
Sore hari
Jam menunjukkan pukul 5 sore, Lily baru terbangun dari tidur siangnya begitu pun juga Kevin yang ikut tertidur dengan Lily
"Mau mandi sayang?". Tanya Kevin
"Iyaa...kenapa ya aku bawaannya ngantuk mulu. Pengen tidur terus". Ucap Lily
"Iya juga, di mobil tidur, di kamar Bila tidur, barusan tidur hahaha *****..."
"Yaudah mandi yuk".
Kevin dan Lily pun mandi setelah itu membantu persiapan untuk acara bakar-bakar.
SKIP
--
Acara bakar-bakar
Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, semua sedang mengerjakan tugasnya masing-masing. Kecuali Lily, Lily sedang asik bermain bersama Nabila di kursi taman
"Kak Lily".
"Apa sayang?".
"Kak Lily gak punya adek?". Tanya Nabila
"Gak punya Bila, kak Lily anak satu-satunya, kaya Nabila". Jawab Lily
"Adek kecil kak..kaya mama, yang diperut". Ucap Nabila
"Ohh hahaha..."
"Kamu kok ngerti?". Tanya Lily
"Iya mama bilang katanya Bila pernah punya adek kecil di perut mama, tapi adeknya udah pergi..."
"Kak Lily gak punya adek kecil kaya mama?". Tanya Nabila
"Hmm, belum punya". Jawab Lily sambil tersenyum
"Yahh, Bila kan pengen punya temen kak". Ucap Nabila
"Iyaa nanti kalo kak Lily udah punya adek kecil, kita main bareng yaa".
"Horeee, Bila gak sabar". Ucap Nabila sambil memeluk Lily
"Hayoo peluk-pelukan kenapa nihh". Ucap Kevin yang datang menghampiri Lily dibangku
"Kak Epin, kak Lily mau punya adek kecil".
"Eehh Bilaaa.."
"Engga engga bukan gitu". Sanggah Lily
"Hahaha bagus dong Bil, bisa main bareng nanti". Ucap Kevin
"Iya kak, Bila gak sabar". Ucap Nabila
"Tuh dengerin, ada yang gak sabar". Ucap Kevin
"Heumm".
"Ly, dipanggil mama, disuruh ke dapur". Ucap Devan saat menghampiri Lily
"Ohh iya bang, Lily kesana". Lily bangun dan menyusul Anita
"Ayo Bil, main sama kak Epin".
"Ayo kak".
Kevin sengaja mengajak main Nabila karena ia malas mengobrol dengan Devan, bahkan Devan tidak pergi dari posisinya, malah memainkan ponselnya.
"Vin, hubungan lu sama Lily gimana?". Tanya Devan
"Baik-baik aja...kenapa?". Tanya Kevin tanpa menoleh kearah Devan
"Gapapa".
"Masih ngarepin Lily? Gak bakal gue biarin lagi". Batin Kevin
--
"Ayo sayang, bantu mama bawa ke depan yaa". Ucap Anita
"Iya ma". Ucap Lily
Lily membantu Anita membawa buah-buahan untuk di sajikan di meja taman.
__ADS_1
"Ly, ada yang bisa dibantu?". Tanya Devan menghampiri Lily
"Masih usaha juga ternyata". Batin Kevin
"Engga bang engga".
"Sayaang sini". Panggil Kevin dengan sedikit berteriak
Lily menoleh dan segera menghampiri Kevin namun sayangnya ia tersandung kursi dan terjatuh kearah Devan yang berada di depannya
Reflek Devan pun mengangkap dan memeluk Lily. Buru-buru Lily melepaskan pelukan Devan dan berjalan menghampiri Kevin
"Enak banget peluk-pelukan". Ucap Kevin dengan memasang wajah dingin
"Engga, gak sengaja aku kesandung". Ucap Lily sambil memegang tangan Kevin
"Hehe biasa aja dong, takutan banget". Ucap Kevin
"Hahaha kak Lily lucu...takut kak Epin marah ya kak". Ucap Nabila
"Iya Bil, soalnya kalo marah nakutin, kaya orang kesurupan hahahaha".
"Hushh sembarangan kalo ngomong". Ucap Kevin
"Ayoo ayo, makanan udah siap..."
"Yang ganteng yang cantik, sini dong". Ucap Anita pada Lily, Kevin dan Nabila
"Ayo kak, Bila udah laper hehe... gendong Bila dong kak". Ucap Nabila
"Iyaa ayo kak Epin gendong". Kevin pun menggendong Nabila dan membawanya ke gazebo untuk makan malam bersama-sama
Di sela-sela makan malam mereka, Lily merasa matanya mulai mengantuk lagi
"Hoamm..."
"Sayang, aku ngantuukk". Ucap Lily sambil mengucek matanya
"Hehe ngantuk mulu perasaan...,yaudah ayo ke kamar ".
"Oma, Kevin bawa Lily ke kamar dulu yaa, udah ngantuk".
"Hehe iya iyaa, yaudah sana". Jawab Merlin
Lily dan Kevin berjalan meninggalkan gazebo dan menuju kamar mereka.
--
"Sayang, kamu mau balik lagi ke taman?". Tanya Lily
"Iya sayang, aku temenin kamu dulu sampe tidur".
CUP. Kevin mencium kening Lily dengan lembut
"Dah tidur". Kevin mengeratkan pelukannya pada Lily dan mengusap-usap punggungnya
Tanpa berlama-lama, Lily pun sudah tertidur dan Kevin kembali menuju taman untuk bergabung dengan yang lainnya yang masih mengobrol dan karaoke-an.
--
Pagi hari
Jam menunjukkan pukul 4 pagi, Lily terbangun karna ingin buang air kecil, setelah itu, sambil menunggu waktu subuh, Lily memainkan ponselnya sambil berbaring di sebelah Kevin yang masih tidur.
"Hoek"
"Ya Allah mual lagi gue". Batin Lily
Lily pun kembali ke kamar mandi untuk mengeluarkan isi perutnya, tetapi sama seperti kemarin, tidak ada yang keluar dari mulutnya
"Hoeek".
"Hoeek"
"Hmmm kenapa yaa".
Lily pun keluar kamar mandi untuk kembali mengoleskan minyak roll on di kepalanya, tiba-tiba mata Lily tertuju pada kelender kecil yang berada di nakas sebelah jendela
Lily pun teringat satu hal, kapan terakhir ia datang bulan. Dihampiri lah kalender tersebut, dengan teliti Lily menghitung kapan hari terakhirnya kedatangan tamu bulanannya
"Ya Allah, udah sebulan lebih gue gak me*s...."
"Tumben telatnya lama banget..."
"Ah yaudah lah, paling besok juga keluar". Batin Lily
Lily tidak mau ambil pusing dengan masalah dirinya yang telat haid karena Lily sudah cukup sering merasakan tamu bulanannya yang datang tidak teratur.
Lily memutuskan untuk kembali ke ranjang, berbaring dan memeluk Kevin yang masih setia memejamkan matanya
__ADS_1
"Bete ih, tidur mulu gak bangun-bangun". Batin Lily
Lily sedikit menaikkan tubuhnya dan mensejajarkan wajahnya tepat di depan wajah Kevin
"Ganteeeng, bobonya nyenyak banget". Ucap Lily dengan suara pelan
Lily mengusap-usap pipi Kevin dengan ibu jarinya
"Anak baik, anak ganteng, anak pinter".
"Huuhh gemeessss". Lily reflek mencubit pipi Kevin dengan kencang
"Aaaaww". Kevin pun meringis karna merasakan sakit pada pipinya
"Sakiitt".
"Eumm maaf".
"Kamu kenapa nyubit aku sayang?".
"Gapapa, gak sengajaaa". Ucap Lily sambil mengusap pipi Kevin yang sedikit merah
"Kamu gak tidur?". Tanya Kevin
"Udah bangun jam 4".
"Ngapain?".
"Pipis..gak bisa tidur lagi".
"Yaudah sini". Kevin mendekat dan memasukkan Lily kedalam pelukannya
"Eumm sayang?".
"Apa?".
"Tadi aku mual lagi".
"Kenapa? Udah pake minyak?". Tanya Kevin
"Udah...aku belum men*". Ucap Lily
"Hah? Kenapa belum? Trus kenapa kamu mual lagi?". Tanya Kevin
"Gak tau...nanti pulang kerumah beli test pack dulu ya, cuma mau ngetes". Ucap Lily
"Emang kamu hamil?". Tanya Kevin
"Ya gak tau, makanya mau tes dulu".
*Suara adzan subuh
Lily dan Kevin segera mengambil wudhu dan sholat bersama.
Setelah itu keluar kamar untuk membuat susu hangat sambil duduk menonton TV diruang tengah.
SKIP
--
Seluruh anggota keluarga sudah menyelesaikan sarapan mereka,
Setelah sarapan, Bastian dan Anita pulang duluan karena mereka akan bersiap untuk keluar kota pagi ini.
Sementara Lily, Kevin dan Devan pulang satu jam setelahnya.
"Omaa, Lily sama Kevin pamit yaa". Ucap Lily sambil memeluk Merlin
"Iya sayang, kalian jangan lupa main kesini lagi yaa".
"Bila, kak Lily pulang dulu, soalnya besok sekolah huhu". Ucap Lily sambil berlutut pada Nabila
"Eumm Bila kesepian deh...Kak Lily janji ya kesini lagi?".
"Iya janji sayang".
"Bawa adek kecil". Sambung Nabila
"Eh?".
"Pasti Bila, tenang aja". Ucap Kevin
"Hahaha".
Lily dan Kevin pamit kepada om dan tante mereka setelah itu pergi meninggalkan rumah Merlin
--
Bersambung
__ADS_1
.