Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Akhirnya~


__ADS_3

Setibanya kepulangan Vicky menjemput mamanya, Lily dan Raffa pun pulang, Raffa hanya mengantar Lily sampai depan rumah, karena mereka melihat ada mobil Kevin terparkir di halaman rumah


Lily pun segera masuk dan menuju kamar, ia melihat Kevin yang sedang duduk di sofa sambil melamun, jujur saja Lily dibuat bingung, apa yang harus ia lakukan saat berhadapan dengan Kevin saat ini.


Lily memilih untuk masuk kekamar mandi untuk menetralkan jantungnya yang sudah berdegup kencang,


"Bunga? Dari siapa?". Batin Kevin sambil memperhatikan bunga yang Lily taruh di atas ranjang


Tok tok


"Sayang". Terdengar suara Kevin dari balik pintu


"Haa ngapain nyamperin". Batin Lily


Dengan ragu Lily pun membuka pintu kamar mandi


Ceklek


"Sini, aku mau ngomong". Ucap Kevin sambil meraih tangan Lily.


Kevin membawa Lily menuju ranjang, tapi Lily menolak,


Lily melepas tangan Kevin dan berjalan menuju ruang tv, Lily menangis lagi, ia tidak sanggup memandang wajah Kevin, ada rasa sakit yang menjalar dihatinya.


Kevin pun menghampiri Lily dan berlutut dibawahnya, menghapus air mata Lily dengan lembut


"Udah nangis berapa kali, matanya sampe bengkak gini". Ucap Kevin


"Cukup Vin, berhenti bersikap gini ke aku, jangan bikin aku berat ngelepasin kamu".


"Kenapa lepasin aku, emang aku mau kemana?". Tanya Kevin


"Kalo kamu mau cerai-in aku, jangan kaya gini, jauhin aku, bikin aku terbiasa tanpa kamu".


"Hehe siapa yang mau cerai-in kamu sayang, cuma laki-laki bodoh yang buang berlian kaya kamu". Ucap Kevin sambil tersenyum


"Gak usah gombal, aku serius".


"Aku juga serius, dengerin aku baik-baik, kamu harus tau yang sebenernya biar gak salah paham, jujur aku gak ciuman sama Silvi, dia tiba-tiba aja ngecup bibir aku, cuma ngecup, kaya gini..."

__ADS_1


CUP


"Nah, begitu". Ucap Kevin setelah mengecup bibir Lily


"Ihh kamu modus". Ucap Lily


"Hahaha kan ngasih contoh biar kamu tau, aku juga kaget sayang, aku gak bakal ngira dia bakal lakuin itu, dan pas banget kamu ngeliat".


"Trus kalo aku gak liat?". Tanya Lily


"Ya dilanjut, lebih dari kecupan". Jawab Kevin asal


"IHH NYEBELIINN!!!". Jerit Lily sambil menjewer kuping Kevin dengan kencang


Kevin pun meringis sambil melepaskan tangan Lily dari kupingnya.


"Hahaha bercanda sayang, sakit banget sih". Ucap Kevin sambil memegangi kupingnya


"Coba gantian kamu yang jelasin ke aku, soalnya aku gak percaya sama Tommy, dia pasti macem-macem sama kamu kan, jelasin sejujur-jujurnya, kenapa kamu bisa di hotel sama dia?". Tanya Kevin sambil berpindah kesamping Lily


"Dia cuma nganterin aku, gak ngapa-ngapain, kamu harusnya gak marah-marah ke dia, dia gak ngabarin kamu karna aku yang minta, dia juga mau nganterin aku pulang tapi aku nya gak mau, bukan salah Tommy, terus dia dikamar aku cuma ngambil jaketnya yang ada di sofa, itu aja...ya kali aku sampe tidur sama dia? Dia juga gak mungkin sampe lakuin itu ke aku". Ucap Lily


"Ya terus kenapa kamu pukulin dia?". Tanya Lily


"Biarin sayang, gak usah takut gitu sih, aku juga gak bener-bener mukul dia".


"Minta maaf sama Tommy". Ucap Lily


"Ngapain, gak pake maaf-maafan juga baikan sendiri, emangnya anak cewek...jadi gimana? Kamu tetep minta pisah?". Tanya Kevin


"Gak mau, aku cuma kesel liat kamu ciuman-"


"Dicium sayang, aku gak ciuman, sini aku tunjukkin gimana ciuman itu". Ucap Kevin sambil mendekatkan wajahnya kearah Lily


"Aahh iyaa iyaaa dicium, gak usah di praktekin". Ucap Lily sambil mendorong kedua bahu Kevin


"Hahahaha kenapa sih, ciuman sama aku gak mau, giliran aku di cium cewek lain ngambeknya sampe kabur-kaburan". Ucap Kevin


"Ihh rese".

__ADS_1


Tok tok tok


"Kevin, buka sayang ini mama". Ucap Anita dari balik pintu kamar mereka


"Hah, mama?". Ucap Kevin


"Samperin". Ucap Lily


Mereka berdua pun menghampiri pintu dan membukakan pintu untuk Anita, tapi ternyata Anita tidak sendiri, ia bersama Silvi.


"Kevin, kok lu disini...dikamar pacar lu?". Tanya Silvi


"Silvi dengerin tante, maaf ya tante harus bilang ke kamu, Kevin dan Lily ini suami istri, dan sekarang Lily lagi hamil anaknya Kevin, cucu tante". Ucap Anita


"Apa? Tante bercanda kan?". Tanya Silvi


"Tante serius, tante mohon agar kamu bersikap sewajarnya sama Kevin, Kevin udah beristri, tante gak mau liat anak-anak tante bertengkar karna orang ketiga, jadi tante harap kamu ngerti".


"Lu beneran istrinya Kevin? Dan lagi hamil?". Tanya Silvi pada Lily


Lily mengangguk sambil mengusap perutnya, Silvi pun menatap nanar kearah perut Lily


Tanpa sepatah kata pun Silvi pergi menuruni tangga, meninggalkan mereka semua yang masih berdiri di depan kamar


"Maafin mama, harusnya dari awal mama kasih tau ke Silvi, jadi kalian gak berantem kaya gini".


"Gapapa ma". Ucap Lily dan Kevin kompak


"Hehe iyaa gapapa ma, ini bukan salah mama". Ucap Lily


"Yaudah kalian istirahat yaa, mama pergi dulu mau arisan hehe". Ucap Anita


"Makasih ya ma". Ucap Lily sambil memeluk Anita


"Sama-sama, mama sayang sama kalian, mama akan lakuin apa aja biar rumah tangga kalian tetep utuh". Ucap Anita


Kevin tersenyum dan ikut memeluk Lily dan Anita, dua wanita yang sangat berarti di hidup Kevin.


--

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2