Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Raffa Kenapa


__ADS_3

Pagi Hari


Lily dan Kevin sudah selesai sarapan dan kini mereka sedang berjalan menuju garasi untuk berangkat sekolah


"Jadi naik motor kan sayang?". Tanya Kevin


"Jadi, gak sabar pengen dibonceng kamu hehe".


"Yaudah pake dulu". Ucap Kevin sambil memakaikan helm di kepala Lily


"Beres, let's go nona".


Lily tersenyum dan segera naik ke motor Kevin



"Peluk dong". Ucap Kevin lalu melingkarkan tangan Lily di pinggangnya


"Ih emang harus kaya gini?". Tanya Lily


"Ya nanti kalo kamu terbang kebawa angin aku gak tau".


"Hahahaha ya kali.."


"Yaudah ayo jalan".


"Ok". Kevin pun segera melajukan motornya menuju sekolah.


--


Di sekolah


Lily dan Kevin sudah sampai di sekolah lebih cepat dari biasanya, kini mereka sedang berjalan menuju gedung kelas


"Nanti istirahat aku samper yaa". Ucap Kevin sambil mengusap kepala Lily


"Aduh enaknya yang punya ayang". Ledek salah satu teman Lily yang sedang duduk di depan kelas


"Hehehe...."


"Udah sana ke kelas". Ucap Lily pada Kevin


Kevin pun mengangguk dan tersenyum lalu berjalan menuju tangga.


SKIP


--


Kriinggg *bel istirahat


Di kelas Lily


"Boleh gak sih gue kasih pelajaran ke Aldo, dari awal gue gak feeling sama dia, gue gak yakin lu pacaran sama dia, eh ternyata bener". Ucap Adel


"Udah lah gak usah, gue juga udah males. Bodo amat terserah mereka mau gimana". Ucap Hana


"Nah gitu dong, yuk ke kantin". Ucap Lily


Adel dan Hana mengangguk dan mereka berjalan keluar kelas untuk menuju kantin.

__ADS_1


"Sayaaang tungguin". Ucap Kevin yang tiba-tiba menyusul dari belakang


"Kok ninggalin sih?". Tanya Kevin


"Iya lupa hehe..."


"Oh iya nanti balik sekolah gue sama Kevin mau jenguk Tommy, kalian gak mau ikut?". Tanya Lily pada kedua sahabatnya


"Engga ah". Jawab Adel


"Iyaa gue juga, lagi gak mood hari ini". Jawab Hana


"Hmm yaudah deh".


Mereka berempat pun duduk disatu meja dan sedang menikmati makan siang mereka disusul oleh Rian yang ikut bergabung


"Kak gak mau jenguk Tommy lagi?". Tanya Rian pada Lily


"Mau kok, gue mau bawain buah buat dia..."


"Nanti ke toko buah dulu ya sayang". Ucap Lily pada Kevin


"Iya sayang". Jawab Kevin


--


SKIP


Pulang Sekolah


Lily dan Kevin sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit setelah tadi menepi sebentar untuk membeli buah.


Ceklek


Lily membuka perlahan pintu ruangan Tommy, sepi, tidak ada siapapun yang berjaga


"Lily.."


"Vin".


"Lu sendirian? Mbak lu mana?". Tanya Lily


"Baru pulang, nanti malem balik lagi".


"Rian?". Tanya Kevin


"Katanya lagi dijalan mau kesini". Jawab Tommy


"Oh iya ini gue bawain buah buat lu, mau dimakan sekarang?". Tawar Lily


"Nanti aja. Repotin segala pake bawain buah". Ucap Tommy sambil tersenyum


"Gapapaaa". Ucap Lily


"Permisi". Ucap seorang dokter yang masuk kedalam ruangan Tommy


"Periksa dulu ya kak". Ucap suster tersebut lalu memeriksa kondisi Tommy keseluruhan


"Besok collar nya udah bisa di lepas ya, tulang belakangnya udah membaik jadi gak perlu pake lagi..."

__ADS_1


"Untuk perbannya bisa ditunggu 2 sampai 3 hari lagi baru bisa dilepas". Ucap dokter tersebut


"Makasih dok". Ucap Tommy


"Sama-sama". Ucap dokter itu dan segera meninggalkan ruangan Tommy .


"Aku ke toilet dulu yaa". Ucap Lily pada Kevin


"Iyaa, jangan lama-lama".


Lily mengangguk dan keluar dari ruangan Tommy


"Permisi permisi".


Terdengar suara dari arah belakang Lily, Lily menoleh dan ternyata ada seorang pasien dan sedang terluka dan di dorong oleh perawat-perawat menuju ruang operasi.


Lily langsung menepi untuk memberikan jalan kepada mereka.


Saat pasien itu melewati Lily, betapa terkejutnya Lily kalau pasien itu adalah Raffa


"Raffa". Ucap Lily lalu menutup mulutnya dan segera berjalan mengikuti Raffa


"Ini kenapa kok bisa kaya gini?". Tanya Lily kepada perawat namun tidak ada yang menjawab


"Mbak silahkan tunggu diluar". Ucap Dokter yang baru datang dan langsung masuk ke dalam ruang operasi


"Astaga Raffa kenapa". Entah mengapa Lily merasa cemas dengan kondisi Raffa, bahkan Lily sampai lupa dengan Kevin


Lily menunggu didepan ruang operasi sambil berdoa untuk Raffa.


"Lily...". Terdengar suara yang memanggil Lily, sontak Lily menoleh ke sumber suara


"Vicky....". Lily bangun dan langsung memeluk Vicky, begitu pun dengan Vicky.


"Vic Raffa kenapa hikss hiksss". Tangis Lily pecah di pelukan Vicky


"Kejatuhan besi proyek". Ucap Vicky


"Ya Allaaaah hikss hiskss kok bisa".


"Udah udah jangan nangis, kita berdoa aja buat Raffa". Ucap Vicky sambil menghapus air mata Lily


"Gue tau Ly lu masih sayang sama Raffa, buktinya lu kaya gini". Batin Vicky


--


Bersambung..


.


.


GWS abang Raffa



Nih bonusnya abang Vicky, teman dari SMP Lily dan Raffa waktu di Bali


__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya~


__ADS_2