
Pagi hari
Lily dan Kevin sudah bersiap untuk berangkat sekolah dan mereka sedang berjalan keluar untuk menuju ke garasi
"Kamu berangkat sama aku kan?". Tanya Kevin
"Gak ah, naik motor aja".
"Kenapa sih?"
"Gapapa, pengen naik motor aja".
Kevin membuang nafas kasar
Lily berjalan meninggalkan Kevin menuju motornya
"Tunggu sayang".
Kevin menahan tangan Lily dan segera mencium kening Lily
Cup
"Biar semangat sekolahnya". Ucap Kevin kemudian tersenyum
"Lebay". Lily kembali berjalan kearah motornya
"Hih bukannya cium balik kek, malah pergi"
Lily yang mendengarnya hanya terkekeh
"Aku jalan duluan ya". Ucap Lily yang meraih tangan Kevin dan menciumnya
"Tuh udah aku cium". Ucap Lily
"Hmmm yaaaa".
Lily terkekeh lagi dan pergi meninggalkan Kevin yang masih berdiri di samping mobilnya
"Huh untung sayang". Ucap Kevin
Kevin pun segera masuk dan melajukan mobilnya menuju sekolah.
--
Di sekolah
Lily sudah sampai di sekolah dan turun dari motornya
"Lily". Lily menoleh ke sumber suara dan ternyata adalah Hana
"Eh elu, Adel mana?".
"Gue gak bareng, soalnya gue dianter nyokap". Jawab Hana
"Ooh". Lily mengangguk
"Eh itu apaan ya rame-rame". Ucap Hana menunjuk ke arah mading yang sudah dikerumuni siswa
"Kesana aja". Ucap Lily
Mereka berdua berjalan menuju mading
"Oh, jadwal classmeeting". Ucap Lily
"Hari pertama basket putri?". Tanya Hana
"Hmmm". Lily mengangguk
"Gak seru, gue nungguin futsal nih". Ucap Hana
"Halah, mau liat Aldo".
"Iyaa dong hehe. Yaudah yuk ke kelas".
Hana menarik tangan Lily menuju kelas mereka.
--
Di kelas
"Eh tu Adel". Ucap Hana
"Baru pada dateng?". Tanya Adel
"Engga, abis ke mading liat jadwal classmeeting". Jawab Lily
Kriiinggg *bel masuk berbunyi
--
Pelajaran di kelas Lily sedang berlangsung, tetapi Hana dan Adel malah sibuk ngobrol dan tertawa sambil berbisik.
"Sssttt". Lily mengisyaratkan kepada kedua sahabatnya untuk tidak berisik
"Eh Ly, Ly, lu mau tau gak?". Ucap Hana dengan gerakan mulut
Lily yang tidak paham ucapan Hana pun kebingungan
"Apasih?". Lily sedikit berbisik
"Tunggu, gue tulis aja". Ucap Hana
Lily yang masih tidak paham dengan ucapan Hana akhirnya memalingkan wajahnya untuk kembali menulis
Tanpa di duga oleh Lily, Hana malah melempar kertas yang sudah diremas-remas dan jatuh tepat diatas meja Lily
Dan aksi Hana itu sudah di perhatikan oleh bu Agnes sejak tadi si guru paling judes di sekolah
"Hana! Lily!. Kalian ngapain?". Tanya bu Agnes
"Eng...gak bu. Gak ngapa-ngapain". Ucap Lily
"Itu kertas apa yang dilempar-lempar? ".
"Gak tau bu". Ucap Lily
Adel yang melihatnya hanya menunduk dan menahan tawanya.
__ADS_1
"Kalian keluar".
"Hah apa bu?". Tanya Hana
"Keluar Hana. Kamu sama Lily keluar. Sekarang!".
"Boleh bu?". Pertanyaan Hana membuat satu kelas kompak menahan tawa .
Mereka tau, guru mereka ini terkenal judes dan tidak suka jika ada murid yang berulah ketika dia sedang mengajar.
"Boleh. Silahkan". Ucap bu guru
"Ly, ayo.. Keluar". Ucap Hana pada Lily
"Ya Tuhan, kok jadi gini sih". Batin Lily
Dengan malas Lily keluar dari bangkunya dan berjalan menuju pintu kelas. Begitu pun dengan Hana
"Lari 3 puteran ya di lapangan". Ucap bu Agnes
Hana dan Lily kompak menoleh ke arah bu guru
"Kurang?". Tanya bu guru
"Heh engga buuu". Ucap Hana
Hana dan Lily berjalan menuju lapangan.
"Gara-gara lu nih. Yang ngobrol kan elu sama Adel, jadi gue yang kena".
"Trus ngapain lu pake lempar kertas segala".
"Iyaa iyaa sorryyyyyy". Jawab Hana
Lily melirik arlojinya
"Setengah 10 anjirrr.. Udah panas banget ini".
"Kita pura-pura aja Ly, bilang aja kalo kita udah selesai lari".
"Lu liat napa ke kelas, tu guru ngeliatin dari pintu". Ucap Lily
Hana menoleh kearah kelas mereka
"Oh my god".
Lily masuk ke lapangan dan memulai larinya.
Satu putaran Lily masih kuat
Dua putaran udah merasa capek
Sedangkan Hana, bukan berlari malah berjalan
"Han, lu kalo jalan kapan kelarnya". Ucap Lily yang menyusul Hana dari belakang
"Bodo amat lah, bete gue".
"Lari Han. Diliatin tuh".
--
Disisi lain sudah ada yang memperhatikan Lily dari lantai 2 sambil tertawa
"Kenapa bisa dihukum coba". Batin Kevin.
"Kasian panas-panasan".
--
Lily dan Adel sudah selesai menjalankan hukuman mereka
"Bentar dulu kek Ly, duduk dulu".
"Iya ini gue juga mau duduk nyari tempat adem". Lily berjalan mencari tempat yang tidak terjangkau sinar matahari
Lily meluruskan kakinya dan mengibas-ngibas wajahnya dengan tangan
"Minum". Terdengar suara laki-laki sambil menyodorkan 2 botol air minum pada Lily
Lily mendongak ke sumber suara, ternyata itu adalah Kevin
"Kevin".
Lily menerima minum dari Kevin dan segera membukanya
"Susah". Ucap Lily
"Sini aku bukain". Kevin merebut botolnya dan membuka tutupnya
Lily segera minum dengan brutal sampai tersedak
"Uhukk uhukk".
"Pelan-pelan sayang, aus banget ya hahahhaa".
"Tuh temen kamu ngeliatin". Ucap Kevin
"Oh iya lupa hahahaha"
"Han ngapain disitu,mau minum gak?".
"Daritadi kek". Ucap Hana kemudian berjalan menghampiri
"Sini aku bukain dulu". Kevin membuka botol untuk Hana dan memberinya ke Hana
"Thank youuu". Ucap Hana
"Yaa". Ucap Kevin
"Kok bisa dihukum sih? Tumben". Tanya Kevin
"Gara-gara dia nih. Dia yang ngobrol sama Adel malah aku yang disuruh keluar, Adel nya mah engga".
"Hahahahaha. Aku ketawa-tawa ngeliatin dari atas".
"Iihh jahat".
__ADS_1
"Udah yuk ke kelas". Ucap Hana
"Ntar aja,bentar lagi juga keluar tu guru".
"Emang pelajaran siapa?". Tanya Kevin
"Bu Agnes". Jawab Lily
"Hahaha pantesan".
"Kamu kok bisa disini? Gak ada guru? " . Tanya Lily
"Ngga ada, cuti". Jawab Kevin
"Oh iya Ly, lu tadi liat ngga sih futsal jadwalnya kapan?". Tanya Hana
"Rabu".
"Haduh.. gak sabar mau liat Aldo main,ya kan Ly". Ucap Hana
"Ya Tuhan pake sebut-sebut Aldo di depan Kevin".
"Aldo ikut futsal juga...kak?". Tanya Kevin
"Hahaha Kevin manggil kak aneh banget dengernya". Batin Lily
"Upss".
"Hehe iyaa, sorry ga maksud apa-apa". Ucap Hana
Kevin mengangguk
"Eh udah keluar tuh bu Agnes. Ayo". Ucap Hana kemudian bangun dari duduknya
"Aku ke kelas ya Vin".
"Iya sayang,aku juga mau ke kelas". Ucap Kevin sambil mengusap-usap kepala Lily
"Ekheemm panas banget ya matahari nya". Ucap Hana menyindir
"Hahaha yaudah, aku duluan Vin".
Kevin mengangguk sambil tersenyum.
Kevin pun berjalan ke lantai 2 untuk menuju kelasnya
--
Di kelas Lily
"Hanaaa Lilyyyy sorry, gue gak nemenin kalian di lapangan". Ucap Adel
"Lu ngeledek?". Tanya Hana
"Hahahaha panas gak diluar?".
"Pake nanya lagi".
"Harusnya lu Del yang keluar kok jadi gue". Ucap Lily
"Hahaha pinter kan gue, pura-pura gak tau".
"Nih minum, gue bawa". Adel mengeluarkan tumbler dari kolong mejanya
"Gak, udah minum tadi dibawain Kevin". Ucap Hana
"Hah? Kevin bawain lu minum?". Tanya Adel
"Ya dia bawa 2 sih,buat gue sama Lily". Sambung Hana
"Hahaha gausah kepedean, dia bawa 2 karena gak enak sama lu hahaha". Jawab Adel
"Woyy woyy ada guru". Ucap seorang siswa yang berlari masuk ke kelas
Pelajaran pun dimulai kembali.
SKIP
--
Istirahat
Seperti biasa, cewek-cewek tiga serangkai sedang berjalan menuju kantin
"Eh itu Aldo". Ucap Hana
"Tuhkan, dia punya temen baru".
"Ya biarin sih, masa mau gabung sama kita cewe-cewe". Jawab Adel
"Terus kalo gini gue gak bisa deketin Aldo dong".
"Lu kalo mau deketin Aldo ya tinggal deketin, tapi jangan dibawa ke deket Lily, lu kan tau Lily ada yang ngawasin. Emang lu mau Lily yang kena marah lagi sama Kevin?". Ucap Adel
"Uuhh Adel sayang..pengertian banget sama akuuuu". Ucap Lily sambil bergelayut manja di lengan Adel.
"Hmmm iya iya deh". Ucap Hana kemudian memajukan bibirnya
"Tuh ada yang kosong". Ucap Adel saat mereka sudah memasuki kantin
"Tunggu sini, gue yang pesenin. Kaya biasa kan?". Tanya Adel dan hanya diangguki oleh kedua sahabatnya
Adel pun maju kedepan untuk memesan makanan mereka.
Sedangkan Lily dan Hana fokus memainkan ponsel masing-masing.
"Bentar, lagi dibuatin". Ucap Adel menghampiri sahabatnya dan membawa nampan berisi 3 gelas es teh manis
"Oh iya Del,kita ujian 2 bulan lagi ya?" . Tanya Lily
"Iyaaa".
"Pengen cepet-cepet lulus nih gue". Ucap Hana
"Kenapa? Mau nyusul Lily? ". Tanya Adel
--
__ADS_1