Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Perhatian Tommy


__ADS_3

"Lu tuh natural aja udah cantik gak perlu pake gini-ginian". Ucap Tommy sambil fokus menghapus riasan Lily


Sementara Lily tersenyum mendengar ucapan Tommy


"Eh sorry, bukan gitu maksudnya". Ucap Tommy


"Hehe gapapa".


"Udah...tuh kan, lebih enak diliat kalo kaya gini". Ucap Tommy


"Makasih ya Tom". Ucap Lily


"Iya sama-sama".


Lily kembali duduk di kursi begitupun dengan Tommy. Lily melepas heelsnya dan melihat kakinya yang lecet akibat berlari


"Perih". Ucap Lily


Tommy pun menoleh kebawah dan ikut memperhatikan kaki Lily


"Pada lecet Ly".


"Iyaa".


Tommy berlutut dan membantu Lily melepas heelsnya


"Jangan dipake lagi, beli obat merah yuk, diobatin". Ucap Tommy


"Gak usah gapapa".


"Yaudah, mau pulang ngga?". Tanya Tommy


"Gak mau, masih mau disini". Jawab Lily


"Kevin pasti nyariin".


"Biarin, gue udah gak mau ketemu lagi sama dia". Ucap Lily


Lily mengusap lengannya menandakan kalau ia kedinginan, Tommy yang punya jiwa terlalu peka terhadap perempuan pun melepas jaketnya dan memakaikannya di pundak Lily


"Kedinginan kan, ayo pulang, kalo gak mau pulang masuk mobil, lama-lama dingin disini". Ucap Tommy


Lily pun mengangguk dan menyetujui ucapan Tommy


"Bentar, gue ada sendal di mobil".

__ADS_1


Tommy mengambil sendal di mobilnya dan memberinya pada Lily


"Makasih Tom".


"Iyaa, ayo masuk".


Tommy meraih sepatu heels Lily dan berjalan masuk kedalam mobil, diikuti dengan Lily


"Lu yakin gak mau pulang?". Tanya Tommy


"Iyaa, jangan kasih tau Kevin kalo gue lagi sama lu Tom, please".


"Tapi Kevin harus tau Ly, dia pasti nyariin lu".


"Jangaaan, gue gak mau makin sakit hati ngeliat dia".


"Hmmm...yaudah, lu tenangin diri dulu deh, kalo udah siap ketemu Kevin ya tinggal temuin...trus mau kemana sekarang? Makan?". Tanya Tommy


"Iyaaa".


"Oke, mau makan apa?". Tanya Tommy


"Ikan bakar, yang lesehan". Jawab Lily


"Lesehan? Dimana?..."


"Boleh, ayo kesana". Jawab Lily penuh semangat


"Siipp".


Mobil Tommy sudah tiba di rumah makan tujuan mereka, mereka segera turun dan memesan makanan, setelah makanan mereka datang, mereka pun segera melahapnya sampai habis


--


Disisi Lain Kevin dan Rian sedang berkeliling mencari Lily, mereka berdua dibuat bingung oleh karna mencari Lily kemana-mana, Kevin sudah frustasi sedangkan Rian tak henti-hentinya menyalahkan Kevin karna sudah membuat Lily bersedih dan kabur dari acara Bastian dan Anita


"Ini si Tommy kalo nyariin dirumah bokap lu gimana?". Tanya Rian


"Lu telfon aja, bilang kita lagi nyari Lily". Jawab Kevin


"Ok deh".


Rian pun segera menghubungi Tommy


"Halo, lu udah nyampe dirumah bokapnya Kevin?"

__ADS_1


"Ooh engga, gue gak jadi kesana, lagi diluar, kenapa?"


"Iniii gue sama Kevin lagi nyari kak Lily, kabur dia, marah sama Kevin"


"Kok bisa?"


"Biasalah, temen lu kan tol*l, lu dimana, bantu nyari kak Lily dong"


"Iya ntar, gue masih ada urusan, ntar gue bantu cari"


"Yaudah"


-tut Rian memutus sambungan telfonnya


--


"Tuh lu denger sendiri kan, dia lagi nyariin lu, abis ini lu temuin deh". Ucap Tommy


"Gak mau". Ucap Lily


"Dih ni anak".


"Biarin aja sih, dia nyariin gue cuma buat minta maaf, bosen gue dengernya".


"Yaudah terserah deh, sama sama keras kepala...makanya berantem mulu". Ucap Tommy


"Hmmm, udah yuk, gue mau ke hotel, tidur disana, gak mau pulang".


"Lah, yang bener lu gak mau pulang?".


"Iyaa, buru...nih".


Lily mengeluarkan kartu untuk membayar makanan mereka tetapi di tolak oleh Tommy, jadi Tommy lah yang membayar makan malam mereka


"Thanksss udah ditraktir". Ucap Lily


"Iyaaa, tapi lu balik kerumah ya".


"Ih gak mau, gue mau ke hotel".


"Haduuhh, yaudah gue anter".


Mereka pun kembali masuk kedalam mobil dan segera menuju hotel.


--

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2