
Setibanya di sekolah
Kevin sudah disambut oleh Silvi yang menunggunya di depan gerbang sekolah, untuk memberinya sarapan
Kevin menghampiri Silvi sementara Lily berjalan lebih dulu menuju kelasnya dengan raut wajah yang sedih
"Hayooo..pagi-pagi udah manyun". Ucap Tommy
"Hmm".
"Tenang kak, masih ada Rian yang setia sama kak Lily". Ucap Rian
"Hmm".
"Gak usah dipikirin". Ucap Tommy
"Hmm".
"Hmmm hmm mulu kaya Nisa Sabyan". Ucap Rian
"Hahahahaha apaan sih lu gak lucu". Ucap Lily
"Gak lucu tapi ketawa". Ucap Rian
Tommy dan Rian mengantar Lily sampai ke kelasnya, setelah itu mereka berdua berjalan menuju kelas mereka
Setibanya di kelas, mereka langsung menghampiri Kevin yang sedang duduk di kursinya sambil melamun
"Vin Vin, masih pagi dah bikin anak orang sedih". Ucap Tommy
"Gue cuma nyamperin doang, dia bawain gue sarapan tapi gue tolak". Ucap Kevin
"Emang dia siapa sih?". Tanya Rian
"Temen Smp. Gak deket padahal. Biasa aja". Ucap Kevin
"Lu pepet aja, biar dia gak deketin si kuny*k nih kasian Lily". Ucap Tommy pada Rian
"Males. Lu gak tau kemarin dia diusir sama Andre dari basecamp, ribet anaknya, bawel, berisik. Kesel gue ama cewek kaya gitu..."
"Beda sama kak Lily, sempurna. Pujaan hati". Ucap Rian
"Bucin sama istri orang". Ucap Tommy
"Istri bersama woy, istri gue juga, ya kan Vin?". Ucap Rian
"Gue tonjok lu". Ucap Kevin
"Hahahaha santai". Ucap Rian
Kringg *bel masuk berbunyi
Pelajaran segera dimulai
SKIP
--
Istirahat
Adel dan Hana sudah ke kantin duluan, meninggalkan Lily dan Kevin yang masih berada didalam kelas
"Kamu marah kenapa sih? Kamu tanya Tommy sama Rian deh, tadi pagi aku gak nerima makanan dari Silvi, aku tolak". Ucap Kevin
"Ayo sayang, perut kamu gak boleh kosong, mau pingsan lagi? Makan dulu". Ucap Kevin
"Males". Ucap Lily
"Sayaang...."
"Kamu boleh marah sama aku tapi please jangan siksa dede, kasian, dia butuh makanan dari kamu, ayo".
__ADS_1
Lily menghela nafasnya dan bangun dari kursinya berjalan terlebih dahulu meninggalkan Kevin
Kevin pun mengacak-acak rambutnya lalu berjalan mengikuti Lily
Setibanya di kantin, Lily memilih duduk di meja Aldo dan teman-temannya, tentu saja ini membuat Aldo dan Kevin terheran
"Tumben kesini Ly?". Tanya Aldo
"Hmmm"
"Ngapain, disana aja". Ucap Kevin
"Gak, males". Ucap Lily
"Astagaaa...yaudah tunggu aku pesenin dulu". Ucap Kevin
"Itu cowok lu?". Tanya Rival pada Lily
"Hmmm".
"Jiahaha lagi ngambek ceritanya".
"Diem ah". Ucap Lily
Kevin pun kembali menghampiri Lily dengan membawa botol air mineral untuk Lily
"Lagi dibikin, tunggu ya". Ucap Kevin
"Hmmm...kamu disana aja, jangan disini". Ucap Lily
"Lah, aku gak boleh disini?". Tanya Kevin
"Gak". Jawab Lily
"Yaudah iya, makannya diabisin ya". Ucap Kevin
"Hmmm".
Kevin pun pergi menuju meja Rian dan Tommy
"Gue diusir, dia gak mau deket-deket sama gue". Jawab Kevin
"Mampus, sabarr hahaha". Ucap Rian
"Hmmm".
SKIP
--
Pulang Sekolah
Sepertinya hari ini kebahagiaan sedang tidak berpihak pada Lily, setelah tadi pagi ia melihat Silvi yang membawakan sarapan untuk Kevin, kini saat pulang sekolah pun Silvi sudah menunggu Kevin di depan gerbang
Lily menghela nafasnya dan berjalan menuju motor Kevin
"Jangan nangis Ly". Ucap Tommy
"Engga siapa yang nangis". Ucap Lily
"Pulang sama gue ya, gue anter". Tawar Tommy
"Sayang, maaf ya, aku kerumah mama dulu nganterin Silvi, katanya mamanya dia juga ada dirumah". Ucap Kevin
Lily hanya diam, ia sudah tau kalau Kevin akan mengantar Silvi, Lily pun berjalan menuju mobil Tommy tanpa menjawab ucapan Kevin
"Lu kenapa sih Vin, sampe kapan lu bikin Lily sedih terus, dia bakal kepikiran, bisa stress". Ucap Tommy
"Sekali ini Tom, gue nitip Lily, lu anterin balik ya". Ucap Kevin
Tommy hanya menggeleng-gelengkan kepalanya dan berjalan meninggalkan Kevin
__ADS_1
"Hikss hikss"
"Hikss hikss".
Lily berjongkok sambil menangis memeluk lututnya di samping mobil Tommy
"Ayo masuk".
Tommy membantu Lily masuk kedalam mobil dan memasangkan seat beltnya setelah itu segera melajukan mobilnya meninggalkan sekolah
Di sepanjang jalan, Lily masih saja menangis, terlebih lagi ia melihat motor Kevin yang melewati mobil mereka,
Hati Lily semakin teriris saat melihat perempuan lain bersandar sambil memeluk Kevin di belakangnya
"Keterlaluan". Batin Tommy
"Tom, gue gak mau pulang". Ucap Lily
"Terus mau kemana?". Tanya Tommy
"Kerumah Adel". Jawab Lily
"Yaudah gue anter kesana, jangan nangis lagi". Ucap Tommy
Lily menghapus air matanya dan memberitahu arah jalan menuju rumah Adel pada Tommy di layar ponselnya.
Setibanya dirumah Adel, Tommy mengantar Lily masuk kerumah Adel setelah itu pergi meninggalkan rumah tersebut
--
Dirumah Anita
"Dah turun, gue mau cabut". Ucap Kevin
"Lu mau kemana?". Tanya Silvi
"Bukan urusan lu. Turun!". Ucap Kevin
Dengan kesal Silvi turun dari motor Kevin dan melepas helmnya,
"Nih!". Silvi memberikan helmnya secara kasar dan segera berlari memasuki rumah Anita
Kevin masa bodo dengan Silvi, ia langsung membuka ponselnya dan menghubungi Tommy
"Lily udah pulang Tom?"
"Dia gak mau pulang, dirumah Adel"
"Rumah Adel dimana njir"
"Komplek Anggrek Indah nomer 8"
"Oh, thanks"
"Yo"
-tut. Kevin memutus sambungan telfonnya dan segera menuju rumah Adel
--
"Sumpah yaa keterlaluan banget si Kevin, tega-teganya bikin lu kaya gini..."
"Dia lebih mentingin nganter temennya daripada pulang sama lu..."
"Dah jangan nangis". Ucap Adel sambil mengusap punggung Lily
"Del...gue laper. Keluar yuk". Ucap Lily sambil nangis sesegukan
"Hahaha dasar, makan dibawah aja. Ayo". Ucap Adel
Lily mengangguk dan segera menghapus air matanya. Mereka berdua pun turun kebawah untuk mengisi perut mereka
__ADS_1
--
Bersambung..