". Ucap seorang laki-laki yang berdiri di samping Lily
Sontak Lily menoleh kearahnya, dan lelaki itu juga menoleh kearah Lily
"Loh..."
"Vic..ky?.."
"Vicky?". Ucap Lily sambil meyakinkan dirinya
"Hmm... Lily?".
"Ini Lily?". Tanya Vicky
"Iyaaa hahaha ya ampun..gue kira lu masih di Bali". Ucap Lily
"Hahaha engga, gue SMA disini". Ucap Vicky
"Di...Garuda?". Ucap Lily sambil memperhatikan seragam Vicky
"Iyaa, lu..anak Nusa Bangsa?". Tanya Vicky
"Iyaa hehe..."
"Oiya itu muka lu kenapa?.."
"Kok merah..merah?". Tanya Lily
"Oohh. Biasalah cowok, berantem semalem".
"Ohh gitu, yaudah gue duluan ya, udah ditungguin". Ucap Lily
"Eh ini kue nya bawa, nyokap gue biar beli yang lain aja". Ucap Vicky sambil menaruh kue coklat nya di keranjang Lily
"Hahaha thanks ya". Ucap Lily lalu berjalan menuju kasir. Setelah membayar Lily segera berjalan keluar toko kue
"Hati-hati Ly". Ucap Vicky sambil tersenyum dan dibalas senyum oleh Lily.
"Lily tau nggak ya kalo Raffa juga pindah kesini". Batin Vicky
--
Bersambung...
.
.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya~
--
__ADS_1