Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Hadiah Dari Vicky


__ADS_3

Lily kembali menaiki taksi dan segera menuju rumahnya, namun setibanya dirumah, ia tidak melihat adanya mobil Kevin baik di halaman maupun di garasi, itu tandanya Kevin tidak ada dirumah, mbok Minah pun mengatakan kalau Kevin juga tidak pulang semalam.


"Hufftt"


"Kevin kemana ya". Batin Lily.


Tin tin


Terdengar suara klakson mobil didepan rumah, Lily pun segera berlari dan mengampiri suara mobil tersebut


Ternyata bukan Kevin yang pulang. Melainkan Vicky yang datang berkunjung. Vicky pun langsung turun dan menghampiri Lily yang berdiri di depan pintu


"Eh cantik ngapain disitu, jalan-jalan yuk, ajak Kevin juga, mana orangnya?". Tanya Vicky sambil celingukan kedalam rumah


"Hikss hikss".


Bukan menjawab pertanyaan Vicky Lily malah menundukkan kepalanya dan kembali menangis


"Lah kenapa?". Tanya Vicky


"Kenapa sih? Kevin mana?". Tanya Vicky Lagi


"Gak ada".


"Kemana?".


"Gak tau".


"Lu kenapa nangis? Dia nyakitin lu ya? Ayo masuk cerita ke gue". Ucap Vicky sambil merangkul Lily dan membawanya duduk di sofa


"Udahh jangan nangis". Ucap Vicky sambil mengusap punggung Lily


"Kevin jahat Vic". Ucap Lily sambil sesegukan


"Kenapa? Dia lakuin apa?". Tanya Vicky


"Dia ciuman sama cewek lain".


"Astaga, lu serius?".


"Iyaa gue liat sendiri".


"Arghh ini nih..."


"Makanya gue gak suka sama dia tuh kaya gini, gue nyoba buat relain lu sama dia dengan harapan dia gak bakal nyakitin lu tapi apa kenyataannya..."


"Cari orangnya, biar gue hajar". Ucap Vicky


"Jangan".


"Gak, gue gak terima, gue mau cari di basecamp nya, kalo lu gak mau ikut yaudah".


"Gue ikut". Ucap Lily


"Ayo!".


Mereka berdua pun memasuki mobil dan segera menuju basecamp Kevin.


--


Setibanya di basecamp, mereka melihat 2 mobil yang terparkir disana, mereka berdua segera masuk dan melihat Kevin serta Rian didalam, sepertinya semalam mereka menginap di basecamp


Tanpa basa-basi Vicky menghajar Kevin yang sedang berbaring di sofa sambil memainkan ponsel, tentunya ini membuat Kevin dan Rian terkejut


BUGH , Vicky mendaratkan pukulannya tepat di pipi Kevin

__ADS_1


"Woy, ngapain lu disini?!!". Tanya Rian


"Bangs*t lu ya!! Lu nyakitin Lily sama aja lu nyari masalah sama gue!!". Ucap Vicky pada Kevin


"Haha adik kesayangan lu ngadu ya". Ucap Kevin sambil tersenyum sinis kearah Lily


BUGH, Vicky kembali memukul Kevin


"Udah!". Ucap Rian sambil mendorong bahu Vicky


"Gak usah ikut campur lu". Ucap Vicky


"Segitunya lu belain ni cewek, asal lu tau, ni cewek udah tidur sama Tommy!". Ucap Kevin


"KEVIN!!!".


"Tega kamu ngomong gitu ke aku!!! Aku sama Tommy gak lakuin apa-apa!!!".


"Haha jangan ngeles". Ucap Kevin.


Kevin mendekat kearah Lily, membelai pipi Lily namun diakhiri dengan menjepit kedua pipi Lily dengan kencang


"Lepasin tangan lu". Vicky berusaha melepaskan tangan Kevin yang mencengkram pipi Lily


"Viinnn".


"Apa? Semalem kamu minta pisah kan? Aku turutin, setelah anak ini lahir kita urus perceraian, setelah itu kamu bebas, mau nikah sama Tommy silahkan, bawa anak ini sama kamu". Ucap Kevin


"Vin, jangan gila lu". Ucap Rian


"Bagus, mendingan lu pisah sama Lily, awas lu ya jangan berani-beraninya lu deketin Lily lagi". Ucap Vicky


Vicky pun menarik tangan Lily meninggalkan basecamp


"Argghh kalo ada masalah sama Lily pasti orang-orang yang deket sama Lily ikut campur". Ucap Kevin


"Haha lu pikir gue bakal lepasin Lily? Gak akan, gue cuma gertak doang". Ucap Kevin


"Jadi lu gak serius?". Tanya Rian


"Gak lah gobl*k, bisa gila beneran gue pisah sama Lily". Jawab Kevin


"Lahh tol*l, yaudah kejar sono".


"Biarin aja dulu...lagi sayang-sayangan sama kakaknya". Ucap Kevin


--


Disisi lain, Vicky membawa Lily kerumahnya, ia ingin mempertemukan Lily dengan Raffa, siapa tau saja dengan hadirnya Raffa dapat menghibur Lily dan dapat melupakan masalahnya dengan Kevin.


"Ly, gue punya hadiah buat lu". Ucap Vicky


"Hah? Emang gue ulang tahun?". Tanya Lily


"Tuh hadiahnya, liat aja". Ucap Vicky sambil melirik kearah pintu utama


Lily pun menoleh kearah pintu, Lily terkejut melihat Raffa berdiri disana.


"Raffa".


Lily segera bangun dan berhambur memeluk Raffa, begitupun dengan Raffa


"Hehe apa kabar?". Tanya Raffa


"Lagi nggak baik". Jawab Lily

__ADS_1


"Hehe iyaa iya aku ngerti kok...ini buat kamu". Ucap Raffa sambil memberikan sebuket bunga Lily berwarna putih untuk Lily


"Ya ampun, makasih Raffa".


"Iyaa sama-sama".


Mereka pun berjalan masuk ke dalam dan duduk di sofa


"Aku seneng kamu disini". Ucap Lily


"Jadi kamu seneng aku dateng?". Tanya Raffa


"Iyaa".


"Bilang apa sama Vicky, dia yang nyuruh aku dateng". Ucap Raffa.


"Makasih Vic".


"Hahaha iyaa sama-sama, dah jangan sedih lagi, ngobrol gih gue cabut dulu mau jemput nyokap". Ucap Vicky


Vicky pun meninggalkan Lily dan Raffa dirumahnya.


"Oh iya udah selesai ujiannya ya?". Tanya Raffa


"Udah hehe".


"Syukurlah, sebentar lagi bisa meeting sama kamu". Ucap Raffa


"Hehehe".


"Hmm Ly, bener kamu di selingkuhin suami kamu?". Tanya Raffa dengan hati-hati


"Gak tau, tapi aku liat dia ciuman sama cewek lain". Jawab Lily


"Aduhh...yaudah deh jangan dibahas". Ucap Raffa


"Kevin juga mau cerai-in aku". Sambung Lily


"Jangan..bicarain dulu baik-baik, kasian anak kalian". Ucap Raffa


"Entah lah aku bingung".


"Kalo kamu pisah sama suami kamu aku bakal nikahin kamu". Ucap Raffa dengan santainya


"Hah? Jangan, kamu pantes dapet yang lebih baik dari aku".


"Gak ada, bagi aku gak ada yang lebih baik selain kamu, kamu tetep cinta pertama dan terakhir aku Ly". Ucap Raffa


"Jangan Raffa, liat aku, aku udah hamil anaknya Kevin, aku-"


"Terus kenapa, aku terima kamu apa adanya, kita rawat anak ini bareng-bareng".


Lily menghela nafas panjang, ia bingung harus berkata apa.


"Tapi kalo kalian berubah pikiran dan tetep mau pertahanin pernikahan kalian yaudah, aku bakal coba ikhlasin kamu, walaupun sangat susah, yang penting kamu bahagia". Ucap Raffa sambil mengusap pipi Lily


"Makasih ya Raf".


"Iyaa, aku bakal selalu ada buat kamu Ly, kalo kamu butuh aku, aku akan dateng ke kamu". Ucap Raffa


Lily tersenyum mendengar ucapan Raffa


"Kamu emang orang baik Raf, semoga kamu dapet pengganti yang lebih baik dari aku". Batin Lily


Raffa pun mendekat dan menarik Lily kedalam pelukannya, memeluk Lily seerat-eratnya, seolah tak ingin melepaskan wanita yang dicintainya, tapi apa daya, Lily tak akan pernah menjadi miliknya lagi.

__ADS_1


--


Bersambung..


__ADS_2