
"Enak gak sayang?". Tanya Lily
"Enak". Ucap Kevin
"Abisin dong kalo enak".
"Aku kembung sayang, kamu nyuruh aku minum 2 gelas".
"Hahaha yaudah ayo ke kamar, udah mau maghrib kita sholat". Ucap Lily
Lily dan Kevin pun berjalan menaiki tangga menuju kamar mereka
"Gimana kalo Kevin tau kalo istrinya ini ternyata punya pacar?". Batin Dina dari dalam kamar
--
Lily dan Kevin sudah melaksanakan sholat magrib bersama,
Lily sedang duduk diranjang melihat-lihat hadiah yang tadi ia tukarkan dengan Kevin di arena permainan
Sedangkan Kevin sedang bersandar sambil memainkan ponselnya
"Nih buku tulis sama alat tulisnya buat kamu, belajar yang rajin ya adik manis hahaha". Ucap Lily pada Kevin
"Dih ngeledek".
Drrtt drrtt
"Ngapain ni anak".
"Siapa?". Tanya Lily
"Rian".
Dengan rasa malas Kevin mengangkat telfon dari sahabatnya itu
"Apaan?".
"Gue dibawah nih sama Tommy".
"Ngapain. Balik sono".
"Yeee anji*g. Turun gak lu".
"Dih bacot".
-tut
Kevin memutus sambungan telfonnya.
"Aku kebawah dulu sayang, ada Rian sama Tommy". Ucap Kevin
"Oohh yaudah". Jawab Lily sambil mengangguk
Kevin meninggalkan Lily dikamar dan menemui sahabatnya dibawah
"Malem minggu ni bos, masa dirumah aja". Ucap Rian pada Kevin
"Lu ngapain nelfon gue? Kirain diluar". Ucap Kevin.
"Nyuruh lu turun lah. Gak ada orang anjiirr, kita masuk aja". Jawab Rian
Tommy mengangguk tanda setuju dengan jawaban Rian
"Trus ngapain pada kesini?".
"Hehe kak Lily mana?". Tanya Rian
"Dikamar". Jawab Kevin
"Suruh sini lah, ngapain sih dikurung-kurung". Ucap Rian
__ADS_1
Kevin membuang nafas kasar
"Ntar juga turun, gimana semalem?". Tanya Kevin
"Alah gede bacot doang. Ditungguin gak ada yang nongol anjiirr...."
"Eh iya gue bawa ini Vin". Ucap Rian
"Apaan?". Tanya Kevin
Rian menunjukkan botol whiskey pada Kevin
"Gobl*k". Ucap Kevin
"Mony*t emang nih, kalo kak Lily liat ntar dikira lu minum Vin". Ucap Tommy
"Kaga lah tol*l, pinjem gelas dong". Ucap Rian lalu berjalan menuju dapur
"Mana sih. Cariin napa". Ucap Rian
Kevin dan Tommy saling menatap sejenak dan menyusul Rian ke meja makan
"Eh ada nih..."
"Tom ayo".
"Lu aja". Ucap Tommy
"Ya elah mentang-mentang dirumah kak Lily pake jaim lu". Ucap Rian sambil menuang minumannya
"Lu kalo teler gak bisa balik nanti". Ucap Kevin
"Bisa, gue gak bawa mobil, nebeng Tommy". Jawab Rian lalu meneguk minumannya
"Udah niat mabok lu tol*l makanya gak bawa mobil". Ucap Tommy
Ceklek
Dina keluar dan menghampiri Kevin dan sahabatnya dimeja makan
"Maaf den, mau saya buatin minum?". Tanya Dina pada Rian dan Tommy
"Gak usah, udah ada". Jawab Rian sambil mengangkat botolnya
"Oh iya den maaf sebelumnya, tadi siang ada laki-laki yang mencari non Lily". Ucap Dina pada Kevin
"Siapa?". Tanya Kevin
"Katanya pacar non Lily".
Byuurrr
Rian reflek menyemburkan minumannya karena terkejut dengan jawaban Dina
"Apa? Serius?". Tanya Kevin
"Gak mungkin anjiirrr". Ucap Rian
"Iyalah gak mungkin". Sambung Tommy
"Saya serius den, laki-laki itu bilang kalo dia pacar non Lily".
"Gak mungkin itu cowoknya kak Lily. Paling ngaku-ngaku doang". Ucap Tommy
"Gue keatas dulu". Ucap Kevin lalu berjalan ke tangga menuju kamarnya
"Saya...permisi den". Ucap Dina lalu meninggalkan Rian dan Tommy
"Cari masalah aja anjir". Ucap Rian sambil menunjuk Dina dengan dagunya
"Lagi gabut". Jawab Tommy
__ADS_1
--
Di Kamar
Lily sedang berbaring diranjang sambil chatingan dengan Adel dan Hana di grup chat mereka
Tiba-tiba Kevin membuka pintu dengan kasar hingga membuat Lily terkejut dan menoleh kearah Kevin
"Sayang, emang bener kamu punya pacar?". Tanya Kevin
Lily yang bingung dengan pertanyaan Kevin langsung duduk dan menatap Kevin
"Apaan? pacar?". Tanya Lily
"Iya".
"Kamu kok nanya gitu? Kamu kan tau siapa cowok-cowok yang pernah deketin aku, kalo-"
"Gak usah ribet, tinggal jawab aja punya apa engga". Ucap Kevin
"Engga".
Setelah mendengar jawaban Lily, Kevin segera keluar kamar dan menuruni tangga
"Ya Allah ini ada apaan sih". Ucap Lily dan langsung menyusul Kevin kebawah
Tok tok tok
"Dina..."
"Dina!". Ucap Kevin berteriak sambil mengetuk keras pintu kamar Dina
Membuat Rian, Tommy bahkan mbok Minah pun sampai ikut keluar kamar memperhatikan Kevin yang terlihat marah
Tidak lama kemudian Dina langsung membukakan pintunya
"Ada apa den".
"Ceritain sama dia soal tamu yang tadi siang". Ucap Kevin
"Hah? Tamu?". Tanya Lily kebingungan
"Iy..iya non, tadi siang waktu non Lily sama den Kevin pergi, ada laki-laki yang nyariin non Lily, dia bilang pacarnya non Lily". Ucap Dina
"Ya Allah... Itu gak bener sayang". Ucap Lily sambil memegang tangan Kevin namun langsung ditepis oleh Kevin
Membuat Lily tersentak dan menatap sedih kearah Kevin
"Kamu gak percaya sama aku Vin?". Tanya Lily namun tidak dijawab oleh Kevin
"Mbak Dina gak nanya siapa namanya? Atau ciri-cirinya kaya apa?". Tanya Lily
"Maaf non saya gak sempet nanya, soalnya dia langsung pergi, yang saya liat sih tinggi dan kalo gak salah ada tahi lalat kecil disini". Ucap Dina sambil menunjuk tulang selangka sebelah kanan
"Raffa". Ucap Lily dengan suara pelan
Kevin menoleh kearah Lily saat mendengar nama Raffa
"Jadi dia itu pacar kamu apa mantan kamu?". Tanya Kevin
"Mantan Vin..mantan". Jawab Lily
--
Bersambung....
.
.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya~
__ADS_1