Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Sensi


__ADS_3

Lily telah selesai berpakaian dan sedang menyisir rambutnya.


Drrtt drrt


Drrt drrtt


Lily menoleh ke suara getaran tersebut. Ternyata ponsel Kevin sedang bergetar diatas nakas


Lily menghampiri dan meraih ponsel Kevin


"Rian Kuny*k?".


"Hahaha namain temennya kaya gini". Ucap Lily


Lily pun mengangkat telfon dari Rian


"Eh anji*g lama amat lu ngangkatnya". Ucap Rian dibalik sambungan telfon


Lily tersentak dan sedikit menjauhkan ponsel Kevin dari telinganya


"Kenapa Rian?".


"Eh kak Lily, maaf kak gue gak tau. Kirain Kevin".


"Iya gapapa, Kevin lagi mandi. Ada yang mau disampein?".


"Hmm ini kak, Kevin suruh dateng ke Cafe nya bang Rizal ya jam 7".


"Oh iya iya"


"Aduh maaf banget kak udah ngomong kasar. Jadi gak enak hehe"


"Iya gapapa".


"Yaudah gitu aja kak. Sekali lagi gue minta maaf".


"Iyaaaakkk".


-Tut


Lily memutus sambungan telfonnya


"Bang Rizal tuh siapa?". Batin Lily


Lily meletakkan kembali ponsel Kevin di nakas dan segera turun kebawah untuk mengambil minum.


Di dapur


Lily menuang soft drink serta es batu untuk dirinya dan Kevin sambil membawa beberapa jenis kue kering


"Non...".


Lily tersentak dan menoleh ke sumber suara


"Hehe mbak, ini kue nya enak. Beli dimana?". Tanya Lily sambil mengunyah kue kering coklat


"Oh ini saya yang bikin non kemarin. Syukur kalo non Lily suka".


"Waaa ini enak mbak.. Kapan-kapan ajarin Lily dooong".


"Boleh non".


"Yaudah Lily kekamar dulu mbak". Ucap Lily sambil meraih nampannya


"Mau saya bawain non?".


"Hehe gak usah mbak gapapa". Ucap Lily lalu pergi meninggalkan Dina di dapur.


--


Di kamar


Lily sudah melihat Kevin berpakaian dan sedang duduk di sofa sambil menatap layar ponselnya


Lily menghampiri Kevin di sofa sambil membawa nampannya


"Vin..minum dulu".


Kevin tersenyum dan mengambil gelas tersebut


"Makasih sayang". Ucap Kevin


"Iyaa... "


"Oh iya tadi Rian nelfon. Dia bilang kamu disuruh ke Cafe...Cafe siapa ya..aku lupa.."


"Bang Ri-"

__ADS_1


"Rizal?". Tanya Kevin


"Oh iya bang Rizal. Dia siapa sih?". Tanya Lily


"Abangnya Tommy..."


"Paling nyuruh aku bikin desain Cafe nya lagi. Udah bosen kali". Ucap Kevin


"Hah? Emang kamu bisa desain?..."


"Desain interior?". Tanya Lily


"Iya sayang.."


"Jam berapa katanya?".


"Hmm jam 7".


"Kamu mau ikut ngga?". Tanya Kevin


"Emang boleh?".


"Boleh dong sayang". Ucap Kevin lalu mengecup tangan Lily


"Vin kamu cobain ini deh. Enak tau". Ucap Lily sambil menyuapi Kevin kue kering


"Hmm enak". Ucap Kevin sambil mengunyah kue nya


"Iyaa kaann.. Mbak Dina yang bikin. Aku pengen deh bisa bikin kue juga..buat kamu".


"Ngapain, makin banyak aja saingan aku kalo kamu bisa bikin kue juga". Ucap Kevin


"Hahaha lebay. Apa hubungannya coba..."


"Mana ada suami punya saingan. Padahal jelas-jelas istri itu milik suaminya". Ucap Lily


"Cieeee". Ucap Kevin sambil mencondongkan tubuhnya kearah Lily


"Hahaha apaan sih gak usah deket-deket..bauuu". Ucap Lily


"Dihh aku baru mandi loh masa sih udah bau?". Ucap Kevin sambil mencium ketiak kanan dan kirinya.


"Hahahahaha beneran dicium". Ucap Lily


*Adzan magrib berkumandang


"Ihh boong yaaaa". Ucap Kevin sambil mengelitik pinggang Lily


"Diem ih lagi adzaaannn". Ucap Lily


"Hehehe bisa aja...ntar malem aku balessss..."


"Ayo sholat". Ucap Kevin


Lily dan Kevin pun melaksanakan sholat setelah itu bersiap untuk pergi.


"Sayang bajunya ganti dong masa kaya gitu?". Ucap Kevin saat memperhatikan baju Lily yang sedikit terbuka bagian dadanya


"Lah kenapa?".


"Kenapa kenapa. Tuhh bagian atasnya turun. Keliatan belahannya iihhh.."


"Ngapain sih biar diliatin sama cowok-cowok?". Tanya Kevin


"Hehe sensi banget deh". Ucap Lily


"Iyalah jelas. Enak aja orang lain liat-liat barang berharga punya aku".


"Hahahaha geli dengernya...."


"Yaudah nih aku ganti bajuuuu". Ucap Lily sambil memilih-milih baju di lemari nya


"Baju yang seksi-seksi gak usah dipake lagi. Awas loh". Ucap Kevin


"Iyaa bapak iyaaa".


Setelah Lily mengganti baju sesuai keinginan Kevin. Mereka pun segera keluar kamar dan menuju mobil.


"Sayang tangkep". Ucap Kevin


Sontak Lily pun reflek menangkap kunci mobil yang dilempar Kevin padanya


"Kamu yang nyetir yaa...hehe". Ucap Kevin


"Hah? Aku? "


"Iyaa..aku masih lemes hehe". Ucap Kevin

__ADS_1


"Halah alesaannn..."


"Yaudah ayo".


Lily dan Kevin pun segera masuk ke mobil. Kemudian Lily melajukan mobilnya dengan santai dalam kecepatan sedang.


--


Di perjalanan


"Oh iya sayang. Mobil kamu di garasi kenapa gak dipake-pake?". Tanya Kevin


"Gapapa. Lebih enak pake motor. Cepet".


"Tapi pernah bawa mobil ke sekolah?".


"Pernah, kelas dua..."


"Hmm kelas satu dianter pak Parjo, kelas dua bawa mobil sendiri tapi cuma... dua bulan kalo gak salah..."


"Terus kesini-sininya bawa motor". Ucap Lily


"Hmm aku sendiri dong nanti berangkatnya kalo kamu lulus?". Ucap Kevin


"Ya sebelum ada aku juga kamu sendiri kan Vin?".


"Yaa tapi kan beda. Sekarang rasanya pengen deket sama kamu mulu. Nanti berangkat sendiri, di sekolah juga gak ada kamu".


"Hahaha dirumah kan juga ketemu". Ucap Lily


"Sayang tu pertigaan belok kiri". Ucap Kevin


"Okeeyy".


"Tapi tetep aja lah aku ngerasa kesepian..."


"Oh iya kamu kuliah nggak sayang?". Tanya Kevin


"Hmm gak tau, liat nanti deh. Kalo bisa sih ya kuliah..."


"Tapi pengen kerja dikantor ayah dulu biar tau". Ucap Lily


"Pikiran aku udah kemana mana ngebayangin kamu di kantor nanti. Kamu makin banyak ketemu sama orang dan aku gak bisa jaga kamu karna sekolah". Ucap Kevin


"Gapapa. Aku bisa jaga diri". Ucap Lily lalu tersenyum


Setelah hampir 20 menit perjalanan. Mereka pun sampai di Cafe tujuan.


Lily dan Kevin pun segera masuk kedalam yang ternyata sudah ditunggu oleh Rian, Tommy dan Rizal


"Woy Vin". Ucap Rizal sambil bersalaman ala cowok dengan Kevin


"Siapa?". Tanya Rizal


"Cewek gue". Jawab Kevin


"Kak maaf ya tadi ngomong kasar. Gue beneran gak tau". Ucap Rian


Kevin bingung mendengar ucapan Rian


"Dia ngomong apa ke kamu sayang?". Tanya Kevin


"Anji*g". Jawab Lily


"Bener-bener lu ya". Ucap Kevin


"Hahaha tol*l lu". Ucap Tommy pada Rian


"Ya gue gak tau, gue kira si Kevin yang ngangkat, gak taunya kak Lily..."


"Sorry boy...". Ucap Rian pada Kevin


Kevin hanya diam tidak menjawab. Kevin juga tau kalau sahabatnya ini memang ceplas ceplos kalau bicara


"Udah udah. Vin gue nyuruh lu dateng kesini yaaa biasa lahh...".


"Desain?". Tanya Kevin


"Yaapp". Rizal pun membuka laptopnya dan mulai membahas soal desain interior dengan Kevin


--


Bersambung..


.


.

__ADS_1


Jangan lupa, like, komen, vote dan hadiahnya~


--


__ADS_2