Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Vicky Datang Kerumah


__ADS_3

"Kamu udah mandi?". Tanya Kevin


"Gak liat udah rapih gini, pake nanya". Ucap Lily


"Haha biasa aja kali, yaudah nanti malem nonton, pesen tiket lagi". Ucap Kevin


"Gak, udah gak mood". Ucap Lily sambil mengunyah makanannya


"Hmm yaudah deh".


Kevin bangun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi


"Sayang, temenin mandi dong, pegangin ini takut kabur". Ucap Kevin sambil memegang pusakanya


"Stress". Ucap Lily


"Hahahahahaha".


Kevin tertawa ngakak dan kembali berjalan memasuki kamar mandi


Lily segera menyelesaikan makannya dan turun kebawah untuk menaruh nampannya.


Sambil menunggu Kevin mandi, Lily berjalan-jalan mengitari rumahnya, dari halaman depan, area kolam renang dan ke halaman belakang


"Hah capek". Ucap Lily


Lily mendudukan bokongnya di kursi panjang di belakang rumah, menyandarkan tubuhnya dan mengusap-usap perutnya dengan lembut


"Sayaaaang, ngapain disitu, masuk ih". Ucap Kevin


"Nanti, aku capek abis muterin rumah".


"Hahaha ngapain coba".


Kevin menghampiri Lily dan menggendongnya menuju dapur


"Kamu udah makan belum?". Tanya Lily


"Belum".


"Emang gak makan sama Silvi?".


"Enggak lah ngapain".


Kevin mendudukan Lily di meja dapur lalu menghampiri kulkas sebentar untuk minum


"Makan yaa, aku ambilin". Ucap Lily sambil menyisir rambut Kevin


"Suapin yaa". Ucap Kevin


"Iyaa aku suapin". Ucap Lily


Kevin tersenyum dan menangkup wajah Lily, mencium bibir Lily dengan lembut selama hampir 1 menit


"Sayaaang untung gak ada mbok". Ucap Lily


"Hehehe gapapa kalo ada mbok, paling tutup mata".


"Hahaha".


Kevin menurunkan Lily dari meja dapur dan berjalan kearah meja makan


Lily segera menyajikan makanannya diatas piring dan mulai menyuapi Kevin


"Nanti malem mau ikut kerumah mama ngga?". Tanya Kevin


"Engga, aku mau dirumah, kamu cuma ngambil hp kan?". Tanya Lily

__ADS_1


"Iya sayang, sebentar kok".


"Janji ya, jangan pergi sama Silvi lagi".


"Janji istriku". Ucap Kevin sambil tersenyum


"Pulangnya beliin kebab". Ucap Lily


"Siap nyonya".


Setelah menyuapi Kevin makan, mereka segera kembali ke kamar, Kevin mengambil kunci mobilnya sementara Lily menunggunya diruang Tv


"Janji ya nggak lama". Ucap Lily


"Iyaa janji sayang, yaudah aku jalan dulu".


CUP


CUP


Kevin mencium kening dan perut Lily setelah itu segera turun kebawah


Sepeninggal Kevin, Lily mengotak-atik remot tv nya, mencari channel-channel yang menurutnya menarik untuk di tonton


"Huftt..udah biasa sama Kevin, jadi kalo sendiri berasa kesepian banget". Batin Lily


Lily pun meraih ponselnya, ingin mencoba panggilan video dengan kedua sahabatnya tetapi tidak ada yang menjawab


"Kompak banget sih gak angkat vc gue. Bete...tau gitu gue ikut Kevin aja tadi". Batin Lily


Tin tin


Terdengar suara klakson mobil dari depan rumah, Lily bangun dan melihatnya dari jendela kamar


"Mobil siapa". Ucap Lily


"Oohh Vickyyyy". Ucap Lily


Lily tersenyum dan langsung keluar kamar menuruni tangga untuk menemui Vicky


Saat Vicky baru memasuki rumah Lily, Lily langsung berlari memeluk Vicky


"Vickyyyy".


"Hehe kenapa sih". Ucap Vicky sambil mengusap punggung Lily


"Hmm gapapa gue seneng deh ada temen dirumah, bete sendirian". Ucap Lily


"Kevin kemana?". Tanya Vicky


"Kerumah mamanya ngambil hpnya ketinggalan".


"Oohh".


Lily menggandeng tangan Vikcy menuju ruang keluarga


"Mau minum apa?..."


"Coca cola pake es batu?". Tanya Lily


"Nah, cakep". Ucap Vicky


"Bentar ya gue ambilin".


Lily berjalan menuju dapur untuk mengambil minuman untuk Vicky


"Ada apa kesini?". Tanya Lily

__ADS_1


"Ini...nyokap bikinin brownis buat lu". Ucap Vicky sambil memberi paper bag pada Lily


"Dari tante Lina....waktu ketemu di toko kue kayanya tante Lina gak inget sama gue deh". Ucap Lily


"Hahaha iya, namanya juga pikun lah". Ucap Vicky


"Cobain dong". Ucap Vicky


Vicky membuka penutup brownis nya dan menyuapi Lily


"Eumm enak bangeett". Ucap Lily


"Enak?". Tanya Vicky


"Hmm enak bangeett". Jawab Lily


"Oh iya Vic, waktu itu gue ketemu Raffa di resto, dia bilang mau jadiin lu asistennya". Ucap Lily


"Hmm? Asisten? pribadi?". Tanya Vicky


"Iyaa". Jawab Lily


"Males, ntar gue disuruh-suruh". Ucap Vicky


"Tuh kan bener, gue udah feeling lu gak bakal mau hahaha...tapi kata dia cuma buat nemenin dia aja di kantor, lagian enak kali kerjanya, kaya main haha". Ucap Lily


"Males gue, gak suka pake baju kantoran, gue mau buka bengkel". Ucap Vicky


"Hmmm masih aja mau buka bengkel". Ucap Lily


"Iya dong, kuliah teknik sambil buka bengkel". Ucap Vicky


"Yaudah tinggal bilang aja ke Raffa nanti". Ucap Lily


"Lu gimana jadi kuliah?". Tanya Vicky


"Kayaknya engga, lu liat aja gue sekarang, kayaknya bakal sibuk ngurus baby deh". Jawab Lily


"Belum lagi ngurus Kevin sama kantor-kantor om Rama ya". Ucap Vikcy


"Iyaa makanya". Ucap Lily


"Dimakan lagi dong Ly". Ucap Vicky sambil melirik brownis dimeja


"Iyaa iya, gue makan nih".


Lily pun kembali memakan brownisnya sambil mengobrol dengan Vicky.


Tak berselang lama, Kevin sudah kembali kerumah, Kevin segera masuk untuk melihat siapa pemilik mobil yang terparkir di halaman rumah, apakah benar mobil Vicky atau bukan


Ceklek


Kevin pun berjalan kedalam rumah dan menoleh keruang keluarga


"Bener Vicky". Batin Kevin


Kevin melihat Lily dan Vicky sedang tertawa-tawa dengan posisi yang cukup dekat, terlihat sangat akrab.


Dihampiri lah mereka hingga membuat mereka berdua kompak menoleh kearah Kevin


"Sayaang". Ucap Lily


Lily segera bangun dan membawa Kevin duduk di sofa sebelah Vicky. Sementara Vicky, seketika memasang wajah dinginnya begitupun dengan Kevin


--


Bersambung.

__ADS_1


.


__ADS_2