Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Ke Kantor Raffa


__ADS_3

Hari Kerja


Hari Senin telah tiba, seperti biasa Lily berangkat ke kantor untuk memantau situasi di kantornya dan mengecek perkembangan beberapa proyeknya


"Selamat pagi nona".


"Pagi Dika, gimana kemarin jadi ngecek lokasi sama pak Raffa?".


"Jadi nona, dan beliau setuju dengan lahan yang kita pilih".


"Syukur lah, terus meeting selanjutnya kapan?".


"Pagi ini nona, jam 9, beliau meminta dikerjakan secepatnya".


"Okey, dimana meetingnya? Pak Raffa kesini?".


"Tidak nona, beliau menunggu kita di kantornya".


"Okey kalo gitu".


****


Di kantor Raffa, Sky Corp.


Lily dan Andika baru tiba di kantor Raffa, mereka sedang menunggu Chris di lobby untuk mengantar mereka bertemu Raffa


"Dika, kamu suruh pak Budi ganti mobil buat nanti jemput kita, saya gak suka wangi mobil yang tadi, bikin pusing sama mual".


"Baik nona, saya permisi untuk menghubungi pak Budi".


"Hmm".


"Jadi ini kantornya Raffa, lumayan gede buat ukuran kantor baru, bagus lagi". Batin Lily sambil memperhatikan tiap sisi dilantai bawah


"Selamat pagi bu Lily".


"Pagi Pak Chris".


"Mari ikut saya, pak Raffa sudah menunggu".


Lily menoleh ke arah Andika yang sedang berjalan menghampirinya


"Sudah nona". Ucap Andika


"Okey".


"Mari". Ucap Chris pada Lily dan Andika


"Dika, kamu udah pernah kesini?". Tanya Lily dengan suara pelan


"Sudah nona, saat peresmian, saya menemani pak Rama datang ke acara tersebut". Jawab Andika


"Ooo".


--


Meeting pun sedang berjalan, mereka saling berpendapat dan saling bertanya mengenai kerjasama mereka, meeting di pimpin oleh Chris sebagai moderator


Lily fokus mendengarkan Chris sementara Andika mencatat hal-hal yang penting di buku catatannya, kalau Raffa jangan ditanya, ia malah fokus memperhatikan Lily


Niatnya untuk mencoba profesional dalam bekerja sepertinya akan runtuh, karna sejujurnya mengajak Lily bekerja sama adalah cara agar ia bisa lebih dekat dengan Lily seperti dulu


Meeting pun telah selesai, setelah Chris menutup meeting hari ini, mereka mengobrol santai sambil minum teh


"Nona, saya ke toilet dulu". Ucap Andika sambil berbisik


"Iya, jangan lama".


"Baik".

__ADS_1


"Saya permisi ke toilet dulu". Ucap Andika pada Raffa dan Chris


Andika pun segera keluar dari ruangan Raffa, tapi tak berselang lama, Chris pun juga keluar ruangan karna alasan ingin mengambil dokumen di ruangannya


Kini tinggalah Lily dan Raffa berdua di dalam, Lily merasa situasi saat ini sangat canggung, ia mencari kesibukkan dengan merapihkan kertas-kertas yang ada diatas meja


"Oh iya Ly, selamat ya buat kelulusannya". Ucap Raffa


"Iyaa, makasih Raf".


"Kamu dapet nilai tertinggi kan di sekolah?".


"Eh, kok tau? Dari Vicky ya?".


"Bukan hehe..oh iya, aku ada sesuatu buat kamu".


Raffa berjalan menghampiri mejanya dan mengeluarkan buket bunga serta boneka untuk Lily


"Terima ya". Ucap Raffa


"Hmm...maaf.. gak bisa Raf".


"Kenapa? Cuma bunga dan boneka, sebagai ungkapan selamat dari aku". Ucap Raffa


"Maaf Raf, aku gak bisa".


"Duh Andika mana sih, lama amat". Batin Lily


"Raf, aku buru-buru. Masih ada meeting". Ucap Lily sambil mengambil dokumennya yang berada diatas meja


"Aku permisi".


Lily pun buru-buru melangkah menuju pintu tetapi dicegah oleh Raffa


"Tunggu".


"Raaaf".


"Please, kaya gini aja, sebentar...aku rindu".


"Aku harus pergi".


"Sebentar, aku mohon".


"Hiks hiks".


Lily mendengar seperti suara Raffa yang sedang terisak, ya, Raffa menangis di bahu Lily


"Raffa, kamu nangis?".


Lily berusaha melepaskan pelukan Raffa tetapi Raffa semakin mengeratkan pelukannya


"Aku rindu kamu...."


"Kamu pasti tau gimana perasaan aku ke kamu sampe sekarang, masih sama seperti dulu..gak akan berubah".


"Raffa...kamu juga pasti tau gimana status aku sekarang, aku udah bersuami, gak akan berubah..."


"Sekarang kita cuma teman dan rekan kerja, itu aja. Gak bisa lebih dari itu". Ucap Lily


"Susah Lily, jujur sangat susah buat aku".


"Aku harus pergi Raf".


Ceklek


"Ow". Andika menutup mulutnya saat melihat Raffa memeluk Lily


Begitu pun dengan mereka yang terkejut dengan kedatangan Andika

__ADS_1


Raffa segera melepaskan pelukannya dan menjauh dari Lily


"Kita pergi". Ucap Lily pada Andika, Lily pun berjalan lebih dulu meninggalkan ruangan Raffa


"Baik...baik nona".


"Kami permisi pak". Ucap Andika pada Raffa


Andika pun mengejar Lily dan mengambil alih semua dokumen yang dibawa Lily


"Maaf nona, apa yang-"


"Jangan beritahu Kevin..."


"Yang kamu liat tadi tolong jangan beritahu Kevin".


"Baik nona".


****


Setibanya dikantor, Lily segera memasuki ruangannya dan duduk bersandar di sofa


"Huft..."


"Kenapa Raffa masih kaya gini". Batin Lily


Lily bangun dari sofa dan duduk di kursinya, ia meraih telfon dan menekan satu tombol yang berada diatasnya, hingga terhubung ke seseorang di sebrang sana


"Reyhan, bisa ke ruangan saya sekarang?".


"Baik bu".


Tak berselang lama, CEO itu pun datang dan menarik kursi di hadapan Lily


"Ada yang mau saya bicarain sama kamu". Ucap Lily


"Ada apa bu?". Tanya Reyhan


"Mulai hari ini saya mau kamu yang meng-handle semua yang berurusan dengan Sky Corp".


"Sky Corp? Pak Raffa?". Tanya Reyhan


"Ya, kamu yang ambil alih, saya gak bisa..."


"Maksud saya bukan gak sanggup, tapi ada alasan lain dibalik itu". Ucap Lily


"Maaf bu, apa karena ibu dan pak Raffa mantan kekasih jadi ibu merasa tidak enak?". Tanya Reyhan to the point


"What? Bener banget".


"Kamu tau?". Tanya Lily


"Ya, saya kenal dengan pak Raffa karna kami bertetangga, pak Raffa pernah bercerita pada saya". Jawab Reyhan


"Ya Tuhan, dunia sempit banget, ternyata Reyhan temennya Raffa". Batin Lily


"Hmm yasudah..saya rasa kamu paham alasan saya..."


"Kamu boleh pergi, terimakasih". Ucap Lily sambil tersenyum


"Baik bu, saya permisi". Ucap Reyhan


Selepas kepergian Reyhan dan ruangannya, Lily menidurkan kepalanya diatas meja, memikirkan hal yang baru saja ia tahu kalau Reyhan dan Raffa ternyata saling kenal


"Sama aja boong, Raffa bakal manfaatin Reyhan kalo kaya gini".


****


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2