
Lily menghampiri Kevin dan memeluknya
Tetapi Kevin tidak membalas pelukan Lily
"Kamu kenapa gak pulang Vin,kenapa tadi kamu ninggalin aku,trus kenapa hp kamu gak aktif". Tanya Lily secara beruntun
"Kamu ngapain kesini?".
Pertanyaan Kevin membuat Lily melepas pelukannya dan menatap Kevin
"Aku nyusul kamu Vin".
"Kenapa kamu gak pulang?". Tanya Lily
"Aku mau disini,kamu pulang aja". Ucap Kevin
"Vin..kamu kenapa? Aku ada salah?".
Kevin terdiam,Kevin sama sekali tidak memandang wajah Lily
Saat Lily ingin meraih tangan Kevin, Lily terkejut melihat tangan Kevin yang memar dan ada bercak darah yang sudah kering ditulang tulang jarinya
"Vin,tangan kamu kenapa?". Tanya Lily
"Gapapa,pulang sana...Aku pengen sendiri".
"Gapapa gimana ini sampe kaya gini,kita pulang yaa biar aku obatin". Ucap Lily dengan wajah khawatir nya
"Gak usah, mending kamu pulang".
"Engga,aku mau pulang kalo kamu juga pulang sama aku". Jawab Lily
"Pulang Lily!!". Ucap Kevin sedikit berteriak
"Ngga mau iihh, mau nya pulang sama kamu".
"PULANG!!". Kevin membentak Lily hingga membuat Lily menunduk sambil menahan air matanya
__ADS_1
"Viinn".
"Kamu kenapa..aku minta maaf kalo aku salah,tapi jangan kaya gini".
"Pulang Ly. Please". Ucap Kevin sekali lagi.
"Iyaa..aku pulang". Lily bangun dan berjalan keluar basecamp meninggalkan Kevin.
Kevin menoleh, memperhatikan kepergian Lily dengan sedih.
"Maafin aku Ly,aku gak mau semakin jatuh cinta sama kamu. Toh pada akhirnya kamu bakal ninggalin aku"
"Dan aku bakal lakuin apa aja kalo itu bikin kamu bahagia,termasuk pergi dari hidup kamu". Batin Kevin sambil menghapus air matanya
"Aarghh". Kevin menendang meja dihadapannya sampai terjatuh
Sebenarnya Kevin tidak tega memperlakukan Lily seperti tadi,tapi itu harus dilakukan supaya Kevin siap jika nanti harus melepas Lily.
--
Lily terus berjalan sambil menghapus air matanya yang tidak dapat ia tahan.
Lily merindukan Kevin yang lembut,perhatian dan penyayang. Bukan Kevin yang seperti ini.
"Aku salah apa Vin,kenapa kamu kaya gini".
"Ditanya baik-baik malah ngebentak, ngusir, sakit tau".
"Aku gak tau apa kesalahan aku kalo kamu gak ngomong".
"Kebiasaan kalo ada masalah pasti bentak-bentak aku. Marah-marah nya ke aku".
"Tega banget lagi nyuruh aku pulang sendiri"
"Ih nyebelin banget".
"Awas ya kalo ujung-ujungnya kamu nyamperin aku trus minta maaf kaya di sinetron".
__ADS_1
"Ah kepedean lu Ly,lu gak liat tadi Kevin cuek banget ke lu,ngeliat lu aja engga".
"Mustahil dia nyamperin lu trus minta maaf".
Lily terus mengoceh dalam batinnya sambil sesekali menendang kerikil-kerikil di jalanan
"Ini gue pulang naik apaan,gak ada yang lewat". Batin Lily
Lily meraih ponselnya di dalam tas untuk memesan taksi online, karena ini adalah satu-satunya cara agar dia bisa pulang.
5 menit Lily mencoba mencari taksi via online tapi tidak dapat juga
"Parah gak ada yang nyangkut sama sekali". Batin Lily
Hooammm
Lily menguap lalu mengerjapkan matanya
"Aahh gue minta jemput siapa nihh".
Lily kembali melangkahkan kakinya sambil terus mencoba mencari taksi online di ponselnya
"Kesel gue lama-lama"
"Ini gue masuk ke dimensi lain kali ya, sepi banget,gak ada orang lewat daritadi"
"Haaa gue takutt".
Lily terus berjalan sambil berdoa semoga mendapat kendaraan apapun itu untuk membawanya pulang.
--
.
.
Bersambung..
__ADS_1
.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya~