
"Loh, cuma karena kiriman yang gak jelas asalnya kamu sampe ngomong gitu?".
"Udah udah, gak usah dibahas lagi". Ucap Kevin
"Viinn...".
"Kamu ragu sama aku?". Tanya Lily
Kevin menoleh dan menatap mata Lily
"Engga, aku cuma takut ada yang ganggu kamu lagi... "
"Maafin aku sayang".
Cup. Kevin mencium kening Lily lalu turun ke bibir Lily
Mencium Lily dengan sedikit ******* bibirnya kemudian tersenyum.
"Ayoo katanya mau makan, udah dingin tuh". Ucap Kevin
Lily mengangguk dan segera mengambil nampan makanannya lalu berjalan menuju ruang tv
"Sini sayang, duduk di karpet".
Lily meletakkan piringnya di meja sofa dan mereka makan berdua beralaskan karpet sambil menonton tv
--
*flashback on*
Hari ini, sosok itu kembali hadir, selama 4 tahun dia terpaksa menyembunyikan identitasnya karena ulah kedua orang tuanya demi menjauhkan dirinya dari wanita yang sangat dia cintai.
Di kantor
Seorang laki-laki yang terlihat tampan dengan setelan jasnya, sedang memandang isi laptopnya, memperhatikan foto wanita yang sangat dia cintai, sampai saat ini..
Diusia yang masih sangat muda, dia sudah diemban tanggung jawab oleh orang tuanya untuk mengelola perusahaan mereka,
Orang tuanya juga mempercepat masa SMA nya yang hanya 2 tahun dengan memasukannya ke sekolah akselerasi, selain karena cerdas, dia juga mempunyai IQ yang tinggi, jadi sangat mudah baginya untuk menyelesaikan masa SMA dalam waktu kurang dari 3 tahun dari biasanya .
"Sayang,apa kamu masih inget sama aku? Apa kamu masih sayang sama aku? maafin aku karena udah bohongin kamu selama ini, aku tau gimana perasaan kamu waktu itu, aku juga korban, aku sama sekali gak tau rencana orang tua ku. Karna waktu aku sadar,mereka cuma bilang kalo kamu yang ninggalin aku. Sampai semua terbongkar saat Oma yang menceritakan semuanya ke aku.."
"Aku gak bisa lebih lama lagi buat sembunyi,aku akan segera menemuimu,memperbaiki semuanya,memperbaiki hubungan kita..."
"Aku akan memberikan hadiah yang sama seperti Oma berikan padamu waktu itu, tapi bedanya, ini pemberian ku, hasil kerja ku di perusahaan ini. Semoga dengan itu, kamu mengingatku kembali".
"Aku masih sangat menyayangi dan mencintaimu...Lily". Gumam Raffa
Tidak pernah sedikitpun terbesit dari benak Raffa Mahendra untuk menghapus Lily dari hidupnya,
Karena dia yakin, dia dan Lily akan bersatu kembali dan saling menyayangi seperti janji mereka dulu.
"Aku akan belikan hadiah dan mengirimnya kerumahmu. semoga kamu masih mengingatku sayang". Batin Raffa
*flashback off*
--
Di kamar Lily
"Sayang, ayoo mandi udah sore". Ucap Kevin
"Iyaaa gendong". Ucap Lily sambil merentangkan tangannya
"Hmm manjaaa". Kevin menggendong Lily di depan
Cup
Lily mengecup sekilas bibir Kevin
"Makin ganteng suami aku". Ucap Lily
"Hmmm lagi ada maunya nih kalo muji-muji". Ucap Kevin
"Hahaha sotooy".
Setelah masuk kamar mandi mereka segera mengguyur tubuh mereka dibawah air shower yang hangat
"Haaa sakitt sakiitt". Lily meringis merasakan perih di dada dan perutnya yang terkena air
__ADS_1
"Tahan sayang, nanti lama-lama enak". Ucap Kevin
"Ih gajelas". Ucap Lily
"Hahahaha".
Mereka pun segera menyelesaikan mandinya dan menonton tv sambil menunggu adzan magrib
--
Tok tok tok *suara ketukan pintu kamar
"Vin,tolong buka pintunyaaa. Aku mager hehe". Ucap Lily.
Kevin bangun dari sofa dan berjalan menuju pintu
"Permisi den, dibawah ada tamu". Ucap Dina
"Siapa?". Tanya Kevin
"Katanya kakaknya den Kevin".
"Bang Devan?". Batin Kevin
"Makasih, nanti saya turun". Ucap Kevin
"Baik den,permisi". Dina menunduk dan segera pergi
Sementara Kevin kembali menemui Lily
"Kenapa sayang?". Tanya Lily
"Dibawah ada bang Devan".
"Hah? Mau ngapain?".
"Gak tau, kamu disini aja. Biar aku yang turun". Ucap Kevin
Lily mengangguk,
Kevin segera menemui Devan di ruang tamu
"Kenapa bang?". Tanya Kevin sambil berjalan kearah sofa
"Dikamar, lu mau ngapain kesini?".
"Gue mau ngasih ini buat Lily, dari mama".
Devan menyodorkan 3 paper bag berisi dress dress cantik untuk Lily, dan beberapa jenis kue kering untuk cemilan
"Dari mama apa dari lu?". Tanya Kevin
"Dari mama".
"Yaudah thanks, lu boleh pergi". Ucap Kevin
Kevin meninggalkan Devan yang masih duduk di sofa.
Sambil melangkah menaiki tangga sesekali Kevin melirik ke Devan yang terlihat belum beranjak dari sofa.
Devan yang melihat sikap Kevin hanya tersenyum kecut.
--
Kevin memasuki kamar dan memberi paper bag tadi pada Lily
"Sayang, bang Devan bawa ini. Katanya dari mama". Ucap Kevin
"Wahh bagus bagus banget..."
"Tapi kok bang Devan yang nganterin? Mama gak ikut?". Tanya Lily
"Gak tau, aku ngga nanya. Aku tinggal keatas". Jawab Kevin
"Loh bang Devan masih dibawah? Kok gak ditemenin? ".
"Udah lah sayang biarin, ntar juga pergi". Jawab Kevin
"Sini aku olesin salep lagi luka kamu, biar cepet sembuh, besok sekolah masa gak pake daleman". Sambung Kevin sambil mengambil salepnya di nakas
__ADS_1
"Okeeyy".
Lily mengangkat bajunya sampai leher dan Kevin mengolesi luka Lily dengan teliti.
"Ssshh".
"Sakiiitt, jangan di teken". Ucap Lily
"Engga, tahan..."
Lily memperhatikan Kevin yang begitu serius mengobati lukanya
"Selesai". Ucap Kevin lalu menatap Lily
"Makasih yaa". Ucap Lily
"Iya sayang".
Kevin melangkahkan kakinya ke kamar mandi untuk mencuci tangan
Sedangkan Lily berjalan ke ranjang menjatuhkan dirinya dikasur
"Jangan tidur, bentar lagi magrib". Ucap Kevin
"Engga, rebahan doang".
Tidak berselang lama,adzan magrib berkumandang dan mereka segera melaksanakan sholat magrib.
SKIP
--
Di sekolah
Hari kedua class meeting dilaksanakan. Setelah kemarin pertandingan basket putri yang dimenangkan oleh kelas Lily,kali ini giliran basket putra yang bertanding.
Di kelas Lily
"Ly gimana, luka lu udah sembuh?". Tanya Adel
"Hmm mendingan sih, kemarin diolesin salep sama Kevin".
"Whaaattt?". Ucap Hana
"Jadi Kevin ngeliat...itu lu dong?". Sambung Hana sambil melirik ke dada Lily
"Emang kenapa?". Tanya Lily
"Lebay lu,Kevin kan suaminya ya gapapa lah". Ucap Adel
"Udah udah gak usah dibahas.. "
"Eh lu gak mau liat yang ganteng-ganteng Han?". Tanya Lily pada Hana
"Dimana?".
"Di lapangan, basket cowok mau tanding". Jawab Lily
"Ah males, gue nungguin besok. Mau semangatin Aldo futsal". Ucap Hana
"Yak sip. Gue dukung lu Han". Ucap Adel sambil menepuk bahu Adel dengan gemas
Lily terkekeh melihat kedua sahabatnya.
"Eh balik sekolah ngemall yuk... "
"Temenin gue cari kado buat nyokap gue besok. Gue bawa mobil kok". Ucap Adel
"Yukkk,gue juga mau beli hp baru biar sama kaya Lily hehe... "
"Ayo Ly, lu cari kado sekalian buat Kevin katanya dia ultah bulan depan". Ucap Hana
"Iyaa iyaa gue ikut, gue bilang dulu ke Kevin".
"Oke".
.
.
__ADS_1
.
--