Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Warning!! 21+ Bocil Harap Minggir!


__ADS_3

"Hmm Vin...aku mau pipis dulu". Ucap Lily


"Yaudah". Kevin pun menurunkan Lily dari gendongannya dan membiarkan Lily buang air kecil dulu


"Udah sayang?". Tanya Kevin


"Udah".


"Sini". Kevin merentangkan tangannya menyuruh Lily untuk naik ke gendongannya lagi


"Engga ah. Berdiri aja. Takut kamu kepeleset". Ucap Lily


"Yaudah sini".


Kevin menarik Lily ke dalam pelukannya. Merasakan tubuh Lily yang menempel sempurna pada tubuhnya diiringi dengan guyuran air yang membuat sensasi tersendiri bagi Kevin


"Vin..katanya mau mandi". Ucap Lily


"Main dulu". Ucap Kevin


"Ya jangan disini. Kalo kepeleset gimana".


Tanpa menjawab ucapan Lily, Kevin langsung melahap bibir Lily dengan ganas sambil menekan tengkuk Lily agar memperdalam ciuman panas mereka


Tidak ingin membiarkan tangannya menganggur, Kevin meremas buah dada Lily secara bergantian


"Sshhh"


"Eeuhhh"


Terdengar des*han dari Lily disela sela ciuman mereka.


Kevin mematikan kran shower tanpa melepas tautan bibir mereka Kemudian berlanjut memainkan dada Lily sambil sesekali diusap dan dipelintir pu-ting-nya


"Aahhh"


Lily melepaskan ciumannya dan menatap Kevin


"Gantian yaa". Ucap Lily


"Hmm???".


Kevin mencoba mencerna ucapan Lily. Sampai akhirnya Lily melakukan sesuatu pada pusakanya.


Lily berjongkok dan memegang pusakan Kevin yang sudah mengacung


Di elus-elus pusaka berotot itu dengan lembut dari atas kebawah dan sebaliknya.


"Aahh sayaaang".


"Geliii". Ucap Kevin


Jleb


Lily memasukkan pusaka milik Kevin kedalam mulutnya


Sungguh Kevin tidak menyangka kalau istri mungilnya ini sangat berani melakukan ini pada pusakanya


"Sshhh"


"Sayaaanghhh"


"Aahhh"


"Enaakk sa..yaangghh".


Kevin menengadah kepalanya menikmati sensasi dipusakanya


Dimulai dari tempo yang lambat Lily memaju-mundurkan pusaka Kevin di mulutnya.


"Aahhhh"

__ADS_1


"Enaak bangeet sayaaanghhh"


Lily semakin mempercepat gerakan mulutnya membuat Kevin semakin meracau.


Sesekali men-ji-lat dan meng-hi-sap dua bola yang menggantung dibawah pusakanya


"Udaahh"


"Sayaanghhh"


"Ngga kuaatthh"


"Aahh


Kevin melepaskan pusakanya dari mulut Lily dan menuntun Lily untuk bangun


"Hehe kok udahan sih?". Tanya Lily


"Gak kuat. Takut keluar dimulut kamu". Ucap Kevin


Kevin kembali mencium bibir Lily dan mendorong perlahan tubuh Lily sampai mentok ke tembok


Tidak tinggal diam tangan Kevin langsung memainkan organ in-tim Lily dengan lembut


Diusapnya dengan jari daging kecil yang tersembunyi di dalamnya membuat sang empunya bergetar merasakan sensasi geli di organ in-tim nya.


"Eunghh"


"Ssshhh"


"Enaakk"


Kevin mengangkat sebelah paha Lily dan mulai mencoba memasukan pusakanya dari bawah


Merasakan ada yang ingin menerobos lubang miliknya, Lily melebarkan sebelah kakinya agar pusaka suaminya bisa masuk tanpa kesusahan.


Kevin melepaskan ciumannya dan mengecup sekilas pipi Lily dan kembali memasukkan pusakanya


"Aahh"


"Buruan Viinnn".


Jleb


Dengan satu hentakan pusaka Kevin sudah terbenam sempurna di lubang milik Lily


"Mmhhh"


"Enaakk". Ucap Lily


"Agak susah kalo berdiri hehe". Ucap Kevin


Dengan perlahan Kevin memaju-mundurkan pusakanya


Ada rasa yang beda saat mencoba posisi seperti ini. Sedikit kesulitan namun tidak mengurangi rasa nikmat yang didapat.


Dengan terus menahan paha Lily agar tidak jatuh, Kevin sangat piawai membawa alur percintaan mereka. Membuat suasana kamar mandi menjadi panas seperti sauna.


"Aahh"


"Sayaangg kaki aku lemes". Ucap Lily


Kevin mengangkat lagi sebelah kaki Lily


Lily yang paham pun melingkarkan kakinya di pinggang Kevin dengan men-sejajarkan organ in-tim nya tepat di pusaka Kevin


"Aahh enaaakk sayaangg".


Kevin terus memompa pusakanya dengan tempo yang semakin cepat.


"Sayaang..."

__ADS_1


"Kaki aku juga lemes lama-lama". Ucap Kevin


Lily terkekeh mendengar ucapan Kevin


Kevin pun membawa Lily kedalam bathup


Dan melanjutkan olahraga panas mereka didalam bathup yang tidak terisi air


Kevin melepaskan tautannya dan menyuruh Lily untuk membelakanginya dan berpegangan pada pinggiran bathup dengan posisi seperti "anj*ng".


Kevin mulai memasukkan kembali pusakanya ke dalam lubang Lily lewat belakang.


"Aaahhh makin sempitt". Ucap Kevin


Lily yang mendengarnya langsung melebarkan pahanya dan jleb. Pusaka Kevin berhasil masuk ke sarangnya


"Uuhhh"


"Enak banget kaya gini sayaang". Ucap Lily


"Iyaaahh"


"Kejepit bangeett punya akuuuh". Jawab Kevin


Kevin memulai permainan dari lambat menjadi cepat hingga menimbulkan suara tepukan antara bok*ng Lily dan pinggulnya


Kepala Lily menengadah keatas menikmati sensasi baru yang lebih nikmat dari permainan mereka yang biasanya


Kevin yang melihatnya semakin dibuat naf*su hingga tidak memberi jeda pada Lily untuk mengeluarkan suara indahnya


Hampir 10 menit bertahan pada posisi ini, akhirnya Kevin mencapai puncaknya


"Dikitt lagi sayaanghh"


"Aaahhh"


Kevin menghentakkan pusakanya berkali-kali saat menyemprotkan cairan cintanya di dalam lubang milik Lily.


Lily pun menopang kepalanya di pinggiran bathup sambil mencoba mengatur nafasnya.


Setelah melepas seluruh cairannya Kevin segera mencabut pusakanya dan duduk di bathup. Begitupun dengan Lily


Mereka saling menatap satu sama lain lalu tertawa


"Hahahaha kenapa sih ngeliatin?". Tanya Kevin


"Gapapa hahaha...."


"Makin ganteng kalo kaya gini". Ucap Lily


"Yeee muji-muji. Mau lagi?". Tanya Kevin


"Engga.. Aku capeekk. Lemesss". Ucap Lily sambil menepuk-nepuk lututnya


"Apalagi aku sambil gendong kamu". Ucap Kevin lalu tersenyum.


"Mandi ngga?". Tanya Lily


"Kamu duluan deh, gantian". Ucap Kevin


"Yaudah". Ucap Lily lalu bangun dari bathup dan membasuh tubuhnya,


Setelah selesai, Lily keluar terlebih dahulu untuk berpakaian. Meninggalkan Kevin yang sedang mandi usai pertarungan panas mereka.


--


Bersambung..


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya~


__ADS_2