
Sekitar 30 menit berada di cafe, Lily memutuskan untuk pulang kerumah, karna hari sudah semakin sore
"Gue balik ya Tom". Ucap Lily
"Iyaa balik gih, istirahat".
"Ammar". Lily memberi kode pada Ammar untuk menghampirinya
"Ada apa nona?". Tanya Ammar
"Tolong bayarin ya, sama punya kamu juga". Ucap Lily sambil memberikan kartu pada Ammar
"Kamu mau pesen apa lagi? Gapapa pesen aja buat dibawa pulang". Ucap Lily
"Tidak usah nona hehe saya kesana dulu". Ucap Ammar
"Okey".
"Oh iya kalo soal foto, gue rasa Kevin juga bakal mikir kalo ini tuh di sengaja, ada yang mau bikin lu berantem sama dia". Ucap Tommy
"Menurut lu siapa?".
"Ya gak tau, coba omongin baik-baik..."
"Terus kalo ada masalah jangan kabur, langsung selesai-in". Ucap Tommy
"Hehe iya iya".
"Sudah nona, ini". Ucap Ammar sambil mengembalikan kartu milik Lily
"Thank youuu".
"Yaudah gue balik ya, makasih Tom". Ucap Lily
"Iyaa Ly, hati-hati".
Lily dan Ammar pun pergi meninggalkan cafe.
--
Setibanya dirumah Lily melihat Kevin yang sedang duduk di ruang tamu, sepertinya ia sedang menunggu kepulangan Lily
"Sayang, kok baru pulang?". Tanya Kevin
Lily tidak menjawab dan terus berjalan kearah tangga
"Kenapa". Batin Kevin
Kevin pun menghampiri Ammar yang hendak masuk kedalam mobil
"Mar tunggu Mar".
"Ada apa boss".
"Dari mana kok pulangnya lama?".
"Nona minta ke cafe boss, jadi saya antar dulu kesana, dan dijalan juga macet, jadi lama".
__ADS_1
"Ke cafe? Ngapain?".
"Ya ngapain lagi boss, nongkrong hehe".
"Gue serius, dia sama siapa disana?"
"Hehe kayaknya temen boss, cowok".
"Hah, yang bener lu?"
"Bener, saya pulang ya boss, saya gak ikut-ikutan hehe".
Ammar pun kembali berjalan memasuki mobilnya
"Gak jelas". Ucap Kevin
Kevin pun masuk ke dalam rumah dan menaiki tangga menuju kamar.
Ceklek
"Ngagetin ih!". Ucap Lily
"Lah siapa juga yang ngagetin..."
"Kata Ammar kamu ke cafe, ketemu cowok, emang bener?". Tanya Kevin
"Kepo".
"Abis ketemu sama siapa?".
"Gak usah kepo!".
"Aku duluan deh yang nanya, kemarin kamu pelukan sama siapa?". Tanya Lily
"Hah, pelukan gimana? Aku pelukan ya sama kamu doang". Jawab Kevin
"Gak ngaku ternyata".
Kevin menahan tangan Lily saat Lily hendak berjalan melewatinya
"Tunggu dulu, maksud kamu apa?". Tanya Kevin
"Liat di whatsapp aku".
Lily menepis tangan Kevin dan berjalan memasuki kamar mandi
Kevin pun meraih tas Lily dan mengeluarkan ponselnya dan membuka aplikasi pesannya.
Seketika Kevin terkejut melihat foto dirinya dan Amel yang sedang berpelukan sewaktu menolong Amel agar terhindar dari motor yang melaju kencang
Tetapi foto ini tidak seperti kelihatannya, Lily salah paham, ia tak tahu kejadian yang sebenarnya.
Tok tok tok
"Sayang, buka dong. Aku bisa jelasin".
Kevin memutar mutar knop pintu kamar mandi tetapi tidak bisa, Lily menguncinya dari dalam
__ADS_1
"Sayangku..."
"Keluar dulu biar aku jelasin".
"Gak mau".
"Please sayang, kamu salah paham, ini gak kaya yang kamu liat, aku bakal jelasin kejadian sebenernya...."
"Keluar dulu...please".
"Iya iya".
Akhirnya Lily pun keluar dari kamar mandi, Kevin membawanya duduk di tepi ranjang
"Kenapa sih langsung ngambek, dengerin aku dulu". Ucap Kevin
"Iyaa apa?".
"Ini salah paham, kemarin aku nongkrong di cafe bareng anak-anak, ada Amel juga, kamu inget kan Amel, anak kelas sebelah".
"Hmmm"
"Jujur kemarin aku nganterin dia tapi cuma sampe perempatan cafe, nah sebelum itu waktu jalan ke parkiran, ada motor ngebut, Amel hampir ketabrak, ya aku reflek narik dia biar gak ketabrak, gak mungkin kan sengaja aku diemin biar ketabrak...cuma reflek sayang.."
"Gak sengaja pelukan". Ucap Kevin
"Gitu?". Tanya Lily
"Iya. Tapi aku bingung kenapa ada foto ini, kayaknya ada yang ngerencanain, kok bisa fotoin aku trus dikirim ke kamu".
"Jadi maksudnya motor itu sengaja mau nabrak temen kamu? Terus ada yang standby buat fotoin kamu sama dia?". Tanya Lily
"Hmm kayanya sih gitu...ada yang mau bikin kita berantem".
"Kurang kerjaan...tapi siapa orangnya".
"Gak tau, pasti orang itu gak suka liat kamu sama aku. Pasti dia penggemar berat kamu".
"Dih apaan sih, cuma orang iseng kali".
"Masa orang iseng sasarannya bisa pas gitu kamu sama aku? Ini tuh disengaja".
"Ya udah lah gak usah dibahas, gak penting".
"Gak penting tapi ngambek, tadi kamu sama Ammar kemana?".
"Ke Lunar".
"Oh Tommy ada?".
"Ada, aku disana ngobrol sama dia".
"Hmm yaudah, mandi dulu gih, udah sore".
"Iyaa".
**
__ADS_1
Bersambung..