Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Pisah?


__ADS_3

"Aku takut Vin, kalo bang Devan terus gangguin aku gimana?"


"Tenang sayang, aku bakal jadi pengawal pribadi kamu, ngikutin kamu kemana aja, ke kamar mandi juga hahaha"


"Ihh cubit lagi nih".


Cup


Cup


Cup


Kevin mencium kening Lily bertubi-tubi


"Iishhh gemeessss". Ucap Kevin


Tok tok tok *terdengar suara ketukan pintu


"Vin".


"Eh, itu kaya suara papa?". Tanya Lily


"Kevin!".


tok tok tok


"Ih buka cepetan". Ucap Lily


Kevin pun segera membuka pintu kamarnya


"Papa? Ada ap-"


Plak


Bastian menampar Kevin


Lily yang melihatnya langsung bangun menghampiri Kevin dan mengalungkan tangannya di lengan Kevin


Dan ternyata Bastian datang bersama Devan


"Papa...kenapa?". Tanya Kevin


"Dari kamu kecil papa gak pernah ngajarin kamu bandel ya Vin, kamu tawuran diluar sana kemauan kamu sendiri,gak mau dilarang sama papa mama,oke lama-lama papa terima, tapi ini udah kelewatan, kamu hajar kakak kamu sendiri? Kamu liat, kepalanya sampe dijahit, mukanya babak belur. Kamu dendam sama kakak kamu?".


"Papa maaf ini bukan salah Kev-"


"Kamu diam Ly!". Ucap Bastian


"Papa,jangan bentak Lily....".


"Papa gak tau kejadian yang sebenernya".


"Apa?".


"Semalem bang Devan nyulik Lily, dia bawa kabur Lily ke hotel, buka baju Lily, fotoin Lily... "


"Bener Van?". Tanya Bastian


Devan terdiam


Plak


Bastian menampar pipi Devan

__ADS_1


"Papa gak pernah ngajarin kamu kurang ajar sama cewek Van, tapi sikap kamu ini udah keterlaluan, papa di amanahin sama Rama buat jaga Lily dengan baik, bukan di perlakuin kaya gini. Mau taro mana muka papa kalo Rama tau. Kamu bikin papa kecewa Van".


"Maaf pah". Ucap Devan


"Minta maaf sama Lily, bukan sama papa!"


"Trus kenapa kamu mau dibawa sama Devan?". Tanya Bastian pada Lily


"Engga Pa, Lily udah nolak tapi abis itu Lily gak inget apa-apa lagi, pas Lily sadar Lily udah di hotel".


"Mungkin Lily dikasih obat bius". Ucap Kevin


"Bener Van kamu lakuin itu?".


"Kalo gak lakuin mana mungkin Kevin marah Pa, sakitnya bang Devan gak seberapa di banding Kevin, Kevin sakit hati ngeliat istri Kevin di perlakuin kaya gitu! Kevin emosi bang Devan udah lancang sama Lily, wajarlah Kevin kasih pelajaran ke laki-laki yang kurang ajar sama istri Kevin".


Plak


Plak


Bastian menampar Devan


"Paaa". Ucap Devan


"Jadi bener yang di bilang Kevin kemarin kalo kamu suka sama Lily?"


Devan mengangguk


"Ya Allah". Ucap Bastian


"Bang Devan itu gak suka sama Lily, tapi terobsesi pengen dapetin Lily pake cara apapun". Ucap Kevin


"Diem lu". Ucap Devan


"Vin papa minta maaf, papa baru tau kejadiannya". Ucap Bastian


"Iya pah gapapa".


"Ayo pulang". Bastian berjalan menuju tangga


Sedangkan Devan masih berdiri di depan pintu kamar


"Ngapain masih disini!". Ucap Kevin


Bugh


Tiba-tiba Devan meninju Kevin


"Bang Devan!!!". Lily tersentak dan berteriak


"Lah,kenapa lu". Ucap Kevin sambil memegangi sudut bibirnya yang terluka


Bastian menghampiri mereka lagi


"Kenapa lagi sih? Pusing papa punya anak kaya kalian".


"Devan pulang. Mau papa tampar lagi muka kamu?"


Devan berjalan meninggalkan mereka.


"Udah Ly kamu obatin suami kamu". Ucap Bastian


"Iya Pa".

__ADS_1


Bastian dan Devan meninggalkan rumah Lily


Kevin menutup pintu dan berjalan ke ranjang


"Sayang, aku obatin ya. Itu berdarah". Ucap Lily


"Gak usah, lagian gak sakit".


Lily mengusap wajah Kevin dengan lembut, dan tanpa sadar mengeluarkan air mata


"Maafin aku, ini semua gara-gara aku". Ucap Lily yang kini sudah menangis


"Kamu berantem sama bang Devan gara-gara aku, kamu di tampar sama papa gara-gara aku juga hikks hikss"


"Harusnya dari awal jangan ada perjodohan biar gak kaya gini hikss".


"Kamu nyesel?". Tanya Kevin sambil mengusap air mata Lily


"Kalo semua jadi kacau gini mending gak usah Vin".


"Lily! Itu artinya kamu nyesel dijodohin, kamu nyesel jadi istri aku..."


"Terus sekarang gimana? Kamu mau kita pisah?!. Kalo ngomong tu di pikir dulu". Ucap Kevin


Lily semakin menangis dengan kencang


"Aku tanya sama kamu, kamu mau kita pisah?".


Lily tidak menjawab


"LILY!!!". Ucap Kevin berteriak


"ENGGA VIN ENGGA!!!...". Jawab Lily berteriak histeris


"Aku gak mau kita pisah hikkss hikss".


"Yaudah, jangan nangis lagi".


Kevin menangkup wajah Lily dan menghapus air mata Lily


"Maafin aku"


"Aku sayang sama kamu".


"Iyaa aku juga sayang sama kamu Vin".


Kevin membaringkan Lily diranjang dan memposisikan dirinya diatas tubuh Lily yang hanya bertumpuan dengan kedua tangannya


Kedua mata mereka saling bertemu


Dengan perlahan Kevin mendekatkan wajahnya kearah Lily, menempelkan bibirnya pada bibir Lily


Bukan kecupan singkat, melainkan ciuman yang memunculkan gairah diantara keduanya


Sama-sama terbuai dengan sensasi ciuman mereka, tanpa sadar Lily mengeluarkan suara yang indah di telinga Kevin


"Hmpphh".


Kevin semakin ganas mencium Lily, kali ini tangannya tidak tinggal diam,Kevin memasukkan tangannya kebalik kaos Lily


Memainkan pay*da*a Lily dengan ganas,di rem*s dan sesekali ****** Lily di pelintir hingga Lily kembali mengeluarkan suara suara indah


--

__ADS_1


__ADS_2