
Hari ini adalah hari yang menyedihkan bagi Lily, ia benar-benar melihat suaminya yang bersikap dingin selayaknya tidak saling mengenal.
--
Jam istirahat
Di kantin
"Ly kenapa sih diem mulu daritadi. Tuh Kevin juga tumben gak nyamperin lu. Biasanya kan lengket banget lu berdua". Ucap Adel
"Hmm lagi berantem yaaaaa". Ucap Hana penuh selidik
Lily hanya mengangkat kedua bahunya menjawab ucapan kedua sahabatnya
--
Disisi lain, Kevin juga sama hal nya dengan Lily, tidak banyak bicara hari ini.
"Vin, samper kak Lily yuk, tuh di ujung". Ajak Rian
"Males".
"Kenapa sih? Berantem lu ya? Yaudah gue aja yang nyamperin". Ucap Rian lalu bangun dari kursinya
Tetapi langkahnya terhenti karna Kevin menarik ujung seragamnya
"Duduk gak lu".
"Apaan sih tol*l. Gue mau nyamperin cewek gue".
"Gak usah". Ucap Kevin
"Gak jelas lu, kak Lily lu anggurin, giliran ada yang deketin lu ngamuk". Ucap Rian
Kevin tidak menjawab ucapan Rian dan tetap fokus pada makanannya.
SKIP
--
Pulang sekolah.
Lily sedang berjalan keluar gerbang sekolah untuk mencari taksi, sekali lagi, meskipun mereka sempat bertemu, tetapi Kevin tidak menyapanya atau sekedar basa-basi mengajaknya pulang.
Kevin malah membiarkan Lily pulang sendiri.
"Kayaknya taksi penuh semua ya". Batin Lily saat memperhatikan taksi yang sedari tadi melewatinya.
"Hp lobet lagi. Gimana mau pesen online". Batin Lily.
Tin Tin *suara klakson mobil
__ADS_1
Lily menoleh ke sebrang jalan tepat mobil itu berhenti
"Lily". Ucap seseorang dari dalam mobil tersebut
"Vicky".
Vicky pun turun dan menyebrang menghampiri Lily
"Mau kemana jalan kaki?". Tanya Vicky
"Pulang lah, ini lagi nyari taksi. Gak bawa mobil". Jawab Lily
"Ikut gue yuk, mau tau kondisi Raffa ngga?". Tanya Vicky
"Oh iya, dia gimana?".
"Udah ikut gue dulu". Vicky pun merangkul Lily dan membawanya menyebrang karna Vicky tau kalau sedari dulu Lily kurang hati-hati kalau menyebrang
"Lu tetep ya kalo nyebrang harus dipegangin hahaha..ayo masuk". Ucap Vicky sambil membukakan pintu untuk Lily
Sementara Lily hanya tersenyum mendengar ucapan Vicky
Vicky pun membawa Lily menuju rumah sakit.
--
Di perjalanan
Lily pun mendongak dan melihat gantungan tersebut
"Loh kok ada foto gue?..."
"Ini mobilnya Raffa?". Tanya Lily
"Ya kan kemarin gue bilang gue lagi bawa mobilnya dia". Jawab Vicky
"Hmmm".
"Ly lu jujur sama gue, lu masih sayang kan sama Raffa?". Tanya Vicky
"Engga..".
"Jangan bohong, lu orangnya selalu terbuka sama gue Ly".
"Ya emang gitu kenyataannya".
"Kok bisa? Eh gue tau banget gimana elu ke Raffa, gue gak percaya kalo lu udah gak ada rasa sama dia".
"Tapi kalo nyatanya gitu gimana, lagian percuma Vic, lu kan tau orang tuanya gak suka sama gue, jadi buat apa diterusin, gue juga kecewa sama Raffa karna udah ngikutin skenario palsu orang tuanya buat pura-pura mati...."
"Harusnya kalo dia mau perjuangin ya gak usah ikutin orang tuanya, lu pikir gue gak sakit hati, gue ngerasa dibohongin, selama ini dia juga gak nyariin gue. Tapi sekarang dia hadir disaat gue udah sama orang lain". Jawab Lily sambil menyeka air matanya
__ADS_1
"Emang terlambat? Udah berapa lama sih lu sama cowok baru lu? Udah selama kaya hubungan lu sama Raffa yang hampir 4 tahun? Engga kan?...."
"Raffa kesini juga ngelawan orang tua nya, dia bangun sendiri perusahaannya disini, biar bisa deket sama lu lagi". Ucap Vicky
"Hikss hikss tapi kenapa baru sekarang. Kenapa gak dari kemarin-kemarin hikss hikss hikkss". Ucap Lily sambil terisak
Vicky pun menepi dan menghentikan mobilnya
"Kebiasaan, cengeng". Ucap Vicky sambil menghapus air mata Lily
"Gue masih inget banget waktu lu ngenalin Raffa ke gue sebagai cowok lu, gue tau gimana bahagia nya lu waktu itu. Gue seneng kalo lu juga seneng Ly...."
"Makanya gue ngerasa lu gak boleh pisah sama Raffa, dia cowok terbaik buat lu. Dia selalu bikin lu seneng". Ucap Vicky
"Tapi gue gak bisa balik sama dia Vic hikss hikss".
"Kenapa? Lu mau tau ngga? Gara-gara kejadian yang Raffa alamin kemarin, dia cedera punggung dan sekarang koma karna gegar otak". Ucap Vicky
Lily yang mendengar ucapan Vicky semakin menangis histeris sambil menutup mulutnya.
"Raffaaaaa".
"Lu masih tega? Masih mau ninggalin dia?". Tanya Vicky
"Hikss hikkss gue bingung harus gimana hikss hikss". Ucap Lily
Vicky menarik Lily kedalam pelukannya, membiarkan Lily menangis sejadi-jadinya.
"Anterin gue ketemu Raffa hikss hikss".
"Iyaa, kita kesana. Tapi jangan nangis lagi dong...masa dari dulu sampe sekarang gue masih ngapus air mata lu sih hehe". Ucap Vicky sambil menghapus air mata Lily
"Hehe iyaa iyaa gak nangis lagi". Ucap Lily sambil tersenyum
Vicky pun kembali melajukan mobilnya menuju rumah sakit tempat Raffa dirawat.
--
Di sisi lain
Kevin sedang berada di basecamp bersama teman-temannya
Kevin tidak berniat pulang kerumah karna tidak mau bertemu Lily untuk saat ini.
--
Bersambung..
.
.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya~