
Lily dan Kevin sudah selesai mandi, kini mereka sedang duduk di sofa sambil mengobrol menunggu adzan magrib.
"Sayang nanti kerumah oma bawa apa ya? Bingung aku". Tanya Lily
"Bawa cicit". Jawab Kevin
"Iihh seriiuuss".
"Haha apa yaa aku juga bingung...."
"Kan biasanya mama yang ngurusin, aku sih ngikut aja".
"Hmm". Lily mengangguk mendengar jawaban Kevin
"Coba nanti kamu tanya mama". Ucap Kevin.
"Ok".
"Tadi tugasnya udah di nilai?". Tanya Kevin
"Udah, dapet seratus loh..yeayyy". Ucap Lily sambil tepuk tangan
"Kok pinter sih kamu". Ucap Lily
"Ya iyalah, udah ganteng, pinter lagi. Ya nggak?". Tanya Kevin percaya diri
"Hahaha iyaa iyaa".
*adzan magrib berkumandang
"Hayuk sholat biar gantengnya nambaaah". Ucap Lily
"Hahaha bisa aja".
Lily dan Kevin pun segera mengambil wudhu dan sholat bersama.
--
Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam. Lily sedang duduk di kursi belajarnya sambil membaca dokumen-dokumen perusahaan.
Sementara Kevin, sedang sibuk memilih-milih balon apakah yang akan dia pakai nanti.
"Sayang, aku pake yang mana ya?". Tanya Kevin
"Pake apaan?". Tanya Lily tanpa memandang kearah Kevin
"Iniii, liat dong".
Lily pun menoleh kearah Kevin untuk mengetahui apa maksud dari Kevin
"Hahaha kirain apaan".
"Sini dulu napa, kamu yang milih".
Lily terkekeh dan berjalan menghampiri Kevin yang sedang duduk di ranjang, mengamati setiap kotak kond*m satu persatu.
__ADS_1
"Hmm strawberry aja. Kayaknya enak". Ucap Lily.
"Hahahaha".
"Tapi yang ini enak juga sih kayanya. Ada bintik-bintiknya.". Ucap Lily sambil mengambil kotak kond*m tersebut
"Iyaa daritadi aku penasaran sama yang itu hahaha aku pake yang itu dulu ya". Ucap Kevin
"Hahaha yaudah terserah. Nih". Ucap Lily sambil memberikan kotak tersebut pada Kevin dan melangkah ke kamar mandi.
Sementara Kevin membuka kaos serta celana pendeknya menyisakan underware nya saja.
Saat Lily keluar dari kamar mandi Lily terkejut melihat penampilan Kevin yang hampir polos sedang duduk di tepi ranjang
"Woyy udah siap-siap aja hahahaa". Ucap Lily
"Siniii buruaaan". Ucap Kevin sambil merentangkan tangannya
Lily pun menghampiri Kevin dan duduk dipangkuannya
"Kamu gak kangen sama aku? Seharian gak deket kamu rasanya ke siksa banget aku". Ucap Kevin
"Ya kamu sendiri yang begitu, ninggalin aku trus di sekolah nyuekin aku".
"Yaa masih kesel gara-gara kemarin".
"Nyenyenyenye". Ucap Lily sambil mencibikkan bibirnya seolah meledek
"Haha apaan sih jelek". Ucap Kevin
"Aku buka ya". Ucap Kevin sambil melirik kaos Lily
Lily mengangguk dan tersenyum menyetujui ucapan Kevin
Dengan pelan Kevin melepas kaos serta bra milk Lily. Kini keduanya sudah sama-sama ber-telan-jang dada.
Kevin tersenyum dan menjatuhkan Lily diranjang, mengurung Lily dalam kungkungannya lalu melahap dua bola kenyal dihadapannya.
"Sshhh"
"Aahh"
Lily mulai men-de-sah merasakan permainan lidah Kevin di dadanya. Sambil terus memanjakan dada Lily, Kevin melepas underware nya karna sang 'burung' sudah memberontak ingin keluar dari kandangnya.
"Ahh...sayaang...udahh".
"Hmmm?". Kevin melepaskan mulutnya dari dada Lily dan beralih menatap kedua mata Lily
"Saakitt di gigit yaa". Ucap Lily sambil meringis dan mengusap pu-ting nya
"Hahaha maap, terlalu semangat..."
"Pakein nih". Ucap Kevin sambil memberikan bungkus kond*m nya pada Lily
"Ihh pake sendiri...aku gak tau caranya". Ucap Lily
__ADS_1
"Buka dulu bungkusnya, tinggal masukin ini aku kesitu". Ucap Kevin
Lily pun membuka bungkus tersebut dan mengeluarkan isinya
"Haaaah liciinn". Ucap Lily sambil memakaikan balon tersebut di pusaka Kevin yang sudah mengacung sejak tadi.
"Hahahaha kok gemeteran sih hahahahaha ngakak". Ucap Kevin sambil tertawa
"Hmmm pake sendiriiii niihh". Ucap Lily yang masih fokus pada kegiatannya
"Gak mauuu, lebih enak dipakein kamu ada geli-geli nya hahaha."
"Itu tinggal kebawahin sayang sampe ketutup semua". Ucap Kevin
"Iyaa sabar". Lily pun mengikuti arahan Kevin dan selesai, pusakanya sudah terbungkus sempurna dengan balon tersebut
"Ternyata kaya gini, grindil grindil". Ucap Lily sambil mengusap balon tersebut dengan jarinya
"Hahahaha belum apa-apa udah keringetan kamu sayaang..sayaang". Ucap Kevin sambil mengelap keringat di dahi Lily
Kevin pun kembali membaringkan Lily dan melepas celana serta underwarenya. Dan pergulatan panas siap dimulaaaiiii.
(adegannya skip aja wkwk)
--
Setelah 20 menit pertarungan mereka, Kevin melepaskan semburannya, tapi kali ini didalam balon, bukan didalam rahim istrinya.
Kevin mencabut tautannya dan melepas balon tersebut.
"Jujur enakan pake ini apa engga?". Tanya Kevin
"Hmm sama aja sih".
"Iyaa, tapi kalo ngeluarin lebih enak langsung daripada pake ini". Ucap Kevin
"Terus gak mau pake lagi?". Tanya Lily
"Gapapa tetep pake.."
"Yaudah bersih-bersih dulu abis itu tidur". Ucap Kevin dan segera bangun menuju kamar mandi
"Maksudnya dia kurang puas? Gue bingung, apa ganti pil kb aja?". Batin Lily
Lily pun menyusul Kevin ke kamar mandi setelah itu pergi tidur karena seharian ini sudah merasa sangat lelah.
--
Bersambung ..
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa, like, komen, vote dan hadiahnya~